pulsa-logo

Review Samsung Galaxy M31: Baterai Tahan Lama, Bawa Empat Kamera


Ahmad S.

Selasa, 14 April 2020 • 15:57

samsung, baterai besar, kamera, 4 kamera, quad camera, harga terjangkau


Samsung seri M kembali hadir membawa kapasitas baterai yang sangat besar, dalam desain pipih layaknya smartphone yang Anda gunakan saat ini. 

6000 mAh dulu mungkin dianggap sebagai kapasitas baterai tablet atau produk-produk berukuran besar. Namun sejalan dengan perkembangan teknologi, cell baterai bisa dibuat sangat pipih sehingga memungkinkan untuk disematkan dalam ponsel, seperti pada Samsung Galaxy M31 ini.

Seperti halnya Samsung M30s yang muncul akhir Oktober tahun lalu, meski diluncurkan sebagai ponsel yang bisa bertahan lama dengan baterai besar, ponsel ini juga membawa kamera yang dapat diandalkan. Fungsi-fungsi fotografi dasar yang dimungkinkan dengan kehadiran banyak lensa di belakang, serta videografi yang mumpuni menjadi bonus yang menyegarkan.

Desain

Samsung Galaxy M31 hadir membawa desain sederhana layaknya ponsel-ponsel jaman sekarang. Membawa layar lebar 6.4 inci, bagian muka ponsel hampir seluruhnya dipenuhi oleh layar. Kecuali di bagian atas dan bawah. Di bagian atas ada poni kecil yang menjorok ke arah bawah. Samsung menamakan desain layar dengan kamera depan seperti ini sebagai infinity U. Lalu di bagian bawah ada sedikit bagian bezzel yang kentara untuk kenyamanan Anda saat menggunakannya.



Beralih ke bagian belakang. Bagian ini akan langsung membedakan produk ini dengan produk sebelumnya Galaxy M30s. Terutama pada bagian kamera. Kali ini Samsung menyematkan 4 lubang lensa dalam satu bagian persegi, lengkap dengan lampu flashnya.

Dan satu hal lagi yang mecolok adalah sebuah bagian yang mencekung sendirian di tengah bagian back cover. Bagian ini adalah sensor sidik jari. Sebuah strategi yang ditempuh Samsung guna tetap mempertahankan harga ponsel ini di angka yang wajar, dibanding tetap memaksakan sensor sidik jari di bagian layar.

Keuntungannya, dengan menggunakan sensor fisik di bagian belakang ponsel ini, maka responsivitasnya sudah pasti lebih baik ketimbang sensor yang doeltakkan di atas layar.

Bagian back cover sendiri terbuat dari bahan plastik yang dilapisi material glossy. Sehingga tampak seperti produk mahal. Sementara bagian depan atau ,ayar, dilapisi kaca Gorilla Glass versi 3. Yang terbukti dapat melindungi bagian layar, meskipun terjatuh di permukaan batu yang keras. Well, hanya saja layar pelindung jadi retak, tapi layar masih berfungsi seperti biasa. (Disclaimer: don’t try this at home Hehe..)

Display

Layar 6.4 inci pada ponsel ini menggunakan panel Super AMOLED Infinity U. Artinya layar Galaxy M31 dapat menampilkan warna yang cemerlang dengan tingkat hitam yang tinggi, dimana bagian atasnya membentuk huruf U, untuk memberi ruang pada lensa kamera depan.

Saat kita mengaktifkan ponsel ini, keapikan layar AMOLED ini akan menyapa Anda dan menjadi salah satu faktor pemikat pertama yang akan dihadapi. Membawa resolusi FHD+ atau 1080 x 2340 pixel, dengan rasio 19.5 berbanding 9 dan kerapatan pixelnya di angka 403 ppi (kurang lebih).

Dari penjelasan di atas, bisa kami konfirmasi bahwa kerapatannya sudah memuaskan. Buat nonton video di aplikasi streaming, atau file vidoe HD yang kita miliki, mampu memenuhi kebutuhan kita akan tampilan yang penuh warna. Tidak akan malu-maluin saat digunakan disamping orang atau di tengah kerumunan teman.

