pulsa-logo

Google Segera Bermitra Lagi dengan Huawei?


Nariswari

Kamis, 27 Februari 2020 • 14:01

Google Segera Bermitra Lagi dengan Huawei


ilustrasiilustrasi

Sejak bulan Mei 2019 silam, Huawei masuk ke dalam daftar entitas Amerika Serikat, yang berarti Huawei tidak memiliki akses dan tidak berhak untuk mendapatkan teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan AS. Seperti misalnya Google Mobile Service. Namun memang ada semacam  pengecualian dalam pemberlakuan pembatasan perdagangan ini, salah satunya dengan mengajukan semacam lisensi kerjasama dengan Huawei yang diterbitkan secara khusus oleh pemerintah AS sendiri. Microsoft adalah salah satu perusahaan yang diberi pengecualian tersebut dan sekarang dapat bekerja sama lagi  dengan Huawei.

Nah, kini Google dikabarkan telah mengajukan permohonan pembebasan pembatasan perdagangan dengan pemerintah AS, yang akan memungkinkannya untuk melisensikan ulang kerjasama dengan Huawei. Hal ini akan memungkinkan Huawei untuk dapat kembali menggunakan layanan Google Mobile Serivice di jajaran smartphone generasi mendatang.

Jika nantinya Google diberikan pengecualian serupa, Huawei dapat segera memperbarui perangkatnya saat ini dengan Google Mobile Service. Ini artinya aplikasi dan layanan seperti Play Store, Maps, Google Photo, YouTube dan Gmail akan dapat berjalan di smartphone Android Huawei lagi.

Pasca pembatasan perdagangan diberlakukan oleh AS ke Huawei, hingga saat ini Huawei mengandalkan  Huawei Mobile Services besutan mereka sendiri sebagai alternatif Google Mobile Service. Akan tetapi Huawei Mobile Service masih terbatas dan belum sebanding jika dianggap “alternatif pengganti” Google Mobile Service secara penuh.

Sejauh ini belum diketahui apakah pemerintah AS akan mengabulkan permohonan Google tersebut, dan kapan Google akan mendapatkan pengecualian untuk bekerja sama dengan Huawei kembali. (*)

Sumber