pulsa-logo

Penjualan Smartphone Sony Terus Merosot, Tanda-tanda Bangkrut?


Nariswari

Senin, 11 November 2019 • 17:12

Penjualan Smartphone Sony Terus Merosot,sony,xperia,penjualan smartphone sony


ilustrasi ilustrasi

Perusahaan manufacturing raksasa  yang berbasis di Jepang, Sony, hingga kini masih berjuang di bisnis smartphone. Beberapa bulan yang lalu, seperti dilansir Gizchina, ada kabar yang menyebutkan bahwa smartphone Sony tidak lagi tersedia untuk pasar global.  Menurut angka penjualan smartphone terbaru, tampaknya Sony mengalami kegagalan. Mereka hanya berhasil menjual sedikit sekali unit smartphone.

Selama beberapa kuartal berturut-turut, Sony nyaris tidak menjual hingga satu juta perangkat. Sementara di tahun sebelumnya, Sony mampu menjual sekitar satu juta smartphone Xperia setiap kuartalnya. Kini di tahun 2019, Sony hanya menjual 900.000 unit ponsel pada kuartal pertama, dan hanya 600.000 pada kuartal kedua.

Coba bandingkan angka penjualan smartphone Sony dari tahun 2017 yang melampaui angka 13,5 juta unit, di tahun 2018, melampaui angka penjualan 6,5 juta dan tahun ini diperkirakan 2,5 juta unit. Dari pencapaian angka penjualan yang jauh dari target ini, memberikan sinyal bahwa Sony kemungkinan akan menyerah di bisnis smartphone. Publik pun tidak banyak yang membahasnya, seperti halnya HTC.

Diperlukan lebih dari satu strategi yang kuat untuk mengembalikan kembali bisnis smartphone Sony. Selain itu, kabarnya Sony akan menghentikan beberapa layanan smartphone-nya. Mereka berencana untuk menghemat sumber dayanya untuk berfokus ke bisnis lainnya.

Sony berencana menghentikan dukungan aplikasi galeri  Sony yang bernama "Album" dengan  berhenti memberikan dukungan untuk cadangan data Amazon setelah 31 Maret 2019. Selain itu, aplikasi email in-house akan dihentikan di Sony Xperia 5. Dan tidak akan lagi aplikasi email in-house yang tersedia untuk smartphone Sony generasi terbaru. Sebagai gantinya, pengguna dapat menggunakan Google Photo dan Gmail. (*)

Sumber