pulsa-logo

Kesan Pertama Menjajal Samsung Galaxy Tab A 2017


Galing

Kamis, 18 Januari 2018 • 18:05

Samsung Galaxy Tab A 2017, Review Samsung Galaxy Tab A 2017, Review Samsung, Spesifikasi Samsung Galaxy Tab A 2017


Foto: PULSAFoto: PULSA

Pasar tablet saat ini memang terus menunjukkan tren penurunan. Makin banyaknya ponsel yang dilepas ke pasaran dengan diagonal layar yang kian luas kerap dianggap jadi biang masalahnya. Meski demikian, fenomena tersebut tidak lantas menyurutkan langkah Samsung untuk terus melengkapi portofolio jajaran tabletnya di tanah air.

Menjelang tutup tahun 2017, vendor Korea Selatan ini kembali meluncurkan tablet 7 inci garapannya. Banderol harga tiga jutaan yang dipasang oleh sang vendor memang bukanlah nominal angka yang sedikit untuk kebanyakan orang. Lalu jika melihat dari sejumlah fitur yang dijejalkannya, apakah tablet ini layak untuk Anda pinang?

Desain Biasa

Foto: PULSAFoto: PULSA

Desain dari Galaxy Tab A 2017 memang tidak terlihat banyak berubah bila dibandingkan ketika pertama kali sang produsen alat elektronik tersebut melepas seri tab pertamanya ke konsumen global. Tepat dibawah layar luasnya tersemat tombol fisik home yang diapit oleh tombol sensitif back dan multitask. Demikian pula pada bagian atas masih terpampang logo Samsung yang disertai pula oleh deretan sensor penting sang perangkat seperti kamera, proximity dan lain-lain.

Foto: PULSAFoto: PULSA


Tidak ada sidik jari pada tablet terbaru Samsung ini. Jika pada kebanyakan ponsel dengan harga tiga juta ke atas sang vendor umumnya akan menyertakan sensor pemindai sidik jari, maka Anda tidak akan menemui hal serupa di sini. Tablet ini tentu saja masih dapat pula Anda manfaatkan untuk melakukan panggilan telepon dan berkirim SMS. Sayangnya, Tab A 2017 ini hanya menyiapkan satu slot kartu SIM yang berdampingan dengan slot kartu microSD.

Pada sisi bawah perangkat, pengguna bisa menemukan port USB Type-C dengan posisi yang berdekatan pula dengan celah speaker. Sementara bila Anda ingin mendengarkan alunan musik lewat earset, sudah ada port audio 3.5mm yang bertengger manis di bagian atasnya.

Android Nougat Plus Samsung Experience

Foto: PULSAFoto: PULSA

Meski meluncur di penghujung tahun 2017, tablet ini nyatanya hanya mengusung sistem operasi Android Nougat. Samsung rupanya masih enggan meluncurkan perangkat dengan sistem operasi Android Oreo dari pertama kali pembelian. Adapun untuk antarmuka yang digunakan masih setia dengan Samsung Experience 8.5. Saat perangkat tersambung pada jaringan internet untuk pertama kalinya, tablet ini akan meminta pemasangan pembaruan perangkat lunak berukuran sekitar 300MB yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja keseluruhan supaya lebih stabil. Beragam fitur peningkatan kinerja yang tertanam siap membantu pengguna untuk memperoleh kecepatan maksimal selama mengoperasikan sang tablet.

Foto: PULSAFoto: PULSA

Foto: PULSAFoto: PULSA

Contohnya ialah aplikasi pemeliharaan perangkat yang berisikan sejumlah fitur yang mencakup hemat baterai, penyimpanan, memori, keamanan perangkat dan hemat ultra data. Fitur keamanan perangkat misalnya, dapat memindai segala macam ancaman keamanan yang ada. Folder aman yang disiapkan pada menu ‘Tingkatkan privasi Anda’ juga memungkinkan pengguna untuk memindahkan data sensitif ke dalam folder yang bisa dikunci menggunakan Pola, PIN atau kata sandi.

Foto: PULSAFoto: PULSA

Fitur multiwindow yang memang jadi andalan dari perangkat buatan Samsung juga hadir memanjakan pengguna. Menariknya, lebar kedua jendela aplikasi yang aktif dapat Anda sesuaikan besarannya. Mode picture-in-picture yang oleh Samsung disebut Pop Up Video Play juga terintegrasi pada pemutar video miliknya. Meski punya segudang fitur yang lengkap, pengguna tidak perlu khawatir menemui kesulitan saat mengoperasikan tablet secara keseluruhan. Pasalnya, antarmuka dari Tab A 2017 memang cukup sederhana dengan tambahan laci aplikasi seperti yang sudah selayaknya ditemui pada perangkat Android Nougat lainnya.

Display

Foto: PULSAFoto: PULSA

Foto: PULSAFoto: PULSA

Meski dijual cukup mahal, Tab A 2017 sayangnya masih belum dibekali dengan fitur pengatur kecerahan otomatis atau auto brightness. Meski demikian, ia sudah disertai dengan filter cahaya biru yang akan menyaring gelombang sinar biru yang dipancarkan oleh sang layar guna meminimalkan kerusakan yang mungkin menimpa mata bila harus menatap perangkat dalam waktu yang cukup lama.

Sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada kemasannya, Tab A 2017 memiliki layar seluas 8 inci dengan resolusi 800x1280 piksel. Bisa menerima respons hingga sepuluh titik sentuh, perangkat ini sayangnya belum dilindungi oleh lapisan anti gores. Sehingga pengguna disarankan untuk sangat berhati-hati saat menggunakannya terutama ketika tengah berada di luar ruangan.

Performa Kurang Istimewa

Foto: PULSAFoto: PULSA

Menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 425, Samsung hanya mendampingi Tab A 2017 dengan RAM berkapasitas 2GB dan memori internal 16GB. Bila mempertimbangkan rentang harga yang ditetapkannya, pemilihan dapur pacu ini tentu masih jauh dari nilai performa ideal yang diidamkan. Saat diuji menggunakan aplikasi AntuTu Benchmark, tablet ini hanya mencatatkan skor 34254.

Foto: PULSAFoto: PULSA

Sementara untuk tenaga operasional harian perangkat, baterai berkapasitas daya 5.000mAh sudah disediakan. Mengingat besaran layar yang diusung, pengguna tentu tidak bisa banyak berharap tablet ini dapat menyala hingga sepanjang hari penuh dalam sekali pengisian.

Seperti lazimnya sebuah perangkat Android, Anda juga akan menemui alat pengabadi gambar di sisi depan dan belakangnya. Sisi belakangnya menyematkan kamera berukuran 8 megapiksel yang dibekali oleh diafragma lensa f/1.9, HDR dan autofokus. Sedangkan untuk kebutuhan selfie telah bercokol sensor dengan resolusi 5 megapiksel. Mode beauty yang disisipkan juga siap mempercantik hasi jepret swafoto pengguna baik di saat sendiri maupun bersama teman. (Galing)