pulsa-logo

Pria Ini Ditembak Perampok Setelah Menolak Membuka Kunci iPhone-nya


Nariswari

Kamis, 07 November 2019 • 15:02

perampokan,perampok iphonepencuri iphone,Pria Ini Ditembak Perampok Setelah Menolak Membuka Kunci iPhone


ilustrasiilustrasi

Sebagian besar ponsel pintar yang dipasarkan secara global, hadir dengan fitur keamanan yang mengenkripsi konten smartphone di dalamnya dengan sistem penguncian tertentu. Fitur penguncian ini bisa datang dalam bentuk kode PIN, password, membuka pola (pattern), atau membuka kunci biometric dengan pemindaian wajah. Ini sangat membantu mencegah orang yang tak bertanggung jawab untuk  mengakses ponsel Anda tanpa sepengetahuan Anda. Dan juga berpotensi mencegah pencurian dan perampokan.

Namun, gara-gara masalah fitur penguncian smartphone ini pula yang kemudian menjadi awal kejadiaan nahas yang dialami oleh seorang pria bernama Chris Randazzo di Florida, AS.  Seperti dilaorkan Ubergizmo, kejadian apes ini menimpa Chris Randazzo yang merupakan seorang petugas pemadam kebakaran yang di hari naas itu sedang tidak bertugas di Florida, AS. Dia ditembak secara brutal dan dibunuh oleh perampok, setelah dirinya menolak memberi tahu kode password untuk membuka kunci iPhone untuk perampok tersebut.

Di hari itu, Chris Randazzo sedang keluar rumah dengan teman-temannya dan sedang dalam perjalanan ke rumah pacarnya ketika dia dirampok. Para perampok awalnya hanya berniat mengambil iPhone-nya dan barang-barang berharga milik Chris Randazzo. Akan tetapi para perampok tersebut kemudian membalikkan mobil mereka dan memaksa Chris Randazzo untuk memberikan kode keamanan untuk membuka kunci iPhone-nya.

Para perampok mau tidak mau harus meminta kode password untuk membuka iPhone tersebut. Bahwa tanpa kode itu, mereka tidak akan dapat membuka kunci iPhone, yang menjadikan iPhone tersebut tidak berguna, dan mereka tidak dapat menggunakannya, serta mereka juga tidak dapat dijual kembali karena mereka tidak memiliki cara untuk mengakses menu di dalam iPhone.

Jelas, Randazzo menolak ketika para perampok memaksanya. Kehilangan kesabaran, perampok tersebut lalu menembak Chris Randazzo dengan keji dan membiarkannya tewas di jalan. Syukurlah, polisi dapat bergerak dengan cepat dan berhasil melacak para perampok dengan menggunakan data ponsel dan pembaca plat nomor kendaraan. Polisi akhirnya menangkap tiga orang perampok yang terlibat dalam perampokan dan penembakan sadis tersebut. (*)