pulsa-logo

Samsung Galaxy Note9 vs Huawei Mate 20 Pro: Siapa Layak Jadi Raja?


Anwar Aburizal

Rabu, 23 Januari 2019 • 14:59

Samsung Galaxy Note9, Huawei Mate 20 Pro


Hardware

Selain menggunakan versi OS terkini, kemunculan Mate 20 Pro yang lebih akhir jika dibandingkan Note9 membuatnya dibekali dengan rangkaian perangkat keras yang lebih mutakhir.

Mate 20 Pro sudah menggunakan chipset berteknologi fabrikasi 7 nanometer buatan HiSilicon (anak perusahaan Huawei), yakni Kirin 980. Sementara itu, Note9 yang beredar di Indonesia juga menggunakan pabrikannya sendiri, yaitu Exynos 9810. Hanya saja, chipset pada Note9 ini masih dibangun diatas fabrikasi 10nm.

Seperti diketahui, fabrikasi yang lebih kecil memungkinkan pabrikan semi conductor untuk dapat menyematkan lebih banyak transistor pada chip. Pada Kirin 980 kabarnya HiSilicon mampu menysusn sekitar 6,9 miliar transistor pada area yang hanya berukuran 1 cm persegi. Hal ini tentu berkontribusi besar pada peningkatan performa yang signifikan.

Teknologi 7nm sendiri diklaim mampu memberikan kinerja 15%-20% lebih cepat dan penghematan daya hingga 40% lebih baik dibanding chipset yang menggunakan fabrikasi 10nm.

Inovasi lain yang dihadirkan Kirin 980 adalah pembagian 8 core pada CPU ke dalam 3 cluster untuk kebutuhan kinerja dan efisiensi daya yang berbeda. Cluster pertama terdiri dari 2 core berbasis 2.6GHz yang akan mengerjakan berbagai pemprosesan yang membutuhkan kinerja yang spontan dan intensif. Kemudian di cluster kedua ada 2 core dengan kecepatan sedikit lebih rendah yaitu 1.92GHz yang akan menangani pemprosesan yang membutuhkan kinerja berkelanjutan namun lebih hemat energi. Dan yang terakhir ada 4 core sisanya yang memiliki kecepatan 1.8GHz pada masing-masing core. Cluster ini mengurusi pemprosesan yang ringan atau aktifitas aplikasi-aplikasi yang berjalan di background, dengan efesiensi daya yang sangat tinggi.

Di lain pihak, 8 core yang dimiliki Exynos 9810 dibagi atas 2 cluster, 4 core kecepatan tinggi (2.7GHz) dan 4 core untuk efisiensi daya dengan kecepatan lebih rendah (1.8GHz).

Secara umum sejatinya kedua ponsel memberikan performa yang sangat memuaskan layaknya yang diharapkan dari sebuah ponsel di kelas flagship.


Hasil benchmark Samsung Galaxy Note9Hasil benchmark Samsung Galaxy Note9

Hasil benchmark Huawei Mate 20 ProHasil benchmark Huawei Mate 20 Pro

Hasil tes baterai Samsung Galaxy Note9Hasil tes baterai Samsung Galaxy Note9

Hasil tes baterai Huawei Mate 20 ProHasil tes baterai Huawei Mate 20 Pro