pulsa-logo

Pengiriman iPhone Menurun Drastis di Cina


PULSA

Senin, 16 Desember 2019 • 09:54

Pengiriman iPhone Menurun Drastis di Cina


iPhone 11 Pro (ilustrasi/doc PULSA/istimewa)iPhone 11 Pro (ilustrasi/doc PULSA/istimewa)

Pertama kali muncul di cina, IPhone 11 sempat mendapat sambutan yang baik di Cina. Bahkan karena iPhone 11, Apple bisa kembali mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya dalam dua belas bulan. Sayangnya, menurut seorang analis, kesuksesan yang baru dialaminya itu tak berumur panjang.

Data terakhir yang dikumpulkan oleh analis Credit Suisse Matt Cabral menunjukkan Apple mengalami penurunan 10,3% tahun-ke-tahun dalam pengiriman iPhone sepanjang Oktober di Cina. Ini diikuti oleh penurunan yang lebih besar dan lebih mengkhawatirkan 35,4% YoY di bulan November.

Sebelumnya laporan dari analis Rosenblatt Jun Zhang, seperti dilansir Phonearena, pernah mengatakan Apple sedang dalam proses pemangkasan produksi iPhone 11 Pro dan produksi iPhone 11 Pro Max sebesar 25% untuk kuartal saat ini. Ini kemuungkinan akan diikuti oleh penurunan iPhone 11 standar.

Apple mengalami salah satu hasil terburuknya selama bertahun-tahun selama musim liburan 2018 di Cina, sehingga setiap penurunan yang berlanjut bisa sangat signifikan berpengaruh bagi perusahaan yang berharap untuk rebound baru-baru ini.

Credit Suisse memang memperingatkan bahwa data pengiriman bulanan bisa “fluktuatif” tetapi hasilnya tetap menggambarkan gambaran yang lebih suram ketika dibandingkan dengan pertumbuhan pasar smartphone yang mengalami sedikit pertumbuhan 0,2% dari tahun ke tahun.

Faktor lain yang patut dicatat adalah siklus rilis yang berbeda yang diadopsi Apple tahun ini. Pada tahun 2018, raksasa Cupertino merilis iPhone XS dan iPhone XS Max pada akhir September lalu merilis iPhone XR pada akhir Oktober. Ini menciptakan peningkatan satu kali yang jelas tidak terulang kali ini karena Apple memutuskan untuk merilis semua model iPhone 11 pada bulan September. (*)