pulsa-logo

Review Nokia 3.1 Plus: Tampil Simpel dengan Bodi Solid, Plus NFC


Fauzi

Jum'at, 05 Juli 2019 • 14:27

Nokia 3.1 Plus, review Nokia 3.1 Plus, spesifikasi Nokia 3.1 Plus, harga Nokia 3.1 Plus, nokia


Display

Dari sisi display, layar Nokia 3.1 Plus sudah tergolong cukup luas dengan diagonal 6 inci. Artinya bagi Anda yang gemar menonton video ataupun main game di smartphone, dengan layar seluas ini pengalaman yang diberikan sejatinya sudah cukup baik. Pun untuk aktivitas lainnya, seperti browsing, akses jejaring sosial, dan sebagainya.

Layar Nokia 3.1 Plus berjenis IPS LCD, yang kelebihannya mungkin sudah banyak diulas, termasuk oleh PULSA. Untuk resolusinya sendiri, layar Nokia 3.1 Plus sudah HD+ (720 x 1440 piksel) dan memiliki kemampuan untuk menyajikan konten berkepadatan 269 ppi. Soal kinerjanya, berdasarkan pengalaman menggunakannya, layar smartphone ini cukup baik dalam hal ketajaman dan responsivitasnya. Di sini kita dapati layar bisa diakses secara multi-touch hingga 5 titik secara bersamaan.

Sayangnya, mode bawaan untuk mengutak-atik tampilan layar pada Nokia 3.1 Plus tergolong minim. Di sini kita tidak dapati adanya mode untuk mengutak-atik kualitas warna. Sehingga kita harus puas dengan apa yang ditawarkan dalam versi default, seumpama tampilan layar dianggap kurang kontras.

Adapun untuk mengatur tingkat kecerahan, di Nokia 3.1 Plus tersedia fasilitas bermana Adaptive Brightness. Dengan fasilitas ini kita bisa mengatur tingkat kecerahan layar secara otomatis, di mana ketika berpindah tempat dengan kondisi cahaya berbeda maka kecerahan layar akan menyesuaikannya. Oh iya, fasilitas ini bisa diakses lewat Setting > Display > Adaptive Brightness.

Senada dengan bodi smartphone yang diracik dengan area sudut tumpul, tampilan layar smartphone ini juga demikian. Sebagaimana terlihat, area sudut layar Nokia 3.1 Plus juga memiliki empat sudut tumpul. Dari sisi fisik, panel layar Nokia 3.1 Plus terasa cukup sleek, sehingga menambah kesan elegan pada tampilannya secara umum.

OS dan Security


Masuk ke pasar sebagai smartphone bergenre Android One, Nokia 3.1 Plus datang dengan sistem operasi murni buatan Google alias tidak dipermanis lagi dengan sentuhan antarmuka ala custom pabrikan seperti yang bisa kita temui di produk pesaing. Nokia 3.1 Plus sendiri suduh cukup segar, lantaran sudah menyematkan sistem operasi Android 9 Pie.

Pada versi default, di halaman homescreen, kita disuguhan sejumlah ikon menu bawaan, seperti akses ke aplikasi Google, News, dan Photos. Di bawahnya, kita disuguhkan menu lain, seperti ikon untuk akses ke kontak dan panggilan, ikon SMS, Google Play Store, browser Chrome, dan menu kamera. Sementara untuk mengakses aplikasi lainnya, kita bisa menuju ke laci aplikasi yang bisa diakses dengan menyapu layar dari bawah ke atas.

Walau dari sisi tampilan, smartphone ini sepenuhnya tampil dengan Android murni. Hal ini justru membuat smartphone responsif saat digunakan untuk beraktivitas, lantaran antarmuka (user interface) ini tidak banyak memakan RAM.

Pada sesi default,smarpthone menyuguhkan fasilitas navigasi, berupa dua tombol virtual berupa tombol home dan back. Bagi yang tidak terbiasa dengan dua tombol ini, kita bisa mengubahnya sesuai dengan keinginan, lewat fasilitas Setting > Display > Navigation bar. Pada opsi yang pertama, ini bisa kita pilih bila kita ingin menggunakan akses navigasi berupa tiga tombol virtual Back, Home, dan Recent. Opsi kedua adalah akses navigasi yang tersaji pada versi default. Selain dua opsi tadi, kita juga dimungkinkan untuk menghilangkan tombol navigasi dan menggantinya dengan akses gesture, ini terdapat di opsi ketiga. Ngomong-ngomong soal gesture, tidak ketinggalan pada Nokia 3.1 Plus juga terdapat fitur di mana kita bisa menolak panggilan telepon hanya dengan meletakkan ponsel dengan layar menghadap ke bawah.

Apiknya lagi, selain fitur konektivitas standar, seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan lainnya, Nokia 3.1 Plus telah membenamkan fitur Near-Field Communication (NFC). Di harganya yang tergolong miring, adanya fitur ini membuat Nokia 3.1 Plus patut diacungi jempol.

Beralih ke soal keamanan pengguna, tidak berbeda seperti smartphone Android lainnya, smartphone ini menyertai fitur Security & location. Beberapa fasilitas yang ditawarkan antara lain Google Play Protect, Find My Device, dan lain-lain. Tentu sensor sidik jari dan face recognition termasuk di dalamnya. Jadi, untuk membuka kunci layar, selain lewat fasilitas keamanan berupa PIN, pattern, dan password, kita juga bisa memanfaatkan kedua fitur keamanan biometric tersebut. Berdasarkan pengalaman kedua fitur di smartphone ini memiliki respon yang cukup baik.