pulsa-logo

BlackBerry KEYone Black Edition, Tampil Klasik, Performa Cukup Apik


Hairuddin

Rabu, 03 Januari 2018 • 14:44

harga blackberry keyone, spesifikasi blackberry keyone, review blackberry keyone,


BlackBerry KEYone sepertinya sukses membawa ‘nostalgia’ kejayaan ponsel berkeypad qwerty di era smartphone Android berlayar sentuh masa kini. Tidak hanya tampilannya yang terlihat ‘canggih’, fitur di dalam KEYone pun tetap menghadirkan sistem keamanan yang cerdas khas BlackBerry.

Tidak hanya itu, smartphone yang membawaa tagline “Do More. Different” ini pun tetap mengakomodasi tren fotografi terkini, termasuk urusan selfie dengan cukup baik. Hanya saja, spesifikasi kelas mid-range yang dibawa oleh KEYone rasanya kurang pas jika disandingkan dengan banderolan harga yang hampir menyentuh angka Rp 9 jutaan.

Paket Penjualan : Handset, Charger, kabel data, Earphone, buku manual, kartu garansi, SIM ejector

Warna : Black

Harga : Rp 8.999.000



Desain Unik, Nyaman Digenggam

Unik dan keren. Itulah kesan pertama yang tergambar saat pertama kali PULSA bersentuhan dengan smartphone Android BlackBerry berkeypad fisik pertama di Indonesia ini. Bodinya terlihat ramping, dengan dimensi yang pas di telapak tangan. Bobotnya pun tidak terlalu berat. Bahkan tergolong lebih ringan jika dibandingkan dengan bobot fisik Xiaomi Mi6.

BlackBerry KEYone dibalut oleh frame berbahan aluminium yang cukup berkualitas. Konstruksinya pun terasa kokoh dan solid. Di bagian belakang, smartphone ini dibalut cover berbahan plastik. Uniknya, sisi belakang ini cukup lembut dan kesat dengan tekstur permukaan mirip kulit. Hanya saja, cover belakang ini rentan terhadap bekas sidik jari, terlebih jika tangan yang menggenggam mudah berkeringat.

Di sisi depan, BlackBerry KEYone memiliki dua bagian berbeda. Atas merupakan area layar sentuh berdiagonal 4.5 inci, dan bagian bawahnya tempat bercokol keyboard fisik khas BlackBerry. Untuk layar, KEYone menggunakan jenis IPS LCD 24-bit dengan resolusi 1620x1080 piksel. Kerapatan piksel layar sentuh yang diusung smartphone ini cukup baik, yakni sekitar 433ppi. Alhasil, tampilan gambar terlihat apik dengan pancaran warna yang lembut di mata.

Layaknya ponsel Android kebanyakan, KEYone juga menyertakan opsi pengaturan layar yang cukup baik. Anda bisa mengatur tingkat kecerahan layar baik secara manual maupun otomatis, termasuk menentukan mode layar untuk tampilan warna yang nyaman dilihat. Sayangnya, rasio aspek layar KEYone hanya sebatas 3:2, cukup kecil dan kurang nyaman jika dimanfaatkan untuk bermain game semisal AOV. Minusnya lagi, layar smartphone ini tidak didukung fitur ‘Blue light filter’ yang biasanya digunakan untuk mereduksi efek cahaya biru berlebih terhadap mata.

Sebagai tambahan, BlackBerry KEYone juga menanamkan panel kontrol di sisi bodi. Sebelah kiri ada tombol power/lockscreen. Bagian atas ada port audio jack. Sisi kanan ada SIM card tray berkonsep hybrid, tombol volume dan Convenience Key yang bisa dimanfaatkan sebagai tombol cepat untuk akses cepat (shortcut) aplikasi favorit. Sementara di bagian bawah, KEYone menanamkan corong speaker dan port USB Type-C.

Keyboard Fisik yang Cerdas

KEYone sejatinya bukan satu-satunya perangkat Android BlackBerry yang dibekali keyboard fisik. Sebelumnya ada BlackBerry Priv, namun dengan desain berkonsep geser (slide). Di KEYone, Anda bisa langsung menjumpai area keyboard di bagian bawah layar. Konsepnya serupa ponsel lawas BlackBerry, dan keyboard fisik ini berfungsi untuk menggantikan virtual keyboard yang biasanya ada di smartphone Android berlayar sentuh.

