pulsa-logo

vivo TWS Earphone Neo, Bawa Fitur Bluetooth 5.2, Adaptive aptX dan Mode Latensi Rendah


Deni Hardian

Selasa, 02 Juni 2020 • 05:49

vivo tws,tws,bluetooth 5.2,latensi rendah,audio latensi rendah,tahan air,ipx54


vivo TWS Earphone Neovivo TWS Earphone Neo

Bersamaan dengan peluncuran tiga smartphone premium terbarunya, vivo juga memperkenalkan perangkat earphone terbarunya yang bernama vivo TWS Earphone Neo. Tak hanya memiliki tampilan desain yang menawan, earphone wireless ini juga sudah dibekali dengan chipset Qualcomm generasi ke-4 yang memang dikhususkan untuk perangkat TWS. 

Fitur utama dari TWS terbaru vivo ini adalah dukungan Bluetooth generasi terbaru versi 5.2. Dimana Bluetooth ini sudah dibekali dengan teknologi adaptive aptX untuk kualitas audio yang lebih tajam dan jernih. Tak hanya itu, mode latensi rendah juga menjadi nilai tambah tersendiri pada perangkat ini dimana memiliki jangkauan yang jauh lebih luas saat digunakan dalam beraktivitas. Perangkat ini dapat secara otomatis berganti ke mode latensi rendah 88ms untuk menghadirkan kualitas audio yang jernih saat digunakan bermain game ataupun melakukan panggilan video.

Untuk memaksimalkan keluaran audio yang dimilikinya, vivo TWS Earphone Neo sudah dibekali dengan drivers audio 14,2mm. Dimana pengguna dapat dengan mudah menggunakan mode audio yang sudah disediakan seperti meningkatkan keluaran bass, suara yang lebih jernih saat melakukan panggilan telfon ataupun memilih frekuensi tinggi.

Tertanam pula dua sistem mikrofon yang mampu meredam suara bising saat melakukan panggilan telfon. Apiknya lagi, bantalan telinga didesain secara khusus untuk menghadirkan keluaran suara ambient untuk meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan perangkat ini dalam beraktivitas di luar ruangan. Tak jauh berbeda dengan perangkat TWS pada umumnya, earphone nirkabel besutan vivo ini juga sudah dibekali dengan sertifikat IP54 yang memiliki ketahanan terhadap air ataupun keringat.

Memaksimalkan penggunaannya, earphone ini sudah dibekali dengan fitur kontrol sentuh dan dapat terhubung dengan digital assistant. Menariknya lagi, perangkat ini memiliki baterai tanam yang dapat digunakan dalam waktu 5,5 jam menggunakan format audiio standar AAC. Untuk keluaran audio berkualitas Adaptive aptX, daya tahan perangkat ini hanya mencapai 4,2 jam saja dalam satu kali pengisian baterai. Namun berbekal kasing earphone yang tersedia dalam paket penjualan memberikan daya tahan tambahan hingga 27 jam dan menggunakan port USB-C untuk mode pengisian dayanya.


Sudah memulai debutnya di China, vivo TWS Earphone Neo perangkat ini dijual dengan harga sekitar Rp1 jutaan.

Sumber