pulsa-logo

Bikin Lemot iPhone Lawas, Apple Didenda Rp365 Miliar


Nariswari

Selasa, 11 Februari 2020 • 13:45

Bikin Lemot iPhone Lawas Apple Didenda Rp365 Miliar


iphone 6/ilustrasiiphone 6/ilustrasi

Pada tahun 2017, Apple diketahui sengaja menekan kinerja iPhone lawas dengan alasan untuk mempertahankan masa pakai baterai di perangkat tersebut. Meskipun langkah itu tidak terlalu membawa perubahan nyata di iPhone, faktanya banyak pengguna iPhone yang merasa tidak nyaman. Dan, Apple juga mengakui fakta tersebut.

Tentunya, hal ini meninggalkan kesan yang kurang baik bagi pengguna iPhone. Oleh karena itu, tidak sedikit konsumen yang kemudian beralih ke smartphone Android. Bahkan kekecewaan pengguna iPhone tidak hanya berhenti di situ. Beberapa konsumen Apple di Prancis akhirnya mengeluh kepada Consumer Affairs Agency (Badan Urusan Konsumen) terkait ketidakpuasan mereka tentang iPhone.

Di Prancis, Direktorat Jenderal Persaingan, Konsumsi & Represi Penipuan (DGCCRF) bertanggung jawab atas semua keluhan konsumen tersebut. Tidak tanggung-tanggung, memasuki  tahun 2020 Apple “dihantam” dengan denda sekitar 27 juta dolar AS atau setara Rp365 miliar terkait masalah tersebut.

Meskipun Apple pada akhirnya menjelaskan bahwa untuk menjaga masa pakai baterai, maka mereka terpaksa harus “mencekik” kinerja iPhone, konsumen melihat langkah ini sebagai upaya putus asa dari Apple untuk membuat solusi yang aneh. Hal inilah yang kemudian mendorong konsumen di Pancis untuk melaporkan Apple DGCCRF.

DGCCRF mengatakan bahwa Apple seharusnya memberikan sosialisasi ke konsumen sebelum meluncurkan pembaruan yang mempengaruhi kinerja iPhone. Oleh karena itu, tidak dibenarkan untuk Apple menjelaskan mengapa mereka meluncurkan update tersebut hanya setelah ketahuan oleh publik. (*)

Sumber