Keyboard di KEYone menempati area sempit di sisi bawah. Keypad qwerty-nya berupa tombol-tombol kecil berbahan plastik dengan permukaan agak menonjol. Meski kecil, keypad ini nyaman digunakan, empuk saat ditekan dan cukup responsif.

Di keyboard ini juga KEYone meletakan sensor sidik jari (fingerprint), posisinya ada di tombol spasi dengan panel memanjang dan mungil. Meski begitu, sensor fingerprint ini cukup baik dan responsif dalam mendeteksi sidik jari. Untuk membuka lockscreen saja hanya membutuhkan waktu singkat.

Menariknya, keyboard fisik KEYone didukungan beragam fungsi cerdas yang cukup penting dalam menunjang aktifitas. Misalnya saja jalan pintas (shortcut) untuk membuka halaman browser, Anda cukup menekan dan tahan beberapa saat tombol ‘B’. Secara otomatis, layar akan menampilkan laman Chrome yang menjadi browser bawaan KEYone.

Selain itu, keyboard fisik ini juga menyertakan struktur khas predictive text untuk memudahkan serta mempercepat pengetikan. Poin menarik lainnya, keyboard KEYone juga bisa berfungsi layaknya touchpad loh. Saat membuka halaman browser, email atau jajaran menu utama KEYone, Anda bisa ‘meraba’ keypad ke atas maupun ke bawah untuk menggeser-geser tampilan halaman di layar dan mencari notifikasi yang diinginkan.

Fitur Cerdas untuk Bisnis

Tidak dipungkiri, BlackBerry memang lebih banyak diposisikan sebagai perangkat untuk penunjang bisnis. Wajar jika fitur yang ditanamkan pun rata-rata lebih didominasi untuk produktivitas kerja. BlackBerry Hub misalnya, fitur khas BlackBerry ini bisa dimanfaatkan untuk mengkonsolidasi serta menampilkan beragam informasi penting dalam satu area. Anda bisa memantau notifikasi terkait pesan, email dan sebagainya dengan mudah.

Ada juga BlackBerry Calendar yang bisa dimanfaatkan untuk mengatur beragam jadwal pertemuan bisnis, pengingat (reminder) kegiatan kerja dan bahkan bisa disisipkan perintah suara dan membuatnya seperti sekretaris pribadi. Untuk membuat catatan penting, KEYone juga menyertakan BlackBerry Note dan Notable. Dua aplikasi ini cukup bisa diandalkan dalam membuat catatan darurat saat meeting.

Sistem Keamanan Berlapis

Sejak awal beredar, BlackBerry memang kerap disebut sebagai perangkat dengan tingkat keamanan paling canggih. Begitu pun di KEYone, BlackBerry membawa platform OS yang telah dimodifikasi sistem keamanannya, menambahkan kode security pada prosesor, serta aplikasi keamanan DTEK yang jadi produk andalan BlackBerry untuk urusan keamanan digital.

Sejak pertama kali digunakan, sistem keamanan BlackBerry DTEK bisa langsung disetel dan otomatis akan memindai isi perangkat termasuk semua aplikasi yang tertanam ke smartphone. Dengan DTEK ini keamanan informasi personal jadi sangat terjamin, meski Anda hobi berselancar di media sosial, atau menjalani bisnis dengan berbagai transaksi digital dalam jumlah besar.

Di BlackBerry DTEK ini Anda juga akan diberikan panduan penting terkait tindakan yang harus dilakukan jika terbukti adanya ‘gangguan’ yang mengancam. Anda juga bisa melakukan beragam pengaturan penting terkait enkripsi data dengan mudah.

Selain DTEK, KEYone juga punya sistem pengaman lain yakni Privacy Shade. Aplikasi default ini ada di jajaran menu utama, dan bisa dimanfaatkan untuk mengatur tampilan layar di bagian mana saja yang bisa terlihat dan mana yang tidak. Cocok digunakan di area publik. Misalnya, Anda ingin membaca pesan rahasia, dan Privacy Shade ini bisa diatur untuk mem-blocking area layar lainnya dengan hanya menyisakan area kecil untuk ‘mengintip’ pesan.

