pulsa-logo

Bedove HY5001, Disain Premium Processor Quad Core


Nariswari

Selasa, 07 Mei 2013 • 15:04


Salah satu pabrikan ponsel asal Shenzhen City,Guangdong-China, yakni Bedove, meluncurkan ponsel terbaru mereka yang dinamai Bedove HY5001 yang digadang-gadang ponsel ini memiliki konsep disain bodi ala ponsel premium. Tidak hanya itu ponsel ini memiliki kinerja yang mumpuni karena diperkuat oleh processor quad core.

Ponsel berdimensi 144 x 72 x 10.3mm, dan berat 182 gram ini ditopang oleh penampang layar HD seluas 5 inchi (1280x720 piksel) dengan respon layar capacitive dan didukung teknologi multitouch untuk kenyamanan selama operasional di layar sentuh. Layarnya mampu menampilkan spektrum warna 16K, tidak heran jika kualitas layarnya cukup terang dan cerah meski digunakan di bawah sinar matahari.

Untuk kelancaran kinerjanya, Bedove HY5001 yang berbasis OS Android v4.2.1 Jelly Bean dimotori oleh processor quad core MediaTek MT6589 dengan clock speed  1GHz. Untuk kualitas jaminan grafis yang prima, Bedove HY5001 mengandalkan GPU PowerVR SGX 544. Di sektor penyimpanannya, Bedove HY5001 memiliki memori  1GB RAM, memori internal 8GB, dan support untuk ekspansi ke memori eksternal hingga 32GB.

Ponsel yang bekerja di jaringan GSM dan WCDMA ini, selain memiliki jalur koneksi cepat untuk internet, juga Wifi dan Bluetooth.

 



Untuk mengabadikan momen indah Anda, Bedove HY5001 memiliki dual kamera. Kamera utama memiliki resolusi 8MP dan kamera sekunder 5MP. SElain dukungan LED Flash, sederet settingan kamera juga ditambahkan di dalamnya seperti autofocus, white balance, effect, color saturation ,continous shot  dan fitur interpolasi untuk meningkatkan resolusi foto ke 12MP pada kamera utama yang sebelumnya beresolusi 8MP.

Menurut informasi yang dilansir pada web resminya http://www.bedove.com/ , Bedove tidak memberitahukan informasi tentang harga banderol Bedove HY5001. Namun banyak rumor yang beredar bahwa ponsel ini akan dibanderol dengan harga sekitar $196. Belum ada informasi apakah ponsel ini akan juga dijual hingga keluar area distribusi China atau tidak. (Nariswari)