pulsa-logo

Resmi Digelar, TOP DIGITAL Awards 2019 Akan Beri Rekomendasi ke Presiden RI


Fauzi

Rabu, 27 November 2019 • 20:29

TOP DIgital Awards 2019


Image: TOP Digital Awards 2019Image: TOP Digital Awards 2019

Pesatnya perkembangan IT dan TELCO yang bertransformasi menjadi teknologi digital saat ini, mendorong PT Madani Solusi Internasional (MSI), sebagai penerbit Majalah It Works melakukan penyempurnaan kegiatan award TI TELCO sebelumnya, yang sudah diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2014-2018, menjadi TOP DIGITAL Awards mulai tahun 2019 ini.

Acara puncak kegiatan TOP DIGITAL Awards 2019 sendiri dilangsungkan di Golden Ballroom, The Sultan Hotel Jakarta hari ini dengan dihadiri oleh 700 audience. Beberapa Pimpinan Kementerian & Lembaga, Gubernur, Walikota, Bupati, CEO serta IT Manager hadir dalam acara ini, untuk menerima penghargaan.

TOP DIGITAL Awards 2019 diselenggarakan bekerjasama dengan sejumlah asosiasi di bidang teknologi-informatika dan konsultan TI independen. Tema yang diangkat adalah Digital Tranformation for National Economic Competitiveness. Artinya, dengan terus menerapkan transformasi digital dan optimalisasi teknologi informatika, maka kita akan dapat meningkatkan daya saing (competitiveness) ekonomi nasional.

Tak Sekedar Penghargaan, Ada sesi “Nilai Tambah”

M. Lutfi Handayani, MM., MBA, Ketua Penyelenggara TOP DIGITAL Awards 2019 sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah It Works dan portal berita itworks.id menjelaskan, bahwakegiatan ini bukan sekedar ajang penghargaan semata, namun ada aspek pembelajarannya bagi peserta.

“Saat mengikuti tahapan Wawancara Penjurian, dimana peserta melakukan presentasi dan tanya jawab dihadapan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019, ada sesi Nilai Tambah. Dalam sesi ini, Dewan Juri memberikan masukan dan saran/rekomendasi kepada para peserta, tentang pengembangan solusi TI dan transformasi digital yang perlu mereka lakukan kedepan,” tambah M. Lutfi Handayani.

“Saran dan masukan yang diberikan meliputi tata kelola TI, infrastruktur TI untuk mendukung teknologi digital, dan implementasi TI dan teknologi digital dalam bentuk solusi atau aplikasi,” jelasnya.


Award TI TELCO/Teknologi Digital Terbesar di Indonesia

TOP DIGITAL Awards merupakan penghargaan bidang TI TELCO/ Teknologi Digital yang diklaim terbesar di Indonesia. Kegiatan ini penilaian melibatkan lebih dari 500 perusahaan dan instansi pemerintahan. Kemudian, berdasarkan rekomendasi para pakar, konsultan, dan asosiasi  TI TELCO ditetapkan 200 Finalis/Kandidat Pemenang.

Kemudian, para finalis diminta untuk mengisi kuesioner tentang keberhasilan implementasi dan pemanfaatan teknologi digitalnya, dan diundang untuk mengikuti Wawancara Penjurian. Dari 200 Finalis, sebanyak 129 Finalis yang mengikuti tahapan penilaian secara lengkap, termasuk mengikuti Wawancara Penjurian, dan 21 instansi yang menjadi pemenang berdasar kuesioner rekomendasi dan market research. Sehingga, total kegiatan ini dihadiri sekitar 150 Finalis, termasuk Kementerian, Lembaga dan perusahaan.

Rekomendasi TOP DIGITAL Awards 2019 kepada Presiden RI dan Stakeholders

Selama proses penilaian dan penjurian, Dewan Juri mengidentifikasi beberapa temuan penting dan merumuskan solusi strategisnya. Sebagai bagian dari upaya untuk membangun bangsa menuju Indonesia Maju, maka majalah It Works dan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards, akan menyampaikan dokumen “Rekomendasi TOP DIGITAL” kepada Presiden & Wakil Presiden RI, Kabinet Indonesia Maju, dan beberapa stakeholders lainnya.

Temuan Penting TOP DIGITAL Awards 2019

Prof. Dr-Ing. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng., atau yang akrab dipanggil Prof. Muli, Ketua Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 menyampaikan sejumlah temuan penting terkait implementasi TI dan transformasi digital yang diperoleh dewan juri dari para peserta ajang ini:

1. IT Security

IT Security, masih belum menjadi prioritas sebagian peserta. Serangan terhadap keamanan sistem IT harus diwaspadai. Aktivitas operasional jangan sampai terganggu atau bahkan berhenti, hanya karena sistem keamanan IT yang masih lemah.

2. Data Center

Sebagian Peserta, masih fokus pada pengembangan aplikasi dan hanya menyediakan Server Room. Belum semuanya didukung Data Center. Padahal, di era digital ini, kebutuhan Data Center, mutlak diperlukan. Apalagi jika sudah masuk ke sistem industry 4.0, tentu Big Data dan Data Analytic, akan memerlukan Data Center yang handal.

3. Sinkronisasi dan Integrasi

Pentingnya singkronisasi dan integrasi aplikasi yang digunakan oleh Pemerintahan Pusat (Kementerian dan Lembaga), dengan aplikasi yang digunakan oleh Dinas-dinas di Pemerintahan Daerah. Kebijakan “Satu Data”, memang sudah tepat, namun implementasinya masih terkendala banyak hal. Perlu ada kebijakan yang “memaksa” berjalannya kebijakan “Satu Data”.

Begitu juga dengan integrasi IT di perusahaan induk dengan anak perusahaan di perusahaan holding, belum semuanya terintegrasi dengan baik, walaupun proses integrasi terus dilakukan.

4. Sinergi dan Kolaborasi

Masing-masing instansi, cenderung mengembangkan sendiri aplikasi dan solusi digitalnya. Oleh karenanya, sering terjadi permasalahan ketika dilakukan integrasi dari banyak solusi. Sebenarnya, keunggulan solusi digital di salah satu instansi, dapat diduplikasi diinstansi lainnya, sehingga meminimalkan biaya investasi pengembangan solusi digitalnya.

5. Rating Kepuasan Pengguna Solusi

Sebagian peserta, masih belum memberikan fasilitas penilaian atas solusi/aplikasi yang digunakan. Jika masing-masing pengguna solusi/layanan, selalu diberikan opsi pemberian rating nilai atas sebuah layanan, seperti kepuasan Bintang 5 atau 1, maka unit terkait akan terpacu untuk terus meningkatkan layanannya. Jadi, penggunaan Aplikasi/Solusi Digital akan menigkatkan budaya layanan yang lebih baik. (Ozi)

Sumber: PR