pulsa-logo

Review: Nokia Asha 210, QWERTY Murah, Pake WhatsApp Lebih Mudah


Anwar Aburizal

Minggu, 01 September 2013 • 08:00


Meski sepertinya tenggelam di segmen mid hingga high-end, namun kaki Nokia tampaknya masih menancap dalam dikelas low-end. Kebanyakan pengguna di segmen ini masih sangat percaya citra “produk berkualitas” yang sejak dulu melekat pada produk besutan Nokia.

Dari sisi produsen, Nokia pun tampak tidak akan menyiakan kepercayaan yang diberikan dengan terus menghadirkan jajaran produk Asha yang biasa membidik kelas menengah bawah. Terbukti dari pertumbuhan varian Asha yang lebih subur dari Lumia, smartphone berbasis Windows Phone besutan Nokia. 

Desain

Dimensi: 111.5 x 60 x 11.8 mm, 97.3 gram; Full QWERTY candy bar;

Meski berbeda kelas, namun kesamaan desain yang mengedepankan papan ketik full QWERTY, memaksa Kami membandingkan Asha 210 dengan Q5. Dibandingkan Q5, Asha 210 sedikit lebih ringkas, namun justru lebih tebal meski perbedaannya nyaris tidak terasa.

Gaya desain Asha 210 terasa lebih tegas dengan sudut-sudut lebih tajam dibanding Q5. Selain papan ketik full QWERTY, dibawah layar tersedia tombol navigasi 5 arah, 2 tombol selection khas S40, tombol call, end, dan 2 tombol shortcut.


Tombol-tombol pada papan ketik yang membulat dan berukuran cukup besar membuat pengetikan pada Asha relatif lebih nyaman dibanding pada BlackBerry Q5. Secara fisik, Asha 210 berhasil menyajikan kualitas desain yang melampaui harga banderolnya.

 

2017-09-14 17:29:47


Berlangganan Tabloid PULSA

2017-05-31 12:45:44


Langganan Tabloid PULSA