pulsa-logo

Begini Kata IDC Agar Brand Smartphone Bisa Konsisten di Pasar Indonesia


Fauzi

Senin, 02 Desember 2019 • 14:05

IDC,IDC Indonesia,Risky Febrian


Risky Febrian, Market Analyst IDC IndonesiaRisky Febrian, Market Analyst IDC Indonesia

Pasang surutnya kiprah suatu brand smartphone di Indonesia, tidak lepas dari sengitnya persaingan yang ada. Tak ayal, bagi brand yang ingin tetap eksis di tengah persaingan, perlu melakukan strategi yang tepat.

Terkait dengan apa yang harus dilakukan sebuah brand untuk tetap konsisten berkiprah di pasar Tanah Air, ada pernyataan menarik dari Risky Febrian, Market Analyst IDC Indonesia.

Menurut pria berperawakan tinggi ini, untuk tetap dapat konsisten di market Indonesia, yang pertama sebuah brand itu harus bisa menjaga konsistensinya untuk menawarkan harga yang terjangkau. Hal itu patut dilakukan, lantaran menurut penilaian Risky konsumen Indonesia sangat-sangat sensitif terhadap harga.

Lebih lanjut, hal yang juga harus dilakukan brand adalah menjamin harga produknya tetap sama, baik di pasar offline maupun online.

“Itu menjadi sebuah poin penting. Jadi, dari situ akan terbentuk apa yang disebut cosumer trust (kepercayaan konsumen). Konsumen akan percaya bahwa brand itu mampumenghadirkan harga yang terjangkau dan kedua produknya mudah ditemukan, baik di online maupun di offline,” kata Risky di acara realme Business Update & 2020 Projection with IDC Indonesia yang digelar beberapa hari lalu.

Tidak cukup sampai di situ, selain harga, konsumen smartphone Indonesia juga disebut masih sangat dipengaruhi oleh yang namanya brand perception. Di sinilah mind share sebuah brand memiliki peranan penting. Di mana menurut Risky semakin besar mind share suatu brand di kalangan konsumen itu akan meningkatkan juga minat konsumen untuk membeli.

“Contoh riilnya dari sisi strategi marketing aktivitinya. Jadi, semakin banyak kegiatan marketing/promosi yang dilakukan suatu brand maka akan makin besar juga mind share-nya di mata konsumen Indonesia,” tukas Risky.


Sejauh ini, ungkap Risky, banyak brand yang sukses untuk masuk top 5 ini karena mereka memiliki strategi marketing yang sangat sesuai dengan karakter konsumen Indonesia.

Tak ayal, Risky pun menengaskan bahwa kedua hal tadi, yakni price sensitivity dan kegiatan marketing merupakan dua hal yang sangat penting untuk dijaga oleh suatu brand.

“Kalau bisa kedua itu dilakukan secara konsistenuntuk dapat mempertahankan posisinya di pasar smartphone Indonesia,” tutupnya. (Ozi)