User Interface dan Aplikasi Bawaan

Samsung Galaxy M31 sudah langsung membawa One UI terbaru, yakni One UI 2 berbasis Android 10 sejak dari di luncurkan. Dengan demikian Anda akan disuguhi tampilan menu Samsung yang lebih rapi, sederhana, to the point dan juga intuitif.

Menariknya nih, untuk beberapa Samsung Galaxy yang dirilis di rentang harga segini, Samsung juga sudah menyediakan aplikasi-aplikasi bawaan yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan penggunanya di kelas tersebut.

Tapi sebelum masuk ke bagian tersebut, seperti biasa di One UI 2, Anda akan berhadapan dengan 2 lapis akses. Lapis pertama adalah halaman Home, tempat Anda meletakkan aplikasi-aplikasi penting yang digunakan sehari-hari. Namun secara default aplikasi akan terinstal di layer berikutnya, yaitu lapis aplikasi. Anda hanya tinggal menggeser layar ke atas atau ke bawah dari layar home.

Aplikasi-aplikasi bawaan Samsung global akan terinstal di luar folder semisal Samsung Pay, Samsung Members, Smart Tutor dan sebagainya. Sementara itu, di dalam folder AppStation terdapat sejumlah aplikasi lokal yang disediakan Samsung Indonesia, diantaranya adalah Samsung Gift Indonesia, S Lime dan Ridebuddy. Sementara untuk MyFaith dan Salaam masih opsional, dapat Anda instal secara manual.

Ridebuddy merupakan aplikasi menarik yang diperuntukkan bagi pengendara roda dua. Memiliki fitur mirip walkie talkie yang dapat digunakan antara pengendara dengan penumpangnya yang bernama intercom. Dan fitur-fitur lain yang sangat berguna bagi mereka yang hobi bermotor atau sehari-hari bekerja di atas roda dua.

MyFaith merupakan aplikasi keagamaan yang memuat semua konten dari 6 Agama besar yang diakui di Indonesia. Sementara Salaam adalah aplikasi untuk muslim yang berisi jadwal sholat, info hadits dan Alquran digital.

Hardware

Ponsel ini membawa spek hardware yang setara dengan produk sebelumnya, Galaxy M30s. Yakni dengan Exynos 9611, sebuah chipset octa core dengan konfigurasi 4 x 2.3GHz Cortex-A73 dan 4 x 1.7GHz Cortex-A53. Anda menemukan chipset ini juga di produk-produk lain semisal A50s dan A51.

Dilengkapi dengan RAM sebesar 6GB dan memori internal 128GB, maka performa pun tidak jauh berbeda dari M30s. Setidaknya itu yang kami rasakan saat memainkan game-game kompetitif semisal PUBG Mobile dan CoD Mobile.

Meski bisa dibilang lancar, dan dapat memainkan game-game yang disebutkan tadi dengan kualitas lumayan, kami menemukan sejumlah penurunan kualitas di tengah-tengah permainan. Tidak terlalu mengganggu sih, tapi mungkin akan krusial untuk mereka yang butuh performa lancar tanpa hambatan. Sebagai catatan, kami menggunakan pilihan grafis yang extreme atau terbaik yang bisa dicapai oleh masing-masing game.

GPU Mali-G72 MP3 bertanggung jawab untuk kinerja grafis ini. Bersama dengan fitur Game booster yang tertanam dalam One UI 2, GPU ini terkenal mampu mengatasi perenderan grafis yang tinggi, jadi sebenarnya kita bisa berharap banyak akan kinerja GPU ini. Mungkin dengan menurunkan kualitas grafis, hal ini bisa langsung teratasi.

Sebagai bonus, Anda bisa memainkan game ini berlama-lama karena kapasitas baterai yang besar dan UI yang membuat pemakaian daya jadi makin efektif.

Baterai

Memiliki kapasitas sama dengan pendahulunya, M30s, Galaxy M31 tercatat lebih baik dalam menyokong kebutuhan daya pada ponsel. Dengan pemakaian normal, bahkan pengetesan kamera dan game yang lumayan sering dilakukan dalam rentang waktu ini, M31 bisa bertahan hampir satu setengah sampai dua hari dalam sekali pengecasan.