Hardware Menengah, Performa Standar

Jeroan yang dibawa BlackBerry KEYone tergolong biasa-biasa sja, bahkan beberapa kalangan mencapnya ‘nanggung’. Pasalnya, untuk smartphone premium sekelas KEYone yang dibanderol hamper sekitar Rp 9 jutaan, chipset yang dibenamkan hanya sekaliber Snapdragon 625. Padahal di kelas yang sama, banyak kompetitor yang membenamkan CPU dengan spesifikasi lebih tinggi.

Untuk mendongkrak performa, KEYone Black Edition yang diuji PULSA diotaki prosesor Octa-core dengan clock speed 2.0GHz dan dikombinasikan RAM 4 GB LPDDR3 plus penyimpanan internal 64 GB. Kolaborasi ini sejatinya cuma menghasilkan kinerja standar khas ponsel mid-end.

Saat diuji coba, hadware smartphone ini masih lumayan bisa berakselerasi dengan baik saat menjalankan semua fungsi. Hanya saja, KEYone hanya dibekali Android 7.1.1 Nougat dan belum disokong platform sistem operasi Android teranyar yakni Android Oreo. Belum ada kabar apakah dalam waktu dekat ini akan mendapatkan update ke Oreo.

Seperti disebutkan sebelumnya, KEYone kurang cocok untuk memainkan game baik yang standar maupun berspesifikasi tinggi, termasuk genre MOBA semisal Arena of Valor (AOV) karena ukuran layarnya yang ‘tidak biasa’. Meski begitu, soal grafis gambar, KEYone masih lumayan keren. GPU Adreno 506 yang dibenamkan KEYone mampu menampilkan detil gambar yang tajam, solid dan performa yang halus tanpa patah-patah.

Baterai 3505 mAh dengan Quick Charge

Di sektor ini, KEYone menjadi salah satu perangkat BlackBerry yang dibekali baterai berkapasitas besar. Jenisnya lithium yang tertanam ke bodi (non-removable), dengan kapasitas riil 3505 mAh.

Poin plusnya, BlackBerry KEYone sudah dibekali manajemen power yang cukup baik yang terangkum dalam Power Center. Di menu ini, Anda bisa melakukan beragam pengaturan terkait konsumsi dan optimalisasi baterai. Opsi dan struktur pengaturannya rapih dan mudah untuk ditelusuri.

Untuk penggunaan normal, dalam sekali isi ulang baterai KEYone sanggup bertahan hingga satu hari  penuh. Anda yang suka bepergian jauh dan khawatir baterai cepat habis, KEYone juga menyertakan fitur penghemat baterai (Battery saver). Meski opsi pengaturannya standar, namun kemampuannya lumayan bisa diandalkan.

Keunggulan lain dari KEYone di sektor manajemen power adalah dibekalinya teknologi Quick Charge 3.0. Fitur ini merupakan bawaan dari chipset Qualcomm MSM8953, yang dikombinasikan pula dengan teknologi yang dimiliki BlackBerry. Saat PULSA melakukan pengetesan, proses isi ulang baterai KEYone bisa berlangsung cukup cepat. Kurang dari 30 menit, baterai bisa terisi sekitar 50%.

Kualitas Kamera Ciamik

Tidak seperti tren smartphone masa kini yang berbondong-bondong menerapkan kamera ganda, di BlackBerry KEYone Anda hanya akan menjumpai satu kamera depan dan satu kamera belakang. Kerennya, kamera utama KEYone menggunakan sensor Sony IMX378 beresolusi 12 MP 1.55μm yang di atas kertas tidak jauh beda dengan Google Pixel, dan dilengkapi bukaan F/2.0.

