pulsa-logo

Review Samsung Galaxy J8: Seri J dengan Infinity Display + Dual-Camera Belakang


Fauzi

Kamis, 09 Agustus 2018 • 11:20

Samsung Galaxy J8, review Samsung Galaxy J8, spesifikasi Samsung Galaxy J8, harga Samsung Galaxy J8


Desain

Meski tidak frontal, setidaknya Samsung telah menawarkan sejumlah perubahan, khususnya di smartphone seri J terbaru, termasuk di Galaxy J8. Masuk kategori smartphone kelas menengah, Galaxy J8 sudah diracik dengan sejumlah unsur kekinian. Sebut saja bentang layarnya yang sudah berasio 18.5:9 yang sangat mempengaruhi form factor smartphone secara umum.

Pada Galaxy J8 kita disajikan oleh sebuah smartphone yang datang dengan desain ramping dan cenderung memanjang imbas dari rasio layar yang diadopsinya. Meski smartphone ini memiliki bentang layar berdiagonal 6 inci, namun bodinya secara umum masih tergolong kompak dengan dimensi setara smartphone berlayar 5.5 inci.

Galaxy J8 sudah diracik dengan desain unibody, yang memadukan panel layar Super AMOLED di bagian depan dan ditutup dengan panel belakang berbahan plastik. Disajikan dalam format persegi panjang dengan bagian sudut tumpul agak membulat, smartphone ini juga nampak ergonomis berkat lengkungan halus yang tersaji pada area bagian sisinya.

Nah, mengingat Galaxy J8 yang tidak mengadopsi desain berponi, di bagian atas layar nampak terlihat area bezel yang terbilang masih cukup luas sebagai tempat sensor kamera selfie beserta LED flash-nya berada ditemani sensor proximity beserta receiver. Di bagian bawah layar dibiarkan kosong tanpa ada satupun komponen bertengger di sini.

Dari sisi penempatan tombol-tombol, pada Galaxy J8 sang pabrikan sepertinya juga sudah melakukan perubahan, dalam hal ini nampaknya dibuat seragam seperti yang bisa ditemui pada seri Galaxy A6. Alih-alih di tempatkan di bawah, speaker utama smartphone berada di area sisi sebelah kanan, berdampingan dengan tombol power.


Begitupun keberadaan slot kartu SIM dan micro-SD yang berada di area sisi sebelah kanan berdampingan dengan tombol volume.

Adapun di ruas sisi bagian bawah, kita akan temui adanya port micro-USB beserta audio jack 3.5 mm.

Seperti biasa pada bagian belakang, di sini merupakan tempat bagi sejumlah komponen lainnya, seperti sensor kamera ganda beserta LED Flash dan juga sensor sidik jari. Tentunya di sini juga terdapat logo sang pembesut smartphone, Samsung.

Infinity Display

Bila sebelum-sebelumnya layar berkonsep Infinity Display hanya bisa dirasakan di smartphone flagship Samsung, kini tidak lagi demikian. Ya, Samsung telah memperluas adopsi Infinity Display di smartphone kelas menengah mereka, salah satunya di Galaxy J8.

Untuk Galaxy J8, dari sisi display smartphone ini menyuguhkan bentang layar yang tergolong cukup luas, yakni 6.0 inci. Meski sudah memadai, cukup disayangkan bahwasanya dengan ukuran yang mencapai 6.0 inci, layar Galaxy J8 hanya menawarkan resolusi HD+ (720 x 1480 piksel) alias belum Full HD. Dengan demikian, dari sisi kepadatan, konten yang dipancarkan smartphone ini berkisar ~274 ppi density.

Sama seperti smartphone Samsung lainnya, Galaxy J8 juga sudah mengadopsi jenis layar Super AMOLED. Seperti diketahui layar jenis ini selain dikenal dengan kejernihannya, juga memiliki kelebihan lain di antaranya tampilan atau konten tersaji masih relatif bisa terlihat ketika digunakan di luar ruangan di bawah paparan sinar matahari.

Lantara sudah mengadopsi aspek rasio 18,5:9, pengalaman yang ditawarkan Galaxy J8 seperti untuk menonton video, bermain game, browsing internet, atau aktivitas lainnya sudah jauh lebih baik. Sementara sebagai alat input, dari sisi dari sisi responsivitasnya, layar Galaxy J8 juga sangat baik. Begitupun kemampuan multitouch-nya, di mana layar Galaxy J8 bisa diakses secara bersamaan sebanyak 5 titik.

Mirip seperti Galaxy A6 (2018), meski sudah mengadopsi Infinity Display, dari sisi tampilan, layar Galaxy J8 masih tampil dengan sudut tegas menyiku, tidak seperti Galaxy A6+ (2018) yang sudut layarnya sudah terlihat menumpul atau membulat.

Untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik, Samsung menyertakan berbagai mode atau fasilitas yang bisa dilihat di menu Setting > Display. Salah satunya adalah Outdoor Mode, fasilitas ini bisa mengatasi masalah visibilitas, khususnya ketika kita menggunakan Galaxy J8 di luar ruangan, di bawah terik matahari. Mode ini akan mati secara otomatis setelah kita tidak menggunakan layar selama 15 menit.