pulsa-logo

Ini Dia Rahasia Samsung Merajai Teknologi Mobile Dunia


Hito Handoko

Senin, 01 April 2013 • 11:32


Kerajaan bisnis Samsung telah melewati jalan panjang dengan meraih mahkota bisnis perangkat mobile dunia. Keberhasilan mereka bermodalkan slogan penggugah semangat yang merasuk pada setiap karyawannya, “Kami menciptakan nilai dengan komitmen, kreativitas dan kolaborasi”.

Di sebuah kota bernama Yongin, terdapat Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Samsung, nama resmi komplek tersebut adalah Changjo Kwan (arti: Lembaga Kreativitas). Bangunan megah beratap  tradisional, uniknya ada sebuah beranda besar, digambarkan seolah ada dua kategori berupa peta diukir di lantai yaitu wilayah saat Samsung melakukan bisnis, ditandai dengan lampu biru, dan ketika  Samsung akan melakukan bisnis di mancanegara, ditandai dengan warna merah. Di area riset teknologi ini dilarang berbicara keras serta haram penggunaan perangkat rekam foto, video dan sejenisnya seperti disadur dari liputan ekslusif Bloomberg. Wow sampai sebegitu hebatnya mereka menjaga rahasia bisnisnya?

Lebih dari 50.000 karyawan menghuni markas Changjo Kwan dan berhubungan erat dengan fasilitas lainnya seperti Hoang Kwan (Pusat pendidikan kepemimpinan dasar)  dan SGMI (Samsung Global Management Institute) sebagai gerbang pencetak kader berbakat siap pakai. Budaya Korea dan kerja tim mengakar kuat dalam  belajar tentang tiga P (products, process, dan people), mereka belajar tentang "manajemen global" sehingga Samsung dapat memperluas ke pasar internasional.

 

 

 


Ilustrasi Changjo Kwan Bloomberg

Sukses tak lepas dari Sosok komisaris Samsung Electronics, Lee Kun Hee (71 tahun) yang mengambil alih Samsung pada tahun 1987, tekad dibulatkan di tahun 1993, berawal dari lini bisnis TV, mesin cuci dan lainnya dengan cepat Mr.Lee mengubah Samsung menjadi salah satu produsen elektronik terbesar dunia. Angka penjualan meroket  179 Milyar USD pada tahun 2012, sehingga membuat Samsung Electronics elektronik perusahaan berpendapatan terbesar di dunia.

 

 

Sejak itulah Samsung menggurita, sampai masa dimana perangkat smartphone Samsung dikenali kehadirannya berkilau gemerlap di seluruh dunia. Samsung mungkin adalah satu-satunya perusahaan asing yang mampu menghajar Apple di tanah kelahirannya AS, membuat lautan manusia berbaris di  blok kota besar, seperti yang mereka lakukan di New York City pada 14 Maret untuk peluncuran Galaxy S 4 terbarunya. (Hito)