pulsa-logo

Review DJI Mavic Air 2, Drone Portable Paling Layak Beli


Hairuddin

Kamis, 21 Mei 2020 • 18:11

Review Mavic Air 2, Mavic Air 2, Drone, DJI Mavic Air 2, Review Lengkap Mavic Air 2, Review Singkat Mavic Air 2, Review Mavic AAir 2 Indonesia, Drone Konsumen, Drone Portable


Waktu Terbang Lebih Lama

Dibanding drone DJI sebelumnya, Mavic Air 2 menghadirkan sensasi penjelajahan yang lebih maksimal. Termasuk daya tahan baterai. Meski hanya disokong kapasitas 3.500 mAh, namun suplai daya yang dialirkan baterai Mavic Air 2 ini sanggup memberikan waktu terbang hingga 34 menit. Ini merupakan peningkatan yang coba dihadirkan DJI di drone konsumen terbarunya.

Mavic Air 2 BatteryMavic Air 2 Battery

Sebagai perbandingan, Mavic 2 Pro yang dibekali baterai berkapasitas 3.850 mAh saja hanya mendukung waktu tempuh sekitar 31 menit. Meski beda sedikit, namun sangat besar pengaruhnya dalam menghasilkan konten foto maupun video.

Kemampuan terbang yang lebih lama dari Mavic Air 2 ini juga tidak lepas dari konsep desain aerodinamis, motor penggerak baru, pengendalian kecepatan elektronik (ESC) terbaru dan teknologi baterai yang sudah mengalami penyempurnaan.

OcuSync 2.0

Selain daya tahan baterai yang lebih kuat, teknologi pengirim transmisi juga mendapat perhatian yang sangat khusus di Mavic Air 2. Jika di generasi awal Mavic Air masih menggunakan metode transmisi yang standar, di generasi kedua ini sudah mendukung teknologi yang lebih baik lewat hadirnya OcuSync 2.0.

Teknologi ini sudah mendapat peningkatan yang cukup signifikan. Terutama untuk jangkauan area jelajah yang lebih jauh. Dengan OcuSync 2.0 ini, Mavic Air 2 dapat mentransmisi sinyal video HD dengan tingkat kestabilan yang tinggi dari aircraft ke kontroler. Jangkauan maksimalnya bisa mencapai 10 km. bandingkan saja dengan drone lain di kelasnya yang rata-rata hanya sanggup menjangkