pulsa-logo

Lebih Eco-Green, Apple akan Gunakan Bahan Aluminium Tanpa Karbon


Nariswari

Senin, 09 Desember 2019 • 20:14

Apple akan Gunakan Bahan Aluminium Tanpa Karbon


(ilustrasi)(ilustrasi)

Aluminium adalah bahan logam paling populer yang digunakan dalam banyak produk teknologi saat ini. Apple adalah salah satu perusahaan yang menggunakan material tersebut secara luas di seluruh jajaran produknya, seperti di iPhone, iPad, Apple Watch, MacBook, iMac, dan sebagainya. Namun, proses pembuatan aluminium belum ramah lingkungan.

Nah, Apple dikabarkan bakal memulai mengguunakan bahan alumunium bebas karbon. Berdasarkan kabar yang diperoleh dari  Reuters, tampaknya Apple telah membeli komponen aluminium bebas karbon pertama di dunia dari Elysis, perusahaan patungan antara Alcoa Corp dan Rio Tinto. Jadi apa artinya ini? Mengapa Apple repot-repot membeli bahan alumunium bebas karbon?

Perlu Anda ketahui, biasanya dalam proses pembuatan aluminium, karbon selalu digunakan. Namun, dengan aluminium bebas karbon baru yang dikembangkan oleh Elysis ini, bahan konduktif digunakan sebagai gantinya. Sehingga murni bebas karbon, dan ramah lingkungan.

Selain mengurangi kebutuhan karbon, produksi aluminium bebas karbon ini juga memiliki kelebihan tambahan, di mana akan menghasilkan oksigen. Bukan karbon dioksida. Mengingat penggunaan  jutaan smartphone, tablet, dan komputer yang diproduksi oleh Apple setiap tahun, peralihan ke aluminium bebas karbon tentu dinilai sebagai langkah besar Apple untuk pelestarian bumi.

Namun demikian, tidak jelas produk apa yang akan digunakan Apple dengan bahan aluminium bebas karbon ini dan berapa banyak material bebas karbon yang Apple telah beli dari Elysis.

Mengingat bahwa ini tampaknya merupakan proses yang relatif baru, ada prediksi bahwa Apple belum banyak menggarap produk baru dengan menggunakan komponen alumunium bebas karbon tersebut. Dan Apple kemungkinan juga ingin menguji komponen alumunium bebas karbon ini  ke dalam batch yang lebih kecil, sebelum benar-benar memperkenalkannya ke seluruh jajaran produk mereka di masa mendatang. (*)

Sumber