pulsa-logo

Undang Kecaman, Pemuda Ini Gunakan Jejaring Sosial Untuk Pamer Kekayaan


Nariswari

Rabu, 03 Juli 2013 • 17:30


Instagram sudah menjadi bagian dari gaya hidup masa kini. Banyak orang yang mengupload foto-foto momen indah atau kebanggaan mereka di akun instagram. Namun yang dilakukan remaja 17 tahun ini sungguh bikin geleng-geleng kepala.

Jika belum lama, akun Instagram Syahrini mempertontonkan  koleksi fashion brandednya yang dipamerkan di sana, namun berbeda dengan remaja 17 tahun, Lavish Param, yang sepertinya lebih ekstrim dalam memamerkan kekayaan (orangtua)nya.

Dalam akun instagramnya, ia menunjukkan dirinya sedang tidur-tiduran dengan tumpukan uang ribuan dollar, tas-tas branded, dan memamerkan banyak sekali iPhone yang mampu dibelinya. Akun instagram itu bernama @itslavishbitch.

 

Dalam sekejap, remaja ini mendapat 130.000 follower karena tingkah-tingkha hedonis alias menghambur-hamburkan uang serta memamerkan kekayaannya di instagram. Di salah satu fotonya, ia menunjukkan sedang membuang-buang isi botol minuman mahal ke toilet. Di foto yang lain, ia menunjukkan tas brandednya dan berkata bahwa orang bekerja sampai siang, namun baru bisa mendapatkan uang separuh harga tas tersebut.


 

 

 

Bahkan di foto yang lain lagi, Lavish makin menjadi-jadi dengan 'membuang-buang' uangnya. Ia menalikan uang $ 4.000 atau sekitar Rp 40 Juta pada balon terbang dan menerbangkan uang-uang itu ke udara. Lavish benar-benar melakukannya seolah uang tersebut tidak ada nilainya bagi dia karena kekayaannya tak akan habis.

 

 

 

Lavish bahkan pernah me-mention seorang selebritis, Kim Kardashian dan dengan berani mengatakan bahwa wanita tersebut tidak ada apa-apanya dibanding dia. Lavish mengatakan bahwa Kim Kadarshian terlalu miskin dan kelas rendahan. Namun dilansir dari Huffington Post, saat ditanyai dari mana Lavish mendapatkan uang sebanyak itu, jawabannya simple yakni harta orang tuanya.

 

 

 

Sama halnya dengan akun Instagram, Lavish juga memiliki akun Facebook bernama Itslavishbitch yang memajang banyak sekali foto pamer kekayaan. Mulai dari manset LV, batangan emas murni, hingga mobil Lamborghini.

Kontan saja aksi Lavish ini mengundang kontroversi dari pengguna jejaring sosial. Banyak yang mengecam dan mencacinya dengan kata-kata pedas di Twitter dan akun Facebooknya.

Lavish Param yang lahir dan dibesarkan di San Fransisco, sepertinya memiliki masalah dengan pengasuhan dan pengawasan orang tua. Kekayaan adalah salah satu privasi yang tak semestinya ditunjukkan ke publik dengan gaya yang angkuh karena sebenarnya akan membahayakan dirinya sendiri dari ancaman kriminalitas yang mungkin mengincarnya.

Kejadian menghamburkan uang seperti ini pernah terjadi di China oleh Gao Yue Er. lebih parahnya lagi, gadis tersebut membakar uang, memotret kejadian itu dan fotonya menyebar di internet. Sepertinya perlu ada pengawasan dari pihak jejaring sosial dalam memfilterisasi akun dan konten yang dapat beresiko membahayakan pengguna seperti ini. Agar pihak pengguna akun serta pengguna jejaring sosial dapat meminimalisir kejahatan di dunia maya. (Nariswari)