pulsa-logo

Hands On: Samsung Galaxy A9, Tak Sekedar Quad Camera


Anwar Aburizal

Senin, 26 November 2018 • 08:53

Samsung, Galaxy, A9, 2018, Hands On, Review, First Impression, Quad Camera, Ultra Wide, Telephoto, 24MP, Live Focus, Bokeh, Depth Sensor,


Pekan lalu, Samsung Electronics Indonesia akhirnya meluncurkan produk inovatif teranyarnya, Samsung Galaxy A9, untuk pasar di Indonesia. Produk satu ini begitu menarik karena merupakan ponsel pertama di dunia yang membawa inovasi quad-cam ke peta persaingan smartphone.

PULSA cukup beruntung karena bisa menjajal langsung produk inovatif satu ini dalam selang beberapa hari setelah peluncurannya, namun sebelum mengabarkan kepada Anda seputar pendapat kami lewat review lengkapnya, mari simak kesan pertama PULSA dengan Samsung Galaxy A9 ini.

Paket Penjualan

Tanpa membuka kemasan, pengguna langsung disajikan penampakan fisik Samsung Galaxy A9 dalam bentuk gambar di bagian muka. Warna produk yang tertampil pada gambar merepresentasikan warna produk yang ada dalam kemasan.

Paket Penjualan Samsung Galaxy A9Paket Penjualan Samsung Galaxy A9

PULSA “kebagian” varian Bubblegum Pink. Selain varian warna ini, Galaxy A9 juga di hadirkan dalam pilihan warna Caviar Black dan Lemonade Blue.

Dalam paket penjualan, Samsung menyertakan buku panduan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, SIM card ejector, travel adapter dengan kapabilitas adaptive fast charging, kabel USB Type-C, dan sebuah earphone.


Sayangnya, tidak ada bonus case pelindung pada paket penjualan. Tapi tak perlu khawatir, sebab dari pantauan singkat yang PULSA lakukan, case pelindung untuk ponsel ini sudah banyak tersedia di berbagai platform e-commerce lokal, kendati usia ponsel ini masih sangat muda. Banderol harganya pun sangat beragam, dari kisaran puluhan ribu hingga ratusan ribu Rupiah.

Desain dan Build Quality

Empat lensa bersama sebuah lampu flash LED yang tersusun vertikal di sisi belakang, tentu saja langsung menarik perhatian saat melirik tampilan fisik Galaxy A9 untuk pertama kalinya. Sajian seperti ini memang tidak biasa terlihat pada sebuah ponsel.

Namun bukan berarti 4 mata lensa tersebut lah satu-satunya daya tarik fisik pada ponsel ini. Mengikuti tren kekinian, ponsel ini juga menyajikan warna gradasi pada bodinya. Pada unit yang PULSA uji, tampak warna pink dari tone yang lebih berat di sisi bawah hingga mendekati putih di sisi atas. Dan tidak seperti kebanyakan ponsel dengan finishing gradasi yang hanya menyajikan gradasi di sisi belakang. Pada Galaxy A9 ini, terlihat gradasi yang sama di sekeliling bingkai (frame) ponsel yang terbuat dari material aluminium. Meski terkesan sepele, namun detail seperti ini lah yang menunjukkan kelas sebuah ponsel.

Hal minor lain yang menunjukkan tingginya kasta ponsel ini adalah tersedianya tombol khusus untuk fitur Bixby, sang asisten virtual Samsung. Sebelumnya, tombol Bixby ini hanya muncul pada jajaran seri Galaxy S dan Note sejak melakukan debutnya pada Galaxy S8.

Meski telah mengadopsi konektifitas multi fungsi USB Type-C, namun Samsung masih menyediakan port audio jack 3.5mm pada Galaxy A9 ini. Baik port USB Type-C maupun audio jack 3.5mm, keduanya diletakkan di sisi bawah.

Berbicara soal desain, tak lengkap rasanya jika belum menyinggung soal build quality dari ponsel ini. Dan sebagaimana ponsel kelas menengah atas besutan Samsung lainnya, Galaxy A9 ini terasa sangat solid di genggaman.

Bentang layar ekstra lebar (6,3 inci) dengan rasio memanjang (18,5:9), membuat fisik ponsel ini secara keseluruhan juga ikut memanjang. Meski demikian, lebar ponsel ini tergolong normal dan masih nyaman digenggam.

Samsung Experience

Galaxy A9 menggunakan Samsung Experience versi 9.0 yang membalut Android Oreo pada sistem operasinya.