Lalu untuk mengisinya kembali, Anda pun tidak perlu khawatir karena ponsel ini telah membawa teknologi pengisian daya cepat 15W dengan adapter khusus yang disertakan dalam paket penjualan. Meski bukan yang terbaik di kelas pengisian daya cepat, setidaknya kita bisa melakukan pengisian daya tanpa menunggu lama, meskipun kapasitas baterai yang dimiliki terbilang sangat besar.

Kamera

Berbeda dengan Galaxy M30s yang hanya membawa triple camera, kini M31 membawa 4 kamera utama di bagian belakang. Selain mengganti kamera 48MP dengan kamera 64MP, dalam M31 juga terdapat satu tambahan kamera makro untuk meningkatkan kemungkinan dalam pengambilan gambar melalui produk ini.

Keempat kamera utama ini terdiri dari: lensa 64MP dengan bukaan F1.8, lensa ultra wide 8MP dengan bukaan F2.2, lalu ada lensa depth 5MP dengan bukaan F2.2 dan terakhir lensa 5MP Macro dengan bukaan F2.2. keempatnya tersusun dalam bentukan persegi di ujung kiri atas back cover ponsel.

Seperti halnya saat kami mengetes kamera M30s di salah satu pantai di ujung Utara Jakarta Oktober lalu, kamera Galaxy M31 juga memberikan efek positif saat kami mencobanya di outdoor dengan pencahayaan yang optimal. Bahkan di beberapa spot di depan kantor kami, HDR pada kamera berjalan dengan baik sehingga mampu menampilkan tekstur obyek yang ditangkap tanpa membuat bagian lain terlihat terlalu terang.

Anda bisa melihat hasilnya di beberapa foto yang kami tampilkan. 

day vs nightday vs night

live focus vs macrolive focus vs macro

Hanya saja, untuk pengambilan gambar di dalam ruangan dengan pencahayaan minim, hasil foto memperlihatkan masih banyak noise yang muncul, terutama saat memaksakan pengambilan gambar makro dalam kondisi cahaya seperti ini.

Hal ini berlaku untuk semua lensa yang ada di kamera utama. Termasuk lensa ultra wide yang menghasilkan gambar dramatis, terutama jika Anda mengarahkan ke bagian yang penuh dengan langit, dimana fitur HDR akan membuatnya terlihat lebih hidup.

Untuk pengambilan video, kamera M31 juga saudah dapat diandalkan. Memiliki fitur Ultra Steady, dimana kemudian kamera secara otomatis akan menugaskannya pada lensa ultra wide, mampu menghasilkan gambar dengan redaman gerak yang apik dan sudah cukup nyaman untuk dibagikan di halaman sosial media kita.

Perlu diingat bahwa pengambilan gambar steady ini juga membutuhkan teknik pengambilan gambar yang tepat juga oleh penggunanya. Jadi jangan berharap Anda akan langsung mendapatkan video steady yang smooth tanpa mengupayakan perekaman yang baik juga.

Beralih ke kamera selfie, Samsung Galaxy M31 membawa lensa kamera 32MP yang tetap istiqomah membawa fitur live focus untuk menghasilkan background dengan tingkat bokeh yang dapat diatur penggunanya. 

Kamera depan ini juga bisa kita gunakan untuk merekam video dengan kualitas yang apik. Hingga resolusi 4K 30 fps. Lumayan nih untuk insta story, atau dokumentasi pribadi saat mengunjungi tempat-tempat yang indah.

Kesimpulan

Banyak yang bilang seri M dari Samsung merupakan ponsel yang menyasar pengguna pemula. Tapi melihat dari harga, nampaknya ponsel ini lebih cocok untuk menyasar pasar menengah yang sudah mulai mencari fitur tertentu, salah satunya adalah fotografi dan daya tahan baterai yang mumpuni.

Untuk dua hal tersebut, Samsung Galaxy M31 sudah berada di koridor yang tepat. (USI) AS IN TABLOID PULSA CETAK EDISI 436