pulsa-logo

Review Meizu EP52 Lite (Bluetooth Earphones): Versi Generik, Tetap Menarik


Anwar Aburizal

Kamis, 15 November 2018 • 00:00

Bluetooth, headset, earphone, Meizu, EP52 Lite, Qualcomm aptX, IPX5


Meizu EP52 LiteMeizu EP52 Lite

Bersamaan dengan produk flagship teranyarnya yaitu Meizu 16th yang dikenalkan pada pasar Indonesia pertengahan Oktober lalu, Meizu juga meluncurkan 2 seri ponsel lainnya dan 2 asesoris berupa bluetooth headset. Salah satu dari Bluetooth headset yang dimaksud adalah Meizu EP52 Lite.

Bluetooth headset ini merupakan penerus dari Meizu EP52 yang dirilis setahun sebelumnya. Diikuti dengan embel-embel “Lite” EP52 Lite ini ditawarkan dengan banderol harga yang lebih bersahabat dibanding generasi terdahulunya. Dan tentunya, ada sektor yang dikorbankan oleh Meizu pada Bluetooth headset generasi terkininya ini demi menghadirkan produk dengan label harga yang lebih murah. Berikut ulasan PULSA.

Paket Penjualan

Dibanding EP52 versi regular, versi Lite ini dikemas dalam paket penjualan yang jauh lebih sederhana. EP52 Lite memiliki box yang lebih ringkas namun syarat dengan informasi seputar fitur apa saja yang dimilikinya.

Panduannya pun hanya selembar kertas besar yang dilipat berkali-kali hingga menjadi kecil. Meski begitu, lembar manual ini telah memuat segala informasi yang dibutuhkan pengguna dalam berbagai bahasa, sayang tidak ada bahasa Indonesia disana.

Paket Penjualan Meizu EP52 LitePaket Penjualan Meizu EP52 Lite

Masih dalam paket penjualan, Meizu menyertakan 2 pasang eartip alternatif yang membawa ukuran berbeda dengan yang terpasang secara default pada headset. Dengan demikian, pengguna memiliki 3 pilihan yang bisa disesuaikan dengan ukuran lubang telinga demi kenyamanan.


Selain itu ada sebuah kabel micro USB untuk melakukan pengisian daya. Tidak ada bonus dompet atau case untuk penyimpanan headset seperti yang dimiliki EP52.

Ringan dan Tahan Air

Seperti pendahulunya, EP52 Lite masih dihadirkan dalam bentuk desain “neck band style”. Desain seperti ini memiliki keunggulan tersendiri dibanding desain True Wireless (hanya berupa sepasang earpiece yang menempel di telinga, tanpa ada kabel sama sekali.)

Dengan adanya kabel pada EP52 Lite, resiko hilang menjadi lebih minimal karena pengguna tinggal “mengalungkannya” di leher saat tidak digunakan. Apalagi, headset ini dilengkapi magnet di masing-masing punggung earpiece yang membuat keduanya menempel aman saat dikalungkan.

Meizu EP52 Lite Magnetic EarpieceMeizu EP52 Lite Magnetic Earpiece

Headset ini menggunakan material TPE (Thermoplastic elastomer) di hampir keseluruhan bagiannya (kecuali area magnet). Dengan pilihan material ini, EP52 Lite terlihat lebih sporty dibanding pendahulunya. Bobot ringan dan ukuran earpiece-nya yang relatif kecil membuatnya tetap nyaman meski digunakan berlama-lama.

Headset Bluetooth ini juga telah lulus sertifikasi IPX5 yang berarti EP52 ini memiliki ketahanan terhadap air. Namun perlu diingat, dalam tingkatan ini, headset hanya mampu bertahan dari keringat pengguna maupun cipratan air hujan. Jadi jangan coba-coba untuk merendamnya.

Port Micro USB Untuk Pengisian DayaPort Micro USB Untuk Pengisian Daya

Stabilitas Koneksi

Stabilitas koneksi biasanya menjadi masalah yang kerap dikeluhkan pengguna ketika memilih menggunakan headset Bluetooth. Namun tidak demikian pada EP52 Lite selama PULSA uji.

Dengan teknologi Bluetooth 4.2, sambungan antara EP52 Lite dengan ponsel tetap terjaga bahkan saat kami menggunakan helm yang menjadi penghalang dan seharusnya mempengaruhi kualitas koneksi Bluetooth. Tapi bisa jadi, hal ini dikarenakan modul Bluetooth receiver yang tidak diletakkan pada area earpiece, melainkan pada sebuah kotak yang ada di area kabel.

Terlepas dari itu, stabilitas Bluetooth headset yang dihubungkan dengan kabel di antara earpiece (neck band style), memang relatif lebih baik dibanding yang mengusung desain true wireless.

Kualitas Suara

Untuk sebuah headset Bluetooth seharga 400 ribuan, EP52 Lite menawarkan kualitas yang terbilang baik. EP52 Lite memberikan sound stage yang terasa lebar sehingga membuat pengguna bisa mendengar detail pada suara dengan lebih baik. Performa EP52 Lite terdengar baik terutama pada rentang mid dan high. Sementara pada bass atau low, Anda tetap bisa mendapatkan detail meski tidak bisa dikatakan istimewa.

Satu hal yang dihilangkan Meizu pada EP52 Lite ini jika dibandingkan pendahulunya yaitu sertifikasi Qualcomm aptX yang sejatinya merupakan teknologi kompresi (codec) yang menunjukkan bahwa sebuah headset mampu memberi detail definisi tinggi (HD) pada audio yang disajikan.

Baterai

Meizu mengklaim bahwa baterai EP52 Lite bisa dipakai selama 8 jam terus menerus dan standby hingga 200 jam untuk sekali pengisian daya selama 2 jam. Terlepas dari itu, Selama PULSA uji, kami hanya melakukan sekali pengisian daya untuk penggunaan lebih dari 2 hari dengan intensitas yang moderat. Jika tidak digunakan dalam keadaan magnet menempel, dalam waktu 5 menit headset ini akan mati dengan sendirinya.

Kesimpulan

Meski Meizu “menyunat” tempat (case) penyimpanan headset dari daftar kelengkapan pada paket penjualan, serta menghilangkan sertifikasi Qualcomm aptX yang sebelumnya ada pada EP2 versi regular, namun apa yang ditawarkan Meizu pada EP52 Lite ini masih sangat menarik jika dilihat dari banderol harganya.

Dengan harga kurang dari Rp. 400 ribuan, pengguna masih bisa mendapatkan headset Bluetooth tahan air yang memiliki stabilitas koneksi dan sajian suara dengan kualitas yang mumpuni.

    2018-12-06 14:21:57


    Transfer Data Meizu M1 Note