pulsa-logo

Review Honor 9i: Tampil Syantik Ala Ponsel Flagship


Fauzi

Kamis, 01 November 2018 • 00:00

honor 9i, harga honor 9i, spesifikasi honor 9i, review honor 9i, honor


Performa

Meski sudah menjadi brand sendiri, Honor masih mendapat sentuhan lain dari Huawei. Tidak hanya di sisi software dengan EMUI-nya, di sektor hardware juga demikian. Diketahui, untuk mendukung performanya Honor 9i ditopang oleh prosesor HiSilicon Kirin 659, chip yang sama juga dibenamkan pada seri sebelumnya, yakni Honor 9 Lite.

Sedikit mengenai Kirin 659, ini merupakan prosesor octa-core dengan arsitektur big.LITTLE yang memiliki konfigurasi 4 inti berkecepatan maksimum 2.36 GHz serta 4 inti yang memiliki clockspeed maksimum 1.7 GHz. Adapun untuk pengolah grafis, Honor 9i didukung GPU Mali-T830 MP2. Sementara pada unit yang PULSA review kali ini, Honor 9i datang dengan RAM 4GB dan memori internal 64GB.

Berbekal spesifikasi hardware yang diusungnya, dalam urusan daya gedor Honor 9i sudah cukup mumpuni untuk meladeni aktivitas pengguna sehari-hari. Untuk main game relatif berat pun kinerja Honor 9i masih bisa diandalkan. Game bisa dinikmati dengan baik dan berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Bicara soal kinerja smartphone, ada yang kurang rasanya bila tidak membahas hasil uji benchmark-nya. Entah penting atau tidak, hasil benchmark kerap menjadi acuan untuk mengukur seberapa gesit performa sebuah smartphone. Nah, untuk Honor 9i, ketika diukur dengan software benchmark paling populer, AnTuTu, skornya berada di kisaran 89226. Sementara untuk performa grafisnya, mengacu pada benchmark yang PULSA lakukan dengan software 3D Mark, tercatat skor benchmark Honor 9i berada di angka 310 (Sling Shot Extreme – OpenGL ES 3.1) dan 370 (Sling Shot Extreme – Vulcan).

Dalam lembar spesifikasinya, Honor 9i tertulis telah membenamkan penyuplai daya berupa baterai berjenis Li-Poly berkapasitas 3000 mAh. Walaupun tidak terlalu besar, namun dengan kapasitas yang dimiliki, baterai Honor 9i sudah memadai. Sekilas mengenai kinerja baterai Honor 9i, untuk bermain game HD selama satu jam tercatat kapasitas baterai berkurang sekitar 20%, sementara saat digunakan untuk menonton video format HD dengan waktu yang sama, baterai terukuras 12%. Lebih lengkap soal kinerja baterai bisa dilihat pada tabel tersaji.


Kesimpulan

Yup, desain adalah hal pertama yang membuat penulis terkesan dari Honor 9i. Di sini kita dapati bahwasanya Honor 9i memiliki racikan bodi yang kinclong dan menawan layaknya smartphone kelas flagship. Bagaimana dengan spesifikasinya? Untuk urusan yang tergolong ‘sensitif’ bagi sebagian pengguna ini, rasa-rasanya Honor 9i juga tidak mengecewakan untuk smartphone di kelasnya.

Jadi, secara singkat bisa dikatakan bahwa dengan segmen pasar yang dibidiknya, Honor 9i sejatinya memiliki cukup amunisi untuk bersaing merebut hati konsumen dengan para kompetitor di segmen yang sama. Anda berhak memiliki penilaian berbeda, dan itu sah-sah saja. Terlebih selain Honor 9i masih banyak smartphone pesaingnya yang juga eksis di pasar. Alhasil, pilihan tetap di tangan Anda.