pulsa-logo

Review Samsung Galaxy J2 Core: Ponsel Low End Tak Sekedar untuk Sosmed


Aldrin Symu

Rabu, 03 Oktober 2018 • 20:54

Samsung Galaxy J2 Core, harga Samsung Galaxy J2 Core, spesifikasi Samsung Galaxy J2 Core, review Samsung Galaxy J2 Core, samsung


Desain Sederhana

Dari sisi desain, Samsung Galaxy J2 Core terlihat jamak seperti ponsel pemula pada umumnya. Dengan bentang layar 5,0 inci dan dimensi 143.4 x 72.1 x 8.9 mm, ponsel berbobot 154 g ini masih terasa pas dalam genggaman. Tampilan depan dan belakang dengan warna hitam yang polos membuatnya terlihat agak membosankan.

Lekukan pada keempat sisi maupun samping body memberi kesan umum. Pada bagian depan, tombol mengambang diletakkan di dalam layar yang terdiri dari multitasking, menu dan back. Menu cepat di layar atas menampilkan icon beberapa akses cepat yang memudahkan dan dilengkapi dengan slider tingkat kecerahan. Tingkat kecerahan ini tidak menyediakan kecerahan otomatis, hanya saja tersedia mode luar ruang yang memudahkan Anda untuk melihat layar saat dibawah terik matahari. Kamera depan berada di atas layar, sebelah kanan dari lubang speaker tanpa adanya LED flash.

Port USB untuk data atau charging diletakkan di sisi bawah dengan port audio di sebelah kanannya. Pada sisi kanan terdapat tombol power, sedangkan tombol volume berada di sisi kiri.

Pada bagian belakang, kamera belakang diletakkan di posisi tengah atas dengan LED flash di bawahnya. Kamera dan LED flash ini diletakkan sejajar dengan casing (tidak menonjol) dengan pola memanjang ke bawah. Di bawahnya terdapat tulisan ‘samsung’ yang terlihat agak samar.



Sebagai ponsel non unibody, casing belakang ini dapat dibuka dengan mudah dengan mengikuti lubang congkelan di pojok kiri atas. Slot SIM card 1 dan slot microSD card diletakkan bersusun berada di tengah (dibawah LED flash), sedangkan slot SIM card 2 berada di kanannya. Kedua kartu menggunakan mikro SIM card.

Layar PLS TFT qHD

Ponsel dengan bentang layar 5 inci ini mengadopsi layar PLS TFT LCD qHD dengan resolusi 540x960 piksel. Ponsel ini terasa pas-pasan dalam menyajikan video atau image. Densitas maksimal yang bisa dicapai 221 dpi dan pengujian multitouch mendapatkan 5 sentuhan jari secara bersamaan. Lumayan lah. Selama pengujian, respon layar tidak lamban meskipun tidak juga cepat. No problem lah intinya. Meskipun ponsel ini tidak menyertakan lapisan tambahan untuk pelindung layar, namun permukaan layar terasa cukup licin.