pulsa-logo

Permainan Baru untuk Manajemen Data Bisnis


PULSA

Rabu, 06 Mei 2020 • 19:13

Permainan Baru untuk Manajemen Data Bisnis,oracle,otonom,oracle auttonomous database


ilustrasi/image:blog Oracleilustrasi/image:blog Oracle

Teknologi otonom telah menjadi topik hangat selama beberapa tahun terakhir dimana berbagai industri memasukkan istilah baru ke berbagai produk mereka, misalnya kendaraan. Namun, apa yang sebenarnya dimaksud dengan otonom? Apa dampaknya dan manfaat apa yang bisa kita dapatkan?

Mencapai Tujuan Baru melalui Otomasi

Organisasi dan bisnis di kawasan ASEAN yang ingin berhasil dalam ekonomi digital direkomendasikan untuk melakukan hal yang dapat meninjau kinerja saat ini dengan melihat area untuk pertumbuhan dan peningkatan. Ini memberikan landasan untuk menyusun rencana yang dapat ditindaklanjuti yang akan membantu kita mencapai tujuan yang lebih baik. Rencana aksi ini menjadi semakin penting karena organisasi menghadapi serangkaian tantangan baru.

Di era sekarang, konsumen membutuhkan layanan dan solusi sesuai permintaan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka. Untuk menciptakan pengalaman pelanggan kelas emas, organisasi membutuhkan akses yang konstan ke semua data mereka di seluruh lini bisnis untuk memungkinkan karyawan membuat keputusan lebih cepat dan lebih baik berdasarkan data.

Tantangan di Depan Kita

Namun, ada sejumlah tantangan yang dihadapi perusahaan ketika berusaha untuk pindah ke teknologi baru yang didorong oleh perkembangan data.

Organisasi saat ini dihadapkan dengan jumlah volume data yang belum pernah terjadi sebelumnya, dimana data dihasilkan setiap harinya dan datang dalam bentuk dan dari sumber eksternal yang tidak biasa digunakan oleh organisasi. Selain itu, data perusahaan yang mungkin Anda pikir paling mudah untuk ditingkatkan, sering disimpan di beberapa lokasi yang terpisah dan hanya sebagian kecil yang digunakan. Memanfaatkan data baru dan yang sudah ada tidaklah mudah dan membutuhkan solusi yang jauh melebihi kemampuan manusia.


Selain itu, penerapan aplikasi baru yang inovatif dan solusi bisnis yang diperlukan untuk menciptakan pengalaman, informasi, barang dan layanan lebih mudah diakses dengan membawa data menjadi hidup ternyata mulai menemukan jalan berliku. Oracle Innovation Report 2019 menemukan bahwa di Asia Pasifik, kurang dari 20 persen proyek yang berfokus pada inovasi dapat berjalan meskipun terdapat hubungan yang jelas antara pertumbuhan dan inovasi1. Alasan utama untuk ini adalah bisnis tidak memiliki teknologi yang tepat untuk memungkinkan mereka menjalankan dan menyelesaikan proyek inovasi mereka.

Keamanan data adalah masalah utama lain yang dihadapi perusahaan. Saat bisnis mempraktikkan kelincahan data, akan ada risiko ketika mereka mengabaikan keamanan data dan ini kemungkinan akan berdampak pada kualitas wawasan yang berasal dari data yang tersedia.

Menciptakan Inovasi di Era Baru

Untungnya, teknologi baru yang muncul seperti kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi membantu mengurangi tingkat intervensi manusia yang diperlukan untuk mencapai kelincahan dan keamanan yang diperlukan.

Mereka juga memunculkan pendekatan baru yang revolusioner untuk pengelolaan data melalui munculnya Oracle Autonomous Database. Dengan kemampuan AI dan Machine Learning (ML), portofolio baru ini terdiri dari Oracle Autonomous Data Warehouse dan Oracle Autonomous Transaction Database yang mengotomatiskan tugas-tugas yang menjemukan dan yang sebelumnya akan menghabiskan banyak waktu kerja dari manajemen memori hingga beban kerja dan pada akhirnya dapat merubah mereka untuk mengerjakan dan memperbaiki berbagai hal sendiri. Kemampuan otonom ini juga berlaku untuk keamanan database serta memungkinkannya untuk mengamankan diri dengan secara mandiri serta dapat mendeteksi, merespons dan mencegah ancaman internal dan eksternal.