Samsung Experience Galaxy A9Samsung Experience Galaxy A9

  Bixby Home Galaxy A9Bixby Home Galaxy A9

Kesan premium juga terasa pada sistem, dimana Samsung menyertakan sejumlah aplikasi dan fitur bawaan yang juga muncul pada jajaran ponsel kelas hi-end seperti misalnya SmartThings yang memungkinkan pengguna mengendalikan sejumlah perangkat di rumah maupun kantor hanya melalui ponsel ini. Perangkat yang bisa dikendalikan tentu saja perangkat pintar tertentu besutan Samsung.

S/W Info Galaxy A9S/W Info Galaxy A9

  About Phone Galaxy A9About Phone Galaxy A9

Ada pula Samsung Pass yang akan membantu pengguna untuk lebih cepat masuk (log in) ke sejumlah akun yang dimiliki dengan hanya melakukan pemindaian biometrik.

Diluar itu, sejumlah fungsi tentunya terasa sangat familiar bagi pengguna perangkat Samsung kelas hi-end.

Quad Camera

Sebagai fitur yang menjadi daya tarik utama dari ponsel ini, penting untuk membahas sektor kamera, meski PULSA belum cukup lama menghabiskan waktu bersama ponsel ini.

Lagi-lagi PULSA mendapati fitur-fitur yang sama seperti yang muncul sebelumnya pada produk Galaxy di kelas premium seperti seri Galaxy S dan Note. Fitur yang dimaksud diantaranya Super Slow Motion, My Emoji dan Live Focus.

Namun yang paling menarik tentu saja kemampuan dari ke-empat kamera yang tersematkan di belakang. Sebagai informasi, keempat kamera yang dimiliki ponsel ini tentu saja membawa fungsi yang berbeda.

Mulai dari yang paling atas. Kamera ini memiliki sensor 8 MP dengan bukaan F/2.4 dan sudut pandang selebar 120°. Kamera ini merupakan kamera ultra wide, yang ideal untuk mengabadikan foto bersama (group photo), pemandangan yang membentang luas serta memudahkan untuk mengabadikan foto dalam bentuk panorama.

Yang kedua adalah kamera telephoto dengan sensor 10MP dan nilai bukaan yang sama seperti kamera pertama. Hanya saja kamera satu ini memiliki lensa dengan pembesaran (optical zoom) 2 kali. Sehingga ideal untuk mengambil gambar yang jaraknya agak jauh tanpa harus mendekati objek.

Kamera di urutan ketiga dari atas adalah kamera utama diantara keempat kamera di belakang. Dalam situasi normal, kamera inilah yang mampu mengambil gambar dengan kualitas paling baik. Bukan hanya itu, resolusi sensor (24MP) dan bukaan lensa (F/1.7) pada kamera ini pun superior jika dibanding ketiga lainnya.

Dengan bukaan yang besar, kamera ke-3 ini mampu menyerap lebih banyak cahaya menuju sensor. Sehingga hasil foto akan terlihat terang meski kondisi pencahayaan di sekitar objek redup saat foto diabadikan.

Yang terakhir adalah kamera dengan resolusi paling kecil (5MP) dan bukaan F/2.2. Kamera ini memiliki tugas sebagai depth sensor yakni pendeteksi jarak antara objek utama foto dan latar belakang menuju lensa. Dengan demikian kamera utama mampu mengaplikasikan efek bokeh dengan lebih baik lewat fitur Live Focus yang dimilikinya.

Pada mode auto dan scene optimizer, ada tiga simbol yang muncul di area viewfinder. Ketiga simbol bergambar pohon cemara ini mewakili kamera yang digunakan.

Camera Switcher Galaxy A9Camera Switcher Galaxy A9

Simbol bergambar sebuah pohon cemara (kanan) mewakili kamera telephoto/zoom (10MP, 2X optical zoom). Sementara simbol bergambar 2 pohon cemara (tengah), mewakili kamera utama wide aperture (24MP, F/1.7). Dan simbol bergambar 3 pohon cemara (kiri) mewakili kamera ultra wide (8MP, 120°).

Kamera Telephoto Galaxy A9Kamera Telephoto Galaxy A9

  Kamera Utama 24MP Galaxy A9Kamera Utama 24MP Galaxy A9

  Kamera Ultra Wide Galaxy A9Kamera Ultra Wide Galaxy A9

Nantikan ulasan selengkapnya tentang kamera dan sektor lainnya dari Samsung Galaxy A9 ini segera akan PULSA ulas pada rubrik review.