pulsa-logo

Review Samsung Galaxy Watch: Baterai Tahan Lama, Bentuk Sesuai Semua Kebutuhan


Ahmad S.

Rabu, 14 November 2018 • 13:59

Samsung Galaxy Watchm harga Samsung Galaxy Watch, review Samsung Galaxy Watch, spesifikasi Samsung Galaxy Watch


Samsung Galaxy WatchSamsung Galaxy Watch

Saat ini, nampaknya hampir semua produsen jam pintar sudah mengetahui siapa pengguna produk mereka dan mendapatkan sejumlah masukan positif untuk membuat sesuatu yang baru dan lebih baik. Namun, menurut pengamatan kami, semuanya mulai cenderung seragam. Terutama saat merasakan sendiri produk jam tangan pintar besutan Samsung yang notabene dirilis hampir bersamaan dengan versi baru Jam Tangan pintar dari Apple.

Harga: Rp 4.500.000 (46 mm), Rp 4.300.000 (42 mm)

Warna: Silver, Midnight Black, Rose Gold

Paket Penjualan: Jam tangan, Strap Besar, Strap kecil (cadangan), Adapter, kabel charger, Charger wireless (dock), buku manual

Tersedia Dalam Ukuran Besar


Dilirik dari sisi desain, bilamana Apple Watch masih mengedepankan sisi elegan dengan melapisi semua bagian jamnya dengan kaca berbentuk persegi, maka Galaxy Watch memilih meggunakan desain yang relatif aman untuk segala kondisi. Galaxy Watch terlihat lebih oke untuk diajak berolah raga ekstrim, namun juga tetap terlihat “formal” saat menghadiri acara-acara resmi.

Sayangnya hal ini membuat Galaxy Watch tidak terlihat begitu istimewa. Orang lain bisa jadi akan berfikir bahwa Anda tengah mengenakan jam tangan biasa, sampai mereka melihat Anda mengaktifkan LCD yang ada pada jam tangan ini.

Tapi Samsung Watch tidak sendiri. Selain Apple Watch, kenyataan bahwa kebanyakan jam tangan pintar dari vendor besar dibuat menyerupai jam tangan biasa bisa jadi merupakan jawaban dari survey bertahun-tahun dan yang dibutuhkan oleh kebanyakan pengguna perangkat sandang ini. Hal itu merupakan poin pertama yang kami anggap menuju ke keseragaman. Selain tentunya hadirnya ukuran besar.

Galaxy Watch yang kami review merupakan varian dengan ukuran 46 mm. Sangat cocok untuk mereka yang berbadan besar, atau memiliki tulang lengan yang cukup lebar. Seperti yang Anda ketahui, ukuran besar seperti ini juga diadopsi oleh Apple Watch generasi keempat yang meskipun tidak sampai 46 mm, atau hanya mencapai 44 mm, merupakan tren baru guna mengisi celah yang sebelumnya tidak tersentuh dua brand ini.

Anda yang memiliki tangan mungil, jangan berkecil hari, karena selain ukuran 46 mm ini, juga ada ukuran 42 mm dengan pilihan warna yang juga kalem, disesuaikan dengan pangsa pasarnya. Yakni midnight black dan rose gold.

Yang pasti, berapapun ukurannya, Galaxy Watch membawa desain sirkular, alias membulat. Dimana LCD ditempatkan pada area tengah yang terlindungi oleh bagian cincin yang dapat diputar. Bagian cincin ekternal ini dapat digunakan sebagai kontrol, selain tentu saja layar sentuh sebagai pusat interaksi.

Terbuat dari bahan metalik, lapisan bezel yang dapat bergerak ini mampu mencegah benturan langsung terhadap layar. Sayangnya dalam review kami, kami menemukan bahwa lapisan ini juga dapat cidera. Kami menemukan ada bagian yang tergores karena terbentur rantai saat membuka kunci sepeda.

Dengan desain yang macho, jam tangan pintar Samsung ini cocok untuk segala aktivitas. Baik indoor maupun outdoor. Ukurannya yang besar tidak membuatnya berat. Meski di atas kertas lebih berat dibandingkan dengan Apple Watch seri 2 stainless steel 42 mm, produk ini tetap terasa lebih nyaman digunakan. Entah karena distribusi bobot yang lebih baik, atau karena efek material yang digunakan.

Galaxy Watch juga telah menyertakan strap dengan bahan yang aman untuk kulit, terbuat dari bahan silikon ringan. Anda bisa menggantinya dengan warna-warna yang tersedia secara resmi oleh Samsung, atau menggunakan strap pihak ketiga jika tersedia. Proses penggantian strap ini pun termasuk mudah, karena Anda hanya tinggal menggeser logam kecil yang terhubung dengan pengait pada bagian pangkal strap ini.

