pulsa-logo

Twitter Bakal Stop Iklan Berbau Politik


Nariswari

Jum'at, 01 November 2019 • 13:28

Twitter Bakal Stop Iklan Berbau Politik


ilustrasi (doc PULSA)ilustrasi (doc PULSA)

Seperti dilansir Ubergizmo, Jack Dorsey (CEO Twitter) mengumumkan bahwa Twitter dalam waktu dekat tidak akan lagi menerima atau mempromosikan iklan-iklan berbau politik di platform-nya.

Selain menyampaikan pengumuman itu, Jack Dorsey juga menyebutkan sebuah kalimat yang menyadarkan publik bahwa jangkauan pesan politik harus diperoleh semua pihak, tapi bukan dijadikan iklan untuk mendulang uang.

Pernyataan yang disampaikan oleh Jack Dorsey ini adalah “pesan tidak langsung” ke Facebook, dalam persaingan sengit untuk mendapatkan kepercayaan dari para penggunanya, dan menjadikan Twitter sebagai platform unggul yang bebas dari iklan politik.

Dalam kasus tersebut, Facebook selama ini selalu berjuang dengan kebijakan periklanan yang dipertanyakan banyak pihak, dan terus berubah-ubah. Tidak seperti Twitter yak konsisten dengan kebijakan mereka.

Tentu saja, ini mungkin bukan faktor terbesar bagi pengguna untuk memilih platform media sosial favorit mereka. Akan tetapi pengumuman dari Jack Dorsey ini akan berdampak di kemudian hari.

Untuk lebih memperjelas pengumumannya tersebut, Jack juga menjelaskan bahwa ketika sebuah pesan dibagikan atau disukai oleh pengguna, hal itu dianggap secara alami sebagai bentuk dukungan atau mendapatkan kepercayaan orang. Atau jika di agenda politik, diartikan sebagai “dukungan politik”.

Tanpa promosi atau iklan berbau politik, pengguna memiliki kendali penuh atas apa yang mereka inginbaca/ simak, hal apa yang mereka ingin follow, dan apa yang tidak ingin dilihat (untuk tweet / pesan-pesan bernuansa politik).


Namun Jack Dorsey belum memberikan keterangan kapan realisasi dari kebijakan baru di Twitter tersebut akan diberlakukan. (*)

Sumber