pulsa-logo

Review Samsung Galaxy A8 Star (SM-G885F): Harga Kelas Atas, Performa Kelas Menengah


Hairuddin

Rabu, 08 Agustus 2018 • 12:26

Samsung Galaxy A8 Star, harga Samsung Galaxy A8 Star, spesifikasi Samsung Galaxy A8 Star, review Samsung Galaxy A8 Star


Bodi Lebar dan Tebal

Konsep desain yang diusung Galaxy A8 Star memang bisa dibilang kekinian. Layarnya lebar yang belakangan banyak disebut sebagai Full View, sayangnya belum mengikuti tren terbaru yakni layar berponi. Di smartphone ini, Anda masih akan melihat sedikit area hitam di bagian atas (dahi) dan bawah (dagu). Bisa jadi, Samsung memang sengaja untuk tetap tampil dengan ciri khas tersebut. Menariknya, desain depan smartphone ini jadi terlihat serupa flagship masa kini yang bezel-less.

Namun yang menjadi catatan, dimensi bodi Galaxy A8 Star ini terlihat lebar. Selain itu, fisiknya pun jadi terasa tebal. Apalagi, jika Anda memasangkan soft case yang tersedia di paket penjualannya, Galaxy A8 Star jadi terlihat kurang kece. Saat digenggam pun akan terasa kurang nyaman, terlebih untuk yang memiliki tangan mungil.

Serupa beberapa flagship Samsung seperti Galaxy S9, Anda juga akan menemukan tombol khusus yang dipersembahkan untuk fitur asisten virtual mereka, Bixby. Peletakan tombol ini pun masih sama yakni di sebelah kiri, posisinya di bawah tombol volume.


Untuk panel kontrol lain, sepertinya tidak banyak perbedaan mencolok. Termasuk penggunaan USB Type-C sebagai port koneksi ke PC maupun charger.

Satu lagi, Galaxy A8 Star memiliki panel sensor sidik jari yang letaknya di bagian belakang bodi. Posisinya agak sedikit ke atas, dan membuat akses jemari sedikit kerepotan untuk menjangkaunya.

Layar Super Jernih dan Tajam

Selain perangkat elektronik  Samsung juga terkenal sebagai produsen display yang banyak digunakan pula oleh vendor lain. Hampir sebagian besar smartphonenya menggunakan layar besutannya yakni Super AMOLED seperti di Galaxy A8 Star ini. Soal kualitas serta ketajaman gambar, layar Samsung ini memang bisa dibilang sudah cukup sempurna.

Samsung Galaxy A8 Star mengusung layar berukuran 6.3 inci dengan resolusi Full HD+. Rasio aspek layar ponsel ini sama seperti Galaxy Note 8 yakni 18.5:9. Tentunya membuat area pandang jadi terasa luas. Cocok untuk menampilkan konten multimedia seperti tayangan video. Satu hal yang patut disayangkan, konten video yang ditampilkan secara default ternyata masih banyak yang belum mendukung aspect ratio ini. Otomatis saat orientasi tampilan dibuat full screen, tayangan video akan terlihat seperti melar (stretch).

Untuk memberikan kenyamanan pengguna, Galaxy A8 Star menyediakan pengaturan layar yang cukup komplit dan bisa ditelusuri dengan mudah. Fasilitas ini sepertinya menjadi standar baru di lini perangkat kelas mid-end Samsung. Anda bisa mengatur resolusi layar sesuai kebutuhan, menentukan mode layar, mengatur ukuran dan jenis fontasi, merubah layout home screen, hingga mengatur navigation bar. Tidak ketinggalan, layar Galaxy A8 Star juga menyertakan fitur ‘Blue light filter’ untuk kenyamanan mata saat memandang layar dalam waktu lama.

Fitur khas Samsung lainnya yang juga tetap dibawa ponsel ini adalah Smart Stay. Dengan mengaktifkan fitur ini, layar akan tetap menyala saat sensor mendeteksi wajah. Untuk memberi kenyamanan saat mengakses layar menggunakan satu tangan, Galaxy A8 Star juga menyediakan pengaturan One Hand Mode. Pengoperasiannya bisa lewat gesture dengan menarik pojok bawah layar secara diagonal, atau dengan men-tap tombol home tiga kali.

Sistem Keamanan Berlipat

Anda yang sangat sensitif terhadap keamanan ponsel, tidak perlu takut menggunakan Galaxy A8 Star. Pasalnya, Samsung sudah menginjeksinya dengan sistem proteksi yang cukup baik. Tidak hanya model lockscreen standar, ponsel ini juga menyertakan sensor sidik jari dan face recognition. Soal performa, sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Fingerprint dan Face recognition bisa dengan baik dan cepat dalam mendeteksi informasi sidik jari maupun wajah pengguna.

Untuk keamanan yang lebih maksimal, Galaxy A8 Star juga menjejalkan virus scanner hasil kerja sama dengan McAfee, Clear Memory +360 untuk manajemen storage serta Samsung Knox untuk keamanan fungsi bisnis.

Secara internal software, Google juga sudah menyertakan Play Protect yang secara regular akan memantau kondisi perangkat termasuk aplikasi dari sesuatu yang bisa merusak ekosistem dan kinerja keseluruhan ponsel.

Tidak hanya itu, Galaxy A8 Star pun menghadirkan fitur pengaman aplikasi dan data rahasia yang bisa dikumpulkan dalam satu tempat yakni Secure Folder. Dengan fitur ini, foto-foto serta catatan rahasia termasuk aplikasi hanya bisa dibuka oleh Anda sendiri, tentunya dengan menggunakan akun khusus Samsung.