pulsa-logo

Review Huawei Mate 20 Pro: Super Flagship Paket Lengkap


Anwar Aburizal

Rabu, 19 Desember 2018 • 18:04

Huawei Mate 20 Pro, review Huawei Mate 20 Pro, spesifikasi Huawei Mate 20 Pro, harga Huawei Mate 20 Pro, huawei


Android Pie dan Fitur Digital Wellbeing

Dari semua produk yang pernah PULSA uji, ponsel ini merupakan yang pertama membawa Android Pie secara default. Namun sepertinya pengguna setia produk besutan Huawei tidak perlu proses adaptasi khusus untuk memaksimalkan segala fitur yang dimiliki Mate 20 Pro, sebab berkat balutan EMUI versi 9.0, interface ponsel ini tetap terasa intuitif dan familiar.

Hanya saja, berbeda dari kebanyakan ponsel yang menggunakan EMUI, tidak ada HiBoard di panel paling kiri pada Homescreen. Pada Mate 20 Pro, posisi tersebut diisi oleh fitur Google Feed yang secara fungsi pun sebenarnya sama dengan HiBoard.

Salah satu yang paling PULSA nanti dari Android Pie adalah fitur-fitur yang menjadi bagian dari projek “Digital Wellbeing” yang dibuat Google. Projek ini sendiri merupakan bentuk tanggung jawab Google untuk menanggulangi masalah “kecanduan teknologi”.

Diantara fitur yang dimaksud adalah fitur App Dashboard akan menginformasikan pengguna, berapa kali ponsel dinyalakan (unlock), jumlah notifikasi yang masuk, hingga berapa waktu yang dihabiskan untuk setiap aplikasi. Pengguna bahkan dapat menentukan batas waktu penggunaan setiap aplikasi.


Selain App Dashboard, ada fitur Night Light atau Wind Down Mode. Fitur satu ini akan mengurangi kebiasaan menggunakan ponsel di malam hari terutama menjelang tidur. Caranya, saat mendekati waktu istirahat malam, tampilan di layar ponsel akan kehilangan warna dan perlahan menjadi abu-abu.

Hal ini sebagai pengingat bagi pengguna bahwa sudah waktunya untuk tidur. Selain itu, tampilan hitam-putih relatif lebih aman bagi kesehatan mata di malam hari. Dan yang terpenting, tampilan seperti ini akan membuat aplikasi apapun yang sedang digunakan menjadi kehilangan daya tariknya yang secara perlahan mengundang kantuk.

Kedua fitur ini dibawa Mate 20 Pro melalui pengaturan Digital balance yang bisa diakses pada menu Settings> Digital Balance> Screen Time Management.

Biometrik Mutakhir

Mate 20 Pro merupakan yang pertama di kelas flagship yang mengadopsi teknologi pemindai sidik jari dibawah layar (in-screen fingerprint sensor) yang hadir secara resmi di pasar Indonesia.

Proses mendaftarkan sidik jari menggunakan sensor pemindai di bawah layar pada Mate 20 Pro ini memang memakan waktu yang lebih lama dibanding pemindai sidik jari biasa. Namun saat mulai digunakan, kinerja pemindai sidik jari bawah layar pada ponsel ini tergolong cepat, bahkan nyaris secepat pemindai sidik jari konvensional.

Jika merasa pilihan keamanan biometrik dengan sidik jari tidak cukup laju, ada pilihan biometrik lainnya yang tersedia pada Mate 20 Pro ini, yakni dengan menggunakan 3D Face Unlock. Yang satu ini, bukan hanya proses pengaturannya yang cepat, penggunaannya pun sangat instan.

Begitu PULSA mengangkat ponsel ini dan menghadapkannya ke wajah, maka pemindai wajah yang menggunakan teknologi 3D Depth Sensing Camera langsung bekerja dan seketika itu pula kunci layar terbuka. Sensitifitas 3D Depth Sensing Camera pada Mate 20 Pro patut diacungi jempol, sebab selama PULSA uji, fitur ini selalu berhasil bekerja meski tidak menghadapkan wajah sepenuhnya ke layar.