pulsa-logo

Review Samsung Galaxy A51: Pertama di Indonesia dengan One UI 2, Bawa Perbaikan nan Signifikan


Ahmad S.

Jum'at, 28 Februari 2020 • 15:47

samsung galaxy a51, harga samsung galaxy a51, review samsung galaxy a51, spesifikasi samsung galaxy a51, samsung, galaxy, galaxy a51


Performa Masih Bisa Diadu

Samsung Galaxy A51 membawa jeroan yang di atas kertas setara dengan produk sebelumya, A50s. Sekedar mengingatkan, kedua ponsel membawa chipset besutan Samsung sendiri yakni Exynos 9611.

Chipset ini terdiri dari 4 inti Cortex A-73 dengan clock speed 2.3GHz untuk fungsi-fungsi berat semisal ngegame judul-judul yang berat. Saat dicoba memainkan PUBG dan FreeFire, ponsel ini bisa mendukung grafis tertinggi tanpa masalah.

Lalu ada 4 inti lagi berupa cortex-A53 dengan clock speed 1.7GHz untuk kebutuhan yang lebih ringan, semisal untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang tidak terlalu membutuhkan kerja keras di sisi tampilan grafis.

Membawa RAM 6GB dan ROM di angka 128GB ponsel ini tidak akan mengecewakan saat Anda membutuhkan perangkat yang mumpuni untuk menjalankan tugas-tugas harian dalam ponsel, bermain game, maupun berkreasi dengan kamera dan aplikasi pendukungnya.

Dan sesuai dengan kampanye Samsung yang melibatkan salah satu girl Band papan atas Korea Selatan Black Pink, dimana salah satu yang menjadi “jualan” ponsel ini adalah baterai yang tahan lama, alias long lasting battery life, maka kita bisa mengandalkan baterai berkapasitas 4000mAh ini untuk bisa digunakan seharian tanpa harus melakukan charging di tengah-tengah penggunaannya.


Baterai ponsel ini juga mendukung pengisian cepat 15W. Bukan yang terbesar dan terbaik di kelasnya, namun cukup memberi nafas sehingga penggunannya tidak perlu menunggu lama saat membutuhkan ponsel ini dalam kondisi siap tempur hanya dengan pengisian daya di waktu yang singkat. Kurang lebih kita membutuhkan 2 jam untuk mengisi daya dari 0 ke 100%. Lumayan!

Dan yang mungkin Anda cari, YES! Samsung Galaxy A51 juga membawa fitur NFC. Bagi sebagian orang fitur ini mungkin dibutuhkan untuk bertransaksi online, mengisi saldo kartu pembayaran elektronik, atau sekedar mengecek berapa uang yang masih tersisa dalam sebuah kartu pembayaran elektronik. Tapi tidak hanya itu kan? Dengan NFC kita dapat melakukan banyak hal dengan lebih mudah, semisal mengaktifkan speaker Bluetooth, atau mentransfer file dari perangkat kamera digital ke ponsel. Apakah Anda termasuk yang membutuhkannya?