pulsa-logo

Review: Microsoft Lumia 532, Budget Smartphone, Andalkan Platform Anyar


Galing

Rabu, 29 April 2015 • 15:38

Review, Microsoft Lumia 532, Smartphone, android, jual, beli, tabloid Windows Phone, Microsoft Lumia 520, Microsoft Lumia 530, Nokia Asha, nokia x, quad core, Snapdragon 200, Windows 10, tabloid pulsa


Microsoft Lumia 532Microsoft Lumia 532

Walau sudah berganti pemilik, Lumia rupanya masih merupakan nama jual paten yang dipilih Microsoft untuk ponsel pintar Windows Phone besutannya. Menyiapkan perangkat dengan harga lebih terjangkau tentu merupakan strategi yang harus diambil bila ingin bersaing dengan platform Android yang lebih dulu merajai pasar. Keberhasilan Lumia 520 dan 530 menjadi alasan kuat bagi Microsoft untuk kembali meluncurkan produk penerusnya. Dengan harga yang terjangkau dan pembenahan di ranah software, apakah Lumia 532 sanggup mengulang sukses pendahulunya?

Desain

118.9 x 65.5 x 11.6 mm, 136,3 gram

Secara garis besar, desain Lumia 530 merupakan perpaduan dari desain Nokia Asha dan Nokia X. 530 mempunyai desain yang tampak cembung pada bagian belakang serta bezel plastik transparan dengan sudut runcing seperti ponsel seri Asha milik Nokia. Ponsel ini terasa nyaman digenggam dengan satu tangan berkat sentuhan lapisan matte di bagian belakang serta dimensinya yang memang cukup ringkas.

Sama seperti pendahulunya, Lumia 532 hadir dengan empat pilihan warna cerah masing-masing hijau, oranye, putih dan hitam. Di bagian depan, Anda bisa melihat logo Microsoft menggantikan logo Nokia. Sedangkan dibagian belakang, pengguna juga bisa melihat logo yang sama dalam posisi tegak dari bawah keatas.


Lumia 520 memiliki tombol power dan pengatur volume yang diletakkan di ruaskanan. Untuk port audio, Anda dapat menemukannya pada bagian atas. Sementara port micro USB dapat ditemui di bagian bawah bodi. Sedangkan slot kartu microSD dan dua slot kartu micro SIM berada dibalik baterai.