pulsa-logo

Awas Tinta Printer Palsu Malah Bikin 'Tekor'


Fauzi

Jum'at, 07 Juni 2013 • 18:40

HP, Deskjet, Printer, Laserjet, Awas Tinta Printer Palsu Malah Bikin Tekor, tabloid pulsa


Saat ini memang marak ditawarkan katrid printer yang diproduksi oleh pihak ketiga (palsu). Jika dibanding dengan tinta asli, katrid buatan pihak ketiga memang biasanya ditawarkan dengan harga lebih murah. Dengan harga yang murah inilah banyak, konsumen yang tergoda untuk memilih katrid toner pihak ketiga ini.

Terkait dengan adanya katrid printer buatan pihak ketiga, Hewlett Packard, salah satu produsen printer papan atas telah melakukan penelitian. Menurut hasil penelitian tersebut ditunjukkan bahwa katrid printer asli HP diklaim telah memberikan kualitas dan hasil cetak terbaik serta membebaskan pengguna dari segala kesalahan cetak dan pemborosan ketika mengguna produk non-HP.

Uji yang dilakukan pada katrid printer asli HP menunjukkan hasil cetak yang 100% konsisten dan produksi cetak dua kali lebih banyak, sementara katrid toner asli HP Laser Jet menghasilkan hasil yang maksimal dari pertama kali digunakan, 1 dari 3 lembar hasil cetak dari penggunaan katrid toner non-HP mengalami kegagalan cetak dan tidak bisa digunakan.

"Pelanggan ingin menghemat uang dalam mencetak tapi sering terjebak dalam masalah yang ditimbulkan oleh penggunaan katrid yang diproduksi oleh pihak ketiga," kata Subin Joseph, Managing Director HP Indonesia.

"Katrid printer asli HP membantu pelanggan untuk memperoleh efisiensi waktu dengan kualitas dan keandalan yang tinggi serta menghindari pemborosan dari kegagalan cetak," lanjutnya.

Studi yang dilakukan oleh HP menunjukkan bahwa 93% pengguna puas dengan katrid asli toner HP dibandingkan dengan yang puas dengan katrid toner non-HP yang meraih 51%. Survei lain menunjukkan bahwa 95% pelanggan puas dengan hasil cetak dokumen menggunakan tinta asli HP dibandingkan yang puas dengan katrid tinta non-HP sebanyak 50%.

Selain terbukti menghasilkan hasil cetak yang tidak prima, pilihan yang diberikan oleh pihak ketiga ini diklaim tidak terbukti berfungsi dengan baik dan mengalami kegagalan atau kerusakan permanen.


Secara khusus, seorang Inkologist di HP, Thom Brown, membuktikan walaupun sama-sama pekat, tinta asli HP dan non-HP terbukti memiliki perbedaan, hal itu terlihat ketika kedua tinta asli HP dan palsu itu dikocok. Dengan begitu tinta palsu atau non-HP pun diklaim akan memberikan hasil cetak yang tidak sesuai harapan.

Kegagalan hasil cetak telah membuang banyak energi dan sumber daya, membbankan biaya tambahan untuk kebutuhan cetak Anda. Untuk hasil cetak dalam usaha, printer yang tidak berguna baik menyebabkan Anda melewatkan tenggat waktu kerja Anda, komunikasi yang tidak lancer dengan klien dan berimbas negative untuk usaha secara keseluruhan.

"Ketika biaya banyak terbuang untuk mencetak ulang hasil yang gagal, mengganti katrid yang tidak dapat digunakan dan membeli katrid tambahan untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan, menggunakan katrid pihak ketiga dapat membebankan biaya yang jauh lebhi mahal," demikian penjelasan HP melalui rilis resminya. (Ozi)