pulsa-logo

Mesin Cuci Pintar Terbaru LG Resmi Melenggang di CES 2020


Deni Hardian

Jum'at, 10 Januari 2020 • 22:37


Mesin Cuci Pintar LG dengan AI DDMesin Cuci Pintar LG dengan AI DD

Pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence – AI) tampak mewarnai koleksi produk inovatif LG Electronics (LG) yang tampil pada Consumer Electronics Show (CES) 2020. Terbaru, Perusahaan ini mengkonfirmasi penampilan perdana mesin cuci bukaan depan (front loading) dengan kecerdasan buatan pada pameran tahunan global bagi produk elektronik inovatif  di Las Vegas, Amerika Serikat ini.

“Hadirnya mesin cuci ini menetapkan standar baru kenyamanan, yang tak hanya dari kapasitas cuci lebih besar, namun pula dari hadirnya pengalaman mencuci dengan pengaturan lebih baik untuk perawatan pakaian,” ujar Dan Song, Presiden LG Electronics Home Appliance & Air Solution Company.

Keunggulan pada perawatan pakaian lebih baik ini, menurutnya, tak lepas dari keberadaan dua fitur berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan perusahaan. Selain menyentuh motor yang merupakan bagian inti mesin cuci dengan fitur Artificial Intelligence Direct Drive™ (AI DD), pengembangan dengan kecerdasan buatan pun menyentuh pada sisi perawatan kerja mesin cuci dengan hadirnya Proactive Customer Care.

Sematan nama Direct Drive pada mesin cuci ini merujuk pada penggunaan motor khusus yang dicipta LG dan terus mengalami penyempurnaan sejak 20 tahun lalu. Dengan meniadakan karet penghubung antara tabung dan motor penggeraknya, motor ini memiliki keunggulan pada efisiensi sekaligus pengoperasian dengan tingkat kesenyapan lebih baik.

Sementara peran kecerdasan buatan pada pencucian menyentuh mulai tahap awal yang memberi kemampuan mesin cuci AI DD ini dalam mendeteksi cucian dengan lebih baik. Bila mesin cuci jamak hanya mendeteksi berat dan dimensi volume cucian, kelengkapan AI beserta berbagai sensor yang ditanam LG memampukan mesin cuci ini mengenali tipe bahan pakaian. Mesin cuci ini misalnya, mampu mengenali perbedaan bahan pakaian kaus dan celana dibanding dengan seprai atau kombinasi bahan pakaian lain.

Kerja pengenalan tipe bahan pakaian ini kemudian akan dibandingkan dengan data yang jumlahnya lebih dari dua puluh ribu kombinasi detail pengenalan dari penggunaan mesin cuci yang dibenamkan didalamnya. Hasil proses ini kemudian akan mendorong mesin cuci memilih program pencucian paling optimal secara otomatis. Termasuk dalam program ini yaitu pengaturan pergerakan tabung, temperatur dan durasi pencucian.

Tak hanya mengandalkan AI, mesin cuci LG yang berhasil mendapat penghargaan CES Innovation Award 2020 ini juga dirancang dengan dukungan fitur canggih untuk menghemat waktu sekaligus memberikan performa pencucian lebih baik. Diantaranya yaitu TurboWash™ 360 yang berbentuk gelombang air kuat yang memutar cucian ke berbagai sisi yang berguna untuk mendorong deterjen masuk hingga ke bagian dalam pakaian sekaligus menyingkat keseluruhan waktu pencucian hingga di bawah 30 menit.


Di bagian lain, 3D Multi Spray hadir berwujud semburan air bertekanan tinggi dari lima arah bekerja secara simultan pada proses pencucian. Keberadaannya memberi dukungan melepaskan noda yang melekat pada cucian.

“Inovasi berbasis AI pada teknologi pencucian sekaligus layanan perawatan penggunaan yang ditawarkan mesin cuci AI DD ini akan melebihi harapan calon penggunanya,” ujar Dan Song lagi. Lebih lanjut ia menyatakan, usai menjalani debut di CES 2020, mesin cuci ini akan mulai dipasarkan di Amerika Utara pada medio pertama tahun ini sebelum kemudian diikuti pada pasar lainnya.