pulsa-logo

Twitter Bakal Hapus Akun Tidur Mulai 11 Desember


Nariswari

Jum'at, 29 November 2019 • 16:40

Twitter Bakal Hapus Akun Tidur Mulai 11 Desember


ilustrasiilustrasi

Twitter mulai mengirimkan email kepada seluruh pemilik akun Twitter yang tidak aktif (akun yang belum melihat aktivitas masuk selama enam bulan terakhir) yang mengatakan bahwa para pengguna ini harus masuk ke akun mereka pada tanggal 11 Desember untuk menghindari penonaktifan.

Seperti dilaporkan oleh The Verge, beberapa bulan yang lalu, Editor Teknologi Bloomberg Vlad Savov menunjukkan masalah di Twitter dengan mengatakan bahwa pengguna yang memiliki akun Twitter dan tidak aktif selama 11 bulan terkahir, akan dihapus.

Jika pengguna Twitter yang tidak aktif tidak masuk ke akun mereka hingga pada tanggal 11 Desember 2019, maka akun mereka akn langsung dinonaktifkan. Dan nama pengguna mereka akan siap diperebutkan dan dapat digunakan oleh orang lain.

Dalam pernyataan melalui email kepada The Verge, seorang juru bicara dari Twitter mengatakan bahwa sebagai bagian dari komitmen Twitter untuk melayani percakapan publik, mereka sedang berupaya untuk membersihkan akun yang tidak aktif untuk menyajikan informasi yang lebih akurat dan kredibel yang dapat dipercaya di Twitter. Bagian dari upaya ini adalah mendorong orang untuk secara aktif masuk dan menggunakan Twitter ketika mereka mendaftarkan akun, sebagaimana dinyatakan dalam kebijakan akun tidak aktif Twitter.

Sejauh ini Twitter telah memulai mensosialisaskikan dan menjangkau semua pengguna tidak aktif secara  proaktif ke banyak akun yang belum masuk ke Twitter di lebih dari enam bulan untuk memberi tahu mereka bahwa akun mereka dapat dihapus secara permanen karena ketidakaktifan yang berkepanjangan.

Namun sejauh ini  Twitter belum memiliki cara konkret untuk mencari tahu apakah pengguna telah berhenti menggunakan akun,  atau pemilik akun telah meninggal. Meskipun juru bicara perusahaan telah mengatakan bahwa tim sedang mencari cara untuk “mengenang” orang-orang yang telah meninggal dunia, ada kemungkinan besar bahwa banyak akun tersebut dapat dinonaktifkan dalam proses penghapusan akun yang tidak aktif. (*)