pulsa-logo

Review SPC L54 Optima: Bidik Segmen Low-end, Layar FullView Jadi Andalan


Fauzi

Kamis, 26 April 2018 • 13:44

harga SPC L54 Optima, spesifikasi SPC L54 Optima, review SPC L54 Optima, SPC L54 Optima


Sudah 4G LTE dan Support USB OTG

Dari sisi konektivitas, apa yang ditawarkan SPC L54 Optima sudah cukup memadai. Untuk mengakses data, misalnya, smartphone sudah mendukung teknologi 4G LTE, yang sejatinya akan memberikan pengalaman berinternet lebih baik dibanding teknologi sebelumnya. Tidak hanya itu, seperti umumnya, selain akses data lewat jalur seluler, berbekal konektivitas Wi-Fi, pengguna juga dimungkinkan untuk berinternet ria via Wi-Fi hotspot. Sebagai fasilitas bertukar data, kita juga bisa memanfaatkanfitur Bluetooth 4.1 serta Wi-Fi direct. Menariknya lagi, selain fitur konektivitas yang telah disebut tadi, tak ketinggalan smartphone ini juga sudah mendukung USB On The Go.

Quad-core 1.3 GHz & RAM 1 GB

Seperti smartphone berbanderol terjangkau umumnya, di sektor penyokong kinerja, SPC L54 Optima ditopang oleh chipset Spreadtrum SC9850 yang memiliki konfigurasi prosesor quad-core 1.3 GHz Cortex-A7 dan GPU Mali-T820.

Di samping CPU dan GPU, untuk mendukung kinerjanya, smartphone ini juga dibekali dengan RAM 1 GB dan memori internal 8 GB. Berhubung media penyimpan data yang kapasitasnya tergolong minim, untuk lebih leluasa sepertinya pengguna ‘wajib’ memperluas penyimpanannya dengan kartu microSD.

Berkaca dari spesfikasi hardware yang dibawa, awalnya sih penulis ‘underestimate’ dengan kinerja smartphone ini. Namun, ternyata berdasarkan pengalaman anggapan penulis ternyata keliru. Di mana kinerja smartphone secara umum masih bisa diandalkan untuk menangani berbagai aktivitas pengguna, mulai dari browsing hingga gaming.

Khusus untuk bermain game, berdasarkan pengalaman penulis, ternyata game sekelas Aspalt 8: Airborne masih bisa dinikmati menggunakan SPC L54 Optimus. Sedikit lag, tentu ada, namun secara keseluruhan game bisa dimainkan dengan baik. Dari sisi grafis pun tampilan game juga tidak terlalu bermasalah.

Sayangnya, untuk mengenai kinerjanya berdasarkan benchmark AnTuTu, ternyata beberapa kali diuji smartphone ini selalu mengalami kegagalan. Alhasil, pada review kali ini tidak diketahui berapa skor benchmark AnTuTu untuk smartphone ini pun tidak bisa diperoleh. Adapun bila mengacu pada hasil benchmark menggunakan Geekbench 4, smartphone ini tercatat memiliki skor 435 (single-core) dan 1275 (multi-core). Hasil benchmark lainnya bisa dilihat di tabel tersaji.


Dari jajaran spesifikasinya, tak ketinggalan tentunya smartphone juga dibekali penyuplai daya. Dalam hal ini, SPC L54 Optima dibekali baterai yang tak terlalu besar, yakni hanya berkapasitas 2150 mAh. Ketika digunakan untuk bermain game selama satu jam, baterai terkuras sekitar 22%. SPC L54 Optimus masih mengadopsi baterai yang bisa dicopot (removable). Dengan baterai yang bisa dilepas, tentu pengguna tidak terlalu repot bila suatu saat smartphone mengalami ‘hang’ umpamanya. Solusinya cukup mudah di mana biasanya baterai hanya dicopot saja. Bisa juga karena faktor usia, daya baterai tak lagi prima, pengguna bisa dengan mudah mengganti baterai dengan membelinya di pasaran.