pulsa-logo

Dibujuk Jual Bisnis Hiburannya, Sony Tegas Menolak!


Nariswari

Rabu, 15 Mei 2013 • 17:58

Bisnis, Hiburan, Sony, Hedge Fund, CEO, Third Point, Tokyo, Samsung, elektronik, tabloid pulsa


Sony Corp. menyatakan bisnis hiburan mereka tidak dijual. Pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa, muncul sesudah firma Hedge Fund yang merupakan kuasa hukum Third Point yang dipimpin miliarder Daniel Loeb berupaya melakukan spin-off atau mengadakan transaksi jual beli sebagian bisnis musik dan film besutan Sony.

“Seperti yang berulang kali dikatakan Presiden dan CEO Kazuo Hirai, bisnis hiburan merupakan kontributor yang penting bagi pertumbuhan Sony dan tidak untuk dijual. Kami berharap dapat melanjutkan dialog membangun dengan para pemegang saham seraya terus menerapkan strategi,” kata Kazuo dalam pernyataannya.

Harian New York Times melaporkan kunjungan Loeb ke Tokyo akhir pekan lalu. Di sana ia bertemu dengan para petinggi Sony serta pejabat pemerintah Jepang. Selasa ini Loeb juga mengirim sebuah surat kepada CEO Sony, Kazuo Hirai.

Meski memuji upaya Hirai untuk memulihkan Sony, dalam surat itu Loeb juga memberikan beberapa saran, termasuk pelepasan bisnis hiburan.

“Kami fokus membentuk shareholder value dengan mengeksekusi rencana revitalisasi serta memperkuat bisnis elektronik. Kami juga memperkuat fondasi bisnis layanan keuangan dan hiburan,” kata Sony dalam pernyataan mereka.

Sebagai catatan, Third Point memegang 6,5% saham perusahaan elektronik berbasis Tokyo itu. Tingkat persentase tersebut menjadikan Third Point sebagai salah satu pemegang saham terbesar Sony. (Nariswari)