pulsa-logo

Rekomendasi Ponsel Lebaran 2019


PULSA

Selasa, 21 Mei 2019 • 21:10


Tahun ini, kembali momen Lebaran jatuh di bulan Juni, atau biasa disebut sebagai momen akhir semester awal tahun 2019. Sebuah tonggak penting bagi industri ponsel Tanah Air dan dunia, sekaligus bertepatan dengan perhelatan unik di masyarakat Indonesia sebagai momen berlibur panjang dan berkumpul bersama keluarga.

Layaknya Thanksgiving dan Black Friday, maka Lebaran di Indonesia boleh disebut sebagai satu titik dimana produsen berharap berada di tengah perputaran uang yang begitu besar di momen tersebut. Dari sejumlah data yang kami peroleh, penjualan ponsel sebelum dan sesudah lebaran biasanya mengalami peningkatan.

Demikian pula dari sisi konsumen. Menjelang lebaran menjadi waktu yang tepat untuk mengganti ponsel atau sekedar menyiapkan perangkat baru sebagai hadiah untuk kerabat di kampung. Banyak yang sudah melakuan riset beberapa lama untuk kemudian membelinya tepat di saat menerima THR, atau ada juga sebagian dari mereka yang baru berpikir untuk mencari ponsel baru saat menjelang melakukan perjalanan mudik.

Seperti biasa, PULSA mengambil bagian untuk dapat membantu pembaca kami menemukan produk sesuai kebutuhan, sekaligus memberikan apresiasi terhadap industri ponsel dan telekomunikasi secara umum, melalui program Rekomendasi Lebaran 2019.

Apa yang pulsa rekomendasikan tidak akan berkonsentrasi pada produk baru atau produk yang diluncurkan tahun 2019. Dan juga tidak melulu akan merekomendasikan ponsel dengan kondisi baru. Selama produk tersebut masih mudah didapatkan di pasaran dan menurut kami cocok untuk kebutuhan Anda berdasarkan fungsi-fungsi populer, kami akan merekomendasikannya pada Anda.

Lalu fungsi-fungsi apa yang populer dan sekiranya dapat dijadikan parameter dalam memberikan rekomendasi dan penghargaan kali ini? Seperti yang telah sama-sama kita ketahui, fungsi pada ponsel mengerucut menjadi homogen. Satu ponsel terkadang memiliki hardware yang mumpuni, sekaligus kamera yang aduhai. Di sisi lain, sebuah ponsel dengan harga terjangkau mampu mengakomodasi semua kebutuhan berponsel, multimedia dan hiburan. Semua sudah relatif terjawab di satu produk tertentu.

Tahun ini, kami menggunakan metode yang sama dengan tahun sebelumnya (2018). Dimana PULSA memulainya dari kisaran harga. Dimana di masing-masing pilihan harga akan terbagi kembali menjadi beberapa kategori yang pantas di harga tersebut.


Pengelompokan berdasarkan harga:

Pada masanya kita mengenal pengelompokan ponsel berdasarkan harga lalu muncul tiga kelompok besar, yakni Entry Level, Mid-Range, dan High-end. Tapi kita tidak menemukan hal ini di pasaran, atau ketika berkomunikasi dengan pembaca. Untuk itu kami sepakat menggunakan kelompok harga di bawah ini.

a. Di Bawah Sejuta (0 - Rp999.000)

Kelompok ponsel di angka ini dapat dimaklumi jika memiliki spek pas-pasan serta kemampuan yang terbatas. Tapi bukan tidak mungkin menjadi habitat yang nyaman untuk produk-produk yang mencoba menggebrak dengan teknologi baru, atau memaksimalkan kemampuan produknya di device murah, namun dengan fitur yang tidak kalah dengan ponsel mahal.