Satu lagi yang mungkin sangat penting adalah, jam tangan ini tahan air. Anda bisa menggunakannya untuk berenang hingga kedalaman sekitar 50 meter alias tekanan 5 ATM. Tapi pastikan Anda untuk mengaktifkan mode Water Lock, untuk menghindari salah tekan, atau aplikasi yang aktif secara tidak sengaja.

Interface

Layaknya jam tangan Samsung lain di lini Gear, Galaxy Watch juga membawa sistem operasi buatan Samsung sendiri yang diberi nama Tizen Wearable 4.0. Artinya, tampilannya akan sama dengan perangkat Gear Sport yang pernah dibahas hampir setahun lalu. Dimana kita bisa berinteraksi dengan jam tangan ini dengan dua tombol utama yang ada di sebelah kanan bagian jam tangan, tombol putar di area bezel, dan layar sentuh.

OS ini senantiasa mengalami pengembangan yang cukup melegakan. Di versi 4, sejumlah tampilan sudah diupgrade sedemikian rupa, termasuk akses cepat menuju aplikasi terakhir yang dibuka dengan memutar bezel ke kanan, atau melihat notifikasi terakhir dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam.

Sejumlah mode menarik hadir di jam tangan ini, diantaranya yang paling kami sukai adalah fitur always on. Fitur ini memungkinkan jam tangan akan terus menerus memperlihatkan Face watch. Meskipun layar tidak benar-benar aktif.

Hal ini dimungkinkan karena layar jam tangan ini adalah layar Super AMOLED. Hanya titik-titik tertentu dalam bidang itu yang akan aktif memperlihatkan watchface, tanpa perlu mengaktifkan semua layar secara bersamaan. Masing-masing watch face akan memperlihatkan mode always on berbeda. Ada yang hanya mengaktifkan tulisan jam digital dengan mematikan layar background, ada juga yang hanya mengurangi kecerahan background sehingga layar jam tangan akan terlihat seperti jam tangan analog tanpa lampu.

Sensor-Sensor Penting

Layaknya jam tangan pintar lain, Samsung Galaxy Watch memiliki beberapa sensor penting untuk meningkatkan fungsinya agar bisa lebih baik dari jam tangan biasa. Pertama, dan yang paling biasa kita temukan adalah Heart Rate Monitor (HRM) alias monitor detak jantung. Lalu ada akselerometer dan gyro untuk membaca lebih akurat pergerakan kita, ambient light untuk menyesuaikan kecerahan layar terhadap kondisi pencahayaan dimana kita berada dan ada juga barometer, sensor yang membaca tekanan udara, yang berperan penting untuk fungsi pengukur ketinggian atau altimeter.

Dengan sensor tersebut kita bisa memonitor kondisi fisik secara realtime, juga membantu dalam beberapa kondisi semisal ketika melakukan pendakian gunung atau ketika berenang.

Lalu sebagai jam tangan pintar generasi teranyar, Samsung Watch juga dilengkapi dengan fungsi NFC dan GPS. NFC di sini lebih banyak digunakan untuk kebutuhan pembayaran instan menggunakan Samsung Pay, sementara GPS yang dibawa dapat aktif berdiri sendiri atau juga dapat dikombinasikan dengan sensor GPS pada ponsel.

Hadirnya sejumlah sensor ini akan meningkatkan akurasi pengenalan aktivitas pengguna yang juga merupakan input penting untuk Bixby Assistant dalam menjalankan tugasnya. Ya, Bixby hadir di Tizen Wearable layaknya SIRI di Apple watch.

Kemudahan Pengoperasian

Samsung Galaxy Watch tidak hanya bisa digunakan oleh mereka yang sehari-hari menggunakan ponsel Samsung saja. Atau Android saja. Dengan menginstal aplikasi yang dibutuhkan, perangkat ini bisa digunakan untuk Anda yang menggunakan ponsel iPhone 5 ke atas dengan iOS 9 ke atas, atau perangkat Android dengan OS 5.0 ke atas.

Kita hanya perlu menginstal aplikasi Samsung Gear atau Galaxy Watch, dan sejumlah aplikasi tambahan sebagai pelengkap. Terutama di perangkat Android non Samsung, ada sekitar 2 app tambahan yang harus diinstal secara bertahap bersama dengan proses koneksi ponsel ke galaxy watch.

Sementara untuk iOS, tentu saja kita akan kehilangan sejumlah kemampuan. Diantaranya adalah kita tidak bisa membalas langsung pesan (sms/imessage) dari jam tangan, tidak bisa mengontrol iTunes (music), meskipun kita bisa menggantinya dengan Spotify, dan sejumlah fitur bawaan Apple lainnya akan bermasakah ketika memperlihatkan notifikasi.