pulsa-logo

Review Samsung Galaxy A8+ (2018): Smartphone Kelas Tengah, Cita Rasa Flagship


Fauzi

Senin, 29 Januari 2018 • 19:40

harga Samsung Galaxy A8+ (2018), spesifikasi Samsung Galaxy A8+ (2018), spek Samsung Galaxy A8+ (2018), review Samsung Galaxy A8+ (2018), tes Samsung Galaxy A8+ (2018), Samsung Galaxy A8+ (2018)


Performa

Samsung Galaxy A8+ (2018) ditawarkan dengan spesifikasi penyokong kinerja utama berupa prosesor octa-core Exynos 7885. Chipset yang juga besutan Samsung ini memiliki konfigurasi 2.2GHz Dual + 1.6GHz Hexa dengan dapur pacu grafis Mali-G71. Masih dari sektor dapur pacu, selain menampilan CPU dan GPU sebagaimana disebut di atas, Galaxy A8+ (2018) juga ditopang dengan RAM 6 GB dan memori internal 64 GB yang masih bisa diperluas via kartu microSD hingga 256 GB.

Bicara soal performanya, dengan spesifikasi yang dibawanya secara keseluruhan Galaxy A8+ (2018) tergolong sangat mumpuni. Hal ini dirasakan penulis ketika menggunakan smartphone ini, di mana berbagai aktivitas mulai dari browsing internet, akses jejaring sosial, hingga bermain game berat bisa dilakukan dengan lancar tanpa ada kendala.

Bagaimana apiknya kinerja Galaxy A8+ (2018) bisa dilihat dari hasil benchmark yang dicetak smartphone ini. Misalnya, ketika diukur menggunakan software AnTuTu, skor yang dicetak smartphone ini berada dikisaran angka 84265. Sementara untuk kinerja grafisnya, secara detil menggunakan software 3D Mark, skor yang diraih Galaxy A8+ (2018) mencapai angka 724 (Sling Shot Extreme - OpenGL ES3.1) dan 608 (Sling Shot Extreme - Vulcan). Silakan lihat hasil benchmark lengkap di tabel tersaji.

Di sektor penyuplai daya, dibanding Galaxy S8 yang memiliki kapasitas 3000 mAh, baterai pada Galaxy A8+ (2018) sedikit lebih besar. Yup, Samsung Galaxy A8+ (2018) dibekali baterai berkekuatan 3500 mAh. Kinerja baterai secara umum cukup baik. Ambil contoh, ketika smartphone digunakan untuk bermain game relatif berat, dalam waktu satu jam, daya baterai tersedot 12%. Adapun pada saat digunakan untuk menonton video dengan format HD, dalam tempo waktu yang sama, daya baterai terkuras 9%.



Dalam hal pengisian daya baterai, sebagaimana disebut Samsung Galaxy A8+ (2018) telah memanfaatkan port USB-C sekaligus tertanam pula fitur fast charging. Berdasarkan pantauan, dalam waktu satu jam, baterai terisi hingga 65%. Praktis ketika diisi dalam keadaan 0 sampai 100%, waktu yang dibutuhkan masih relatif cukup singkat.