Biasanya produk yang hadir di segmen ini merupakan ponsel bundling, atau sempat menjadi angka yang menggiurkan untuk harga flash sale.

b. Satu Jutaan (Rp1.000.000 – Rp1.999.000)

Ketika kita bicara ponsel entri, belakangan kisaran harga seginilah yang menjadi acuan. Ada pergeseran yang signifikan, namun tidak diikuti oleh daya beli yang mumpuni kah? Terlepas dari kenyataan tersebut, angka satu hingga dua juta didiami oleh ponsel-ponsel pintar yang membawa fitur lengkap namun dengan kinerja yang relatif standar. Cocok untuk dijadikan smartphone pertama, merek ponsel pertama, atau bahkan mencoba sistem operasi baru untuk pertama kali ketika beralih dari ponsel no OS atau OS berbeda.

c. Dua Jutaan (Rp2.000.000 – Rp2.999.000)

Angka ini biasanya diisi oleh produk yang disasar untuk kalangan menengah ke bawah atau Mid-Low. Produk-produk yang membawa spek lebih baik dari kelas sebelumnya, namun harga yang tidak terlampau jauh. Seharusnya, di kelas ini akan ada perbedaan yang signifikan di sisi kualitas. Memang tidak overall, alias ketika memperbaiki desain, tentu ada bagian lain yang dikurangi demi mempertahankan harga, atau sekedar menjadi alternatif di kelas tersebut.

d. Tiga Hingga Empat jutaan ( Rp3.000.000 – Rp4.999.000)

Redaksi PULSA sepakat bahwa angka 3 hingga 5 Juta merupakan niche yang nyaman untuk produk yang ditujukan bagi kelas menengah atas, atau bisa juga disebut Mid-end to High. Menengah sih, kadang chipset yang digunakan pun termasuk kedalam kelas mid range, namun tetap menawarkan beberapa fitur tertentu sebagai senjata andalan. Semisal kamera selfie, kamera utama ganda, baterai besar dan lain sebagainya. Termasuk kemampuan Artificial Inteligent yang makin berkembang, hingga disokong oleh hardware terpisah.

e. Lima Hingga Tujuh Jutaan (Rp5.000.000 – Rp7.999.000)

Angka segini sebenarnya sudah tidak bisa dibilang kelas tengah. Untuk itu, kami sepakat membuat kelas harga ini sebagai pijakan awal menuju produk high-end. Sejumlah produk yang dijual dengan harga segini percaya bahwa kualitas menjadi salah satu “fitur andalan”. Sejumlah produk menawarkan layar yang wah, namun mengurangi spek teknis lain. Sementara yang lain justru mengandalkan “jeroan” high end dengan desain yang tidak begitu wah. Sedihnya beberapa produk yang masuk lewat jalur distributor pun hadir di angka ini dengan menawarkan spek jeroan yang tinggi, meskipun ketersediaannya kadang ada, kadang hilang.

f. Delapan Jutaan ke Atas (Rp 8.000.000 – unlimited)

Produk Premium. Demikian kami menyebut produk yang mengisi kelas ini. Bisa jadi itu adalah flagship dari masing-masing vendor, atau hanya sekedar mengisi celah pasar premium sebagai salah satu portofolio. Kadang, ponsel yang ada di kisaran harga ini tidak mengejar banyaknya penjualan, tapi sekedar pamer teknologi. Tapi, siapa sangka pasar untuk angka segini pun cukup ramai, termasuk di Indonesia.

Dari keenam kelas tadi PULSA kemudian membreakdown kembali ke sejumlah fitur yang banyak dibutuhkan. Terutama untuk menyambut libur lebaran tahun ini. Terima kasih kepada seluruh pembaca atas ide melalui pertanyaan di email kami, terima kasih kepada para vendor yang terus mengedukasi pengguna ponsel sehingga menjadi lebih pintar dari tahun ke tahun, terima kasih kepada pelaku pasar yang terus update dengan perkembangan teknologi. Semoga ke depannya Indonesia tetap akan menjadi tempat yang nyaman untuk berkembangnya teknologi dan tuan rumah bagi produk-produk berkualitas.

#pulsarekomendasilebaran2019 (PEMRED)