pulsa-logo

Pria Ini Bajak Layar Monitor Bandara untuk Main PS4


Nariswari

Selasa, 21 Januari 2020 • 18:14

Pria Ini Bajak Layar Monitor Bandara untuk Main PS4


PS4/ilustrasiPS4/ilustrasi

Menunggu adalah hal yang sangat membosankan, terutama saat Anda berada di bandara atau tempat transit kendaraan. Sebagian dari Anda pasti mengisi waktu luang dengan berinteraksi sesama pengunjung, tidur, membaca atau sebagian lainnya mengisi waktu luang saat menunggu dengan cara yang “kelewat kreatif”.

Situasi seperti inilah yang dihadapi seorang pria yang tertangkap kamera di Bandara Internasional Portland sedang menunggu jadwal penerbangan dengan penuh rasa bosan di bandara. Dia menemukan solusi yang sangat jitu adalah dengan bermain game. Mungkin bukan masalah besar jika dia main game melalui Nintendo Switch, smartphone, ataupun laptop. Namun, apa jadinya saat pria ini main game PS4 menggunakan layar monitor bandara!

Seorang pria menjadi berita utama selama akhir pekan setelah aksi “kelewat kreatifnya” bermain PS4 di layar monitor bandara. Dia berdalih, bahwa aksinya tersebut hanya ingin menghabiskan waktu luang yang membosankan sambil bermain game Apex Legends. Masalahnya adalah dia menyambungkan PS4-nya ke salah satu TV bandara yang digunakan untuk menampilkan informasi tentang jadwal penerbangan. Dia menyadari, bahwa monitor ini tidak digunakan untuk bermain game atau konten lain. Tapi dia tetap memanfaatkannya untuk terhubung dengan PS4. Dan itu menjadi masalah.

Pejabat Bandara Internasional Portland terkejut, dan menemukan "aktivitas permainan ilegal" di salah satu sayap ruangan bandara. Ketika itu juga, dia meminta petugas bandara untuk mendekati dan meminta pria itu untuk mencabut perangkat PS4 miliknya dan berhenti menggunakan monitor TV bandara.

Anehnya, si pria tersebut malah balik bertanya "dengan sangat sopan" apakah dia bisa menyelesaikan gamenya terlebih dahulu. Ia mengatakan bahwa Apex Legends adalah game online jika Anda tiba-tiba mematikan konsol tidak ada cara untuk melanjutkan permainan, sehingga terpaksa memulai lagi dari awal. Tidak mengherankan, permintaan si pria itu ditolak. (*)

Sumber via