Akibatnya, Basis Data Otonom akan memberikan kebebasan kepada tim TI untuk fokus pada tugas yang akan membawa nilai bagi bisnis tetapi dampaknya tidak hanya berhenti di situ saja. Bahkan, efek dari penerapan Basis Data Otonomi akan menjangkau lebih jauh di bagian lain dari sebuah organisasi misalnya TI hanya memasukkan pisi keuangan, operasi, dan pemasaran.

Sekali lagi, dengan menggunakan AI dan ML penawaran ini juga dapat membawa wawasan berbasis data dengan mudah pada karyawan yang membutuhkannya dengan cepat dan sederhana dan pada saat bersamaan merevolusi cara mereka mengakses dan menggunakan data.

Menciptakan Dampak Positif yang Nyata untuk Bisnis

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Indonesia mengadopsi ADW untuk memungkinkan transparansi penuh transaksi publik dan standar tertinggi untuk pengelolaan data. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan informasi yang ramah visual, mudah diakses dan mudah dibaca kepada publik dan bertujuan untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat pada tingkat administrasi publik, ketika data yang berbeda dapat diambil dengan mudah dan secara waktu nyata. ADW membantu menjalankan analisis aliran transaksi. Hal ini memungkinkan Kemenkeu untuk memprediksi dengan aman ketika ada arus transaksi yang lebih tinggi, seperti pada akhir bulan ketika orang menerima gaji mereka, dan untuk menyesuaikan beban kerja mereka sesuai dengan produktivitas yang lebih baik. Mereka juga berencana untuk menggunakan platform ADW untuk menjalankan data yang tersedia untuk umum secara lebih transparan dan intuitif, menunjukkan kepada orang Indonesia bagaimana Alokasi Khusus Dana Pemerintah Pusat digunakan di desa-desa di setiap wilayah di negara ini, misalnya. Dengan dashboard yang ramah pengguna yang akan dapat diakses oleh masyarakat umum dan masing-masing pemangku kepentingan utama dalam pemerintahan, ini menjanjikan penggunaan data yang lebih mudah dan memungkinkan para petinggi untuk membuat keputusan strategis lebih cepat, memungkinkan layanan publik yang lebih efisien.

Pendampingan di Era Otonom

Setiap organisasi membutuhkan pelaksana yang hebat untuk memaksimalkan, dan menyadari nilai dari semua datanya untuk berkembang dalam ekonomi di mana gangguan adalah hal biasa dan inovasi wajib hukumnya untuk mencapai keberhasilan. Kedua contoh diatas menggambarkan  mengapa saya percaya bahwa memiliki Basis Data Otonom sangat penting bagi fondasi setiap bisnis modern.

Dengan kemampuan self-driving, self-repairing, dan self-secure, Database Otonomi memungkinkan perusahaan beroperasi dengan cara yang jauh lebih gesit dan efisien. Ini memungkinkan realokasi sumber daya TI untuk kegiatan bernilai tambah, dan memberikan data karyawan di ujung jari mereka dengan tingkat intervensi minimal yang mutlak diperlukan.

Apabila dikombinasi, kedua hasil diatas menyatakan bahwa perusahaan dapat melangkah lebih dalam ke bidang inovasi, menyingkirkan pesaing karena mereka memiliki kemampuan dan wawasan untuk menawarkan proposisi nilai unik kepada pelanggan mereka dan memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih baik. Ini berlaku baik di insudtri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), Fintech, atau industri lain di kawasan ASEAN.

Jadi seperti yang mereka katakan, "keluar dengan yang lama dan masuk dengan yang baru," jadi  di tahun ini mari kita sambut Database Otonom. (*)

Penulis : Davian Omas, Managing Director Oracle Indonesia