pulsa-logo

Review Samsung Galaxy A6+ 2018: Bodi dan Kamera Jempolan, Dapur Pacu Jadi Catatan


Fauzi

Selasa, 10 Juli 2018 • 19:43

harga Samsung Galaxy A6+ 2018, spesifikasi Samsung Galaxy A6+ 2018, review Samsung Galaxy A6+ 2018, Samsung Galaxy A6+ 2018


Sarat Fitur Bawaan Khas Pabrikan

Bila dulu smartphone Samsung terkenal dengan antarmuka pengguna bernama TouchWiz UI, sejak era Galaxy S8 dikenal dengan istilah Samsung Experience. Di Galaxy A6+, sang pabrikan mengemasnya dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo yang dipercantik dengan Samsung Experience 9.0 di atasnya.

Bila Anda merupakan pengguna setia perangkat Samsung, mungkin sudah akrab dengan apa yang ditampilkan di Samsung Experience. Tidak hanya tampil lebih segar, secara umum antarmuka pengguna yang diadopsi Galaxy A6+ juga sudah lebih simple. Pada versi default, ikon App Drawer nampak tidak terlihat, sehingga untuk membuka jendela menu caranya cukup swipe jari dari bawah ke atas atau sebaliknya. Sejurus dengan itu, bila kita ingin memunculkannya ikon menu aplikasi ternyata dimungkinkan dengan mengakses Setting > Display > Home Screen > Apps > Button. Di sini ada dua pilihan yang bisa kita pilih, yakni Show Apps Button atau Hide Apps Button.

Seperti smartphone Samsung lainnya, di Galaxy A6+ juga sudah tertanam fitur bernama Always On Display. Dengan fitur ini, ketika smartphone dalam kondisi standby akan tersaji angka jam beserta notifikasi lainnya yang dilatarbelakangi oleh wallpaper yang digunakan oleh pengguna. Fitur ini sejatinya bisa diaktifkan maupun tidak, cara cukup akses Setting > Display > Always On Display. Di halaman ini tercakup semua menu, mulai dari konten yang ingin ditampilkan, Clock Style-nya, hingga pengaturan untuk penjadwalannya.

Tentunya di Galaxy A6+ sudah terdapat aplikasi Bixby. Sebagai asisten cerdas berbasis artificial intelligence, Bixby di Galaxy A8+(2018) memiliki sejumlah kemampuan, yakni sebagai Bixby Home, Bixby Vision dan Bixby Reminder. Sebagai contoh Bixby vision, dengan fitur ini pengguna dimudahkan untuk mencari mencari berbagai informasi visual, menerjemahkan teks ke dalam berbagai bahasa atau mencari referensi tempat ketika sedang traveling. Untuk mengakses Bixby tergolong mudah, di mana kita cukup menyapu layar secara horizontal dari arah kiri ke kanan.



Tidak berhenti sampai di situ, sejumlah aplikasi menarik lain juga diboyong Samsung ke Galaxy A6+, di antaranya Samsung Health, Samsung Connect, S Lime, Samsung Max, dan aplikasi bawaan lainnya.

Fingerprint dan Face Recognition

Untuk urusan keamanan pengguna, seperti smartphone kekinian selain membawa fitur keamanan standar, seperti Password, PIN, atau Pattern, Galaxy A6+ juga sudah menyertakan aspek keamanan berbasis biometrik, yakni fingerprint sensor dan face recognition. Menggunakan fitur Face Recognition kita bisa dengan cepat dan mudah untuk membuka layar, semudah mengambil foto selfie atau memindai jari.

Dalam penggunaannya, baik fitur keamanan fingerprint maupun face recognition ketika ingin diaktivasi, pengguna diharuskan untuk melakukan backup security standar, yakni dengan diberengi penggunan PIN, password, dan pattern. Hal ini memang semacam backup, di mana bila dalam keadaan tertentu fitur keamanan berbasis biometrik itu tidak berfungsi, toh kita masih tetap bisa mengakses smartphone dengan menggunakan fitur keamanan standar, baik berupa PIN, pattern, maupun password.