pulsa-logo

Review OPPO F9: Tren Baru Layar Poni, Unggulkan VOOC Flash Charge


Hairuddin

Rabu, 19 September 2018 • 20:08

OPPO F9, harga OPPO F9, spesifikasi OPPO F9, review OPPO F9, oppo


Hardware Serupa F7

Di bagian ini, OPPO F9 sejatinya tidak jauh beda dengan OPPO F7. Chipset yang digunakan sama yakni MediaTek MT6771 Helio P60 Octa-core 64-bit yang terdiri dari 4x2.0 GHz Cortex-A73 dan 4x2.0 GHz Cortex-A53. Jeroan ini juga dikombinasikan dengan RAM 4GB plus penyimpanan internal 64GB. OPPO F9 sendiri kabarnya punya versi lain yang didukung RAM 6GB loh. Kabarnya, versi yang lebih besar ini akan tersedia akhir September nanti.

Karena memiliki jeroan yang sama persis, otomatis secara kinerja pun tidak jauh beda antara F7 dengan F9 ini. Sepanjang pengujian, PULSA bisa menggunakan beragam fungsi dan apikasi bawaan maupun yang diunduh dari Play Store dengan baik dan lancar. Saat dijajal memainkan game dengan grafik yang lumayan tinggi, Mali-G72 MP3 GPU yang ditanamkan ke OPPO F9 masih mampu menampilkan grafis gambar yang mulus dan tidak patah-patah.

Buat yang penasaran seperti apa hasil benchmark OPPO F9, PULSA merangkumnya dalam tabel terlampir. Uji benchmark menggunakan aplikasi benchmark favorit seperti AnTuTu dengan hasil yang cukup memuaskan untuk ukuran smartphone kelas menengah.

Sebagai tambahan, OPPO F9 juga dilengkapi dengan triple slot yang terdiri dari 2 slot kartu SIM berjenis nano dan satu slot microSD dengan kapasitas maksimal 256GB. Jadi yang punya dua kartu SIM dan tetap ingin menggunakan kartu memori ekspansi tetap terpenuhi dengan baik.

Baterai 3500 mAh dengan VOOC Flash Charge


Berbeda dengan F7, di F9 ini OPPO menghadirkan inovasi khas miliknya yakni teknologi pengisian baterai cepat yang disebut VOOC Flash Charge. Teknologi yang biasanya hanya tersedia di perangkat flagship ini memungkinkan pengguna mengisi baterai perangkat lebih cepat dari perangkat biasa.

Di OPPO F9 ini baterai yang ditanamkan berkapasitas 3500 mAh, yang berdasarkan hasil uji PULSA mampu bertahan selama hampir 2 hari penuh untuk penggunaan normal. Dan dengan kombinasi VOOC Flash Charge tersebut, baterai F9 ini bisa diisi penuh hanya dalam waktu sekitar satu jam saja dari kondisi baterai kosong dan perangkat off (mati).

Salah satu yang menarik, VOOC Flash Charge OPPO menggunakan kombinasi komponen 8 pin baterai, 7 pin port, serta Intelligent Control Chip MCU khusus yang ada di adaptor. Sebenarnya tidak hanya OPPO yang mengembangkan teknologi pengisian daya cepat, banyak vendor juga berusaha mencari solusi untuk charge baterai yang lebih cepat, seperti ASUS dan Samsung yang mengklaim pengisian daya 30 menit mampu terisi 50 hingga 60% daya baterai.

VOOC Flash Charge ini menggunakan solusi meningkatkan arus daya (Ampere) untuk mendapatkan Watt lebih, bukan meningkatkan tegangan arus daya (Voltase) seperti yang ditawarkan Quick Charge milik Qualcomm, sehingga dari awal sudah bisa menjamin tidak akan terjadi bahaya yang sering timbul karena tegangan arus daya terlalu tinggi.

Peningkatan arus daya ini bekerja dari 0% hingga 90% daya baterai saja, setelah 90% maka pengisian daya kembali seperti kecepatan charging biasa. Tujuannya adalah untuk mencegah kelebihan pengisian daya sehingga pengisian daya akan melambat hingga terisi penuh.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya kelebihan arus daya selama pengisian daya cepat, teknologi VOOC disertai dengan 5 lapisan proteksi keamanan kelebihan arus daya, dari adapter, baterai hingga smartphone sendiri.