pulsa-logo

Twitter Diminta Sediakan Fitur Laporan Terkait Pelecehan


PULSA

Senin, 29 Juli 2013 • 21:41

Twitter Diminta Sediakan Fitur Laporan Terkait Pelecehan, twitter social media, facebook social media


logo twitterlogo twitter

Twitter, situs media sosial, saat ini berada di bawah tekanan di Inggris untuk memudahkan pengguna internet melaporkan penyalahgunaan setelah lebih dari 30.000 orang mengajukan petisi itu atas kasus kampanye feminis yang mengatakan ia berkali-kali diancam akan diperkosa.

Seperti dikutip PULSA dari Reuters kasus  ini menimpa Caroline Criado-Perez yang sedang melobi Bank of England untuk memasukkan seorang wanita, novelis abad ke-19 Jane Austen, pada wajah baru pecahan yang 10 pound di negara itu, sebagai kritik bahwa perempuan kurang terwakili pada mata uang.

Dia kemudian "diancam berulang kali dengan ancaman perkosaan" oleh simpatisan yang keberatan dengan kegiatannya. Terkait dengan hal itu, sebuah petisi online meminta Twitter untuk segera menambahkan layanan atau tombol 'laporkan penyalahgunaan' .

Beberapa pengguna mengusulkan boikot satu hari dari layanan Twitter sebagai bentuk protes jika saja gagal mengatasi masalah ini.

General Manager Twitter untuk Inggris Tony Wang berjanji untuk menutup semua akun yang kedapatan melanggar aturan. "Kami serius menangani pelecehan secara online," tulisnya, dan mengatakan bahwa  perusahaan sedang menguji cara untuk menyederhanakan pelaporan pelecehan. (*)