Meski hanya dibekali fasilitas standar, namun hasil jepretan kamera BlackBerry KEYone ini terbilang cukup keren loh. Detil gambar, komposisi warna dan exposure-nya terlihat berimbang. Untuk foto di lokasi yang sedikit agak redup pencahayaannya, Anda bisa memanfaatkan mode HDR, supaya hasil jepretan terlihat terang atau bisa juga memanfaatkan Dual-tone LED flash untuk menghasilkan warna foto yang lebih natural dan berimbang. Cocok juga untuk foto low light. Ada juga mode Slow-Mo untuk merekam momen keren lainnya.

Bagi yang hobi foto macro, fasilitas 4x digital zoom pada kamera KEYone juga bisa dimanfaatkan dengan baik. Hasil foto dari perbesaran digital ini pun masih menampilkan detil yang tajam dan kualitas warna yang sesuai aslinya.

Interface kamera BlackBerry KEYone sendiri terbilang simpel, dan dilengkapi pengaturan yang cukup mudah untuk diterapkan. Anda juga bisa memanfaatkan mode manual untuk berkreasi menghasilkan foto yang lebih unik. Bahkan, Anda juga bisa menambahkan langsung filter instan saat akan membidik foto.

Selain untuk foto, kamera utama BlackBerry KEYone pun bisa dimanfaatkan untuk merekam video. Poin plusnya, kualitas video yang dihasilkan tidak hanya sebatas Full HD 1080p, tapi bisa juga 4K (2160p@30fps). Hasil rekamnya pun cukup halus dan minim noise.

Untuk yang hobi selfie, BlackBerry KEYone pun tetap mengakomodasinya dengan baik. Di bagian depan, smartphone ini membenamkan kamera berkekuatan 8 MP. Kualitas foto selfienya masih lumayan baik, termasuk untuk selfie di lokasi minim cahaya. Untuk di tempat gelap, kamera depan KEYone disokong pencahayaan tambahan dari layar (screen flash) bukan LED flash. Plusnya, kamera depan KEYone juga bisa untuk wide-angle selfie loh.

Hasil Kamera Outdoor

Hasil Kamera Indoor

Hasil Kamera Selfie

Dual SIM 4G LTE plus Koneksi Lengkap

BlackBerry KEYone yang diuji PULSA memiliki kode model BBB100-7, yang dibekali kemampuan Dual SIM Dual Standby. Hanya saja, slot SIM card yang disediakan menerapkan model hybrid. Artinya, jika Anda ingin memanfaatkan fungsi Dual SIM, otomatis Anda harus mengorbankan peruntukan bagi memori ekspansi microSD.

Kerennya, kedua slot SIM card di BlockBerry KEYone sudah mendukung 4G LTE baik FDD maupun TDD. Untuk speed datanya sendiri, 4G network KEYone sudah mengakomodasi LTE-A Cat9, yang mampu berlari kencang hingga 450 Mbps untuk download dan 50 Mbpps untuk upload.

Untuk media koneksi lain, BlackBerry KEYone disokong NFC, WiFi 802.11 ac 5GHz, Bluetooth 4.2 Low Energy (LE) dan EDR, WiFi Tethering serta USB Type-C 3.1 yang mendukung fungsi OTG. Hanya saja, untuk fungsi OTG ini Anda harus menggunakan converter khusus yang bisa dibeli secara terpisah.

Kesimpulan

Untuk yang ingin bernostalgia dengan keyboard qwerty khas BlackBerry, KEYone memang pantas untuk dilirik. Selain menghadirkan sensasi tersendiri saat mengetik pesan, banyak fitur baru yang juga dijejalkan ke papan ketik fenomenal ini. Di sisi lain, platform OS Android yang dimodifikasi dan dikombinasikan dengan sistem keamanan berlapis khas BlackBerry pun menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku bisnis.

Di sisi multimedia, meski terkesaan kurang maksimal, namun kehadiran kamera dengan fasilitas terkini serta teknologi kamera terbaru yang sanggup mendokumentasikan momen berharga dengan kualitas terbaik juga bisa jadi pertimbangan. Hanya saja, batu sandungan BlackBerry KEYone untuk bisa bersaing dengan produk sejenis ada pada sisi harga yang terkesan ‘premium’. Padahal, spesifikasi jeroan yang dibawanya cuma sebatas kelas mid-end.

    2018-12-13 11:34:54


    Huawei Nova 4 Punya Dua Versi?