pulsa-logo

Review Samsung Galaxy J8: Seri J dengan Infinity Display + Dual-Camera Belakang


Fauzi

Kamis, 09 Agustus 2018 • 11:20

Samsung Galaxy J8, review Samsung Galaxy J8, spesifikasi Samsung Galaxy J8, harga Samsung Galaxy J8


Performa

Kembali di sektor penyokong kinerja, antara Galaxy J8 dan Galaxy A6+ (2018) memiliki kemiripan. Keduanya sama-sama ditopang oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 450 yang memiliki konfigurasi Octa-core 1.8 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis Adreno 506.

Kendati demikian, bicara soal kapasitas RAM yang digunakan, keduanya berbeda. Ya, Galaxy A6+ (2018) yang dibanderol lebih mahal tampil dengan RAM 4GB, sementara Galaxy J8 ditopang oleh RAM 3GB. Untuk media penyimpan data, Galaxy J8 dibekali memori internal 32GB. Apabila dianggap kurang cukup, kita dimungkinkan untuk memperluas penyimpanannya menggunakan kartu microSD up to 256GB.

Berbekal spesifikasi yang dibawanya, secara keseluruhan kinerja Galaxy J8 cukup bisa diandalkan, meski tidak terlampau mumpuni. Aktivitas-aktivitas pengguna, seperti browsing, akses jejaring sosial, menonton video, berkomunikasi, hingga bermain game sedang bisa diladeni dengan baik.

Mengingat spesifikasi jeroannya yang dekat dengan Galaxy A6+ (2018), skor uji benchmark Galaxy J8 pun ternyata tidak jauh-jauh dari seri di atasnya itu. Misalnya, ketika diuji dengan software AnTuTu Benchmark, skor Galaxy J8 ada di kisaran 69626, sementara Galaxy A6+ yang berada di kisaran 69919.

Begitupun pada tes yang PULSA lakukan dengan menggunakan aplikasi Geekbench 4, skor Galaxy J8 ada di kisaran 730 (single-core) dan 3850 (multi-core). Dengan software yang sama, ketika diuji Galaxy A6+ mencetak skor 737 (single-core) dan 3614 (multi-core).


Di sektor penyuplai daya, untungnya Galaxy J8 sudah disokong oleh kapasitas baterai yang memadai, yakni 3500 mAh. Berdasarkan informasi yang PULSA lihat di situs resmi Samsung, baterai Galaxy J8 tertulis mampu bertahan hingga 13 jam untuk akses internet jaringan LTE. Untuk Talk Time (3G WCDMA), baterai Galaxy J8 diklaim mampu meladeninya hingga 23 jam.

Adapun berdasarkan pengalaman penulis menggunakan smartphone ini untuk bermain game sedang, baterai terkuras hingga 12% dalam waktu satu jam. Sementara untuk nonton video, dengan durasi yang sama, baterai smartphone ini terkuras sekitar 5% saja.

Kesimpulan

Bagaimana, sudah membaca review Galaxy J8-nya, ‘kan? Sejujurnya, Galaxy J8 membawa sejumlah peningkatan bila dibanding dengan seri J terdahulu. Di sini kita sudah disajikan sebuah smartphone dengan layar berkonsep Infinity Display serta telah mengusung dual-camera belakang plus memiliki kamera selfie mumpuni. Jadi, bisa dibilang Galaxy J8 sudah mengikuti arus tren yang sedang bergulir.

Dengan harganya yang berada di kisaran Rp3,8 juta, jelas Galaxy J8 masuk ke segmen menengah. Bila ada sedikit catatan, hal itu nampaknya datang dari sektor dapur pacu, di mana smartphone ternyata masih dibekali prosesor Qualcomm seri 4. Padahal bila menengok ke produk pesaing, di segmen harga yang setara, cukup mudah untuk menemui smartphone dengan dapur pacu lebih gahar. Kendati demikian, Galaxy J8 tetap menjadi salah satu opsi menarik di kelasnya. Jadi, mau pilih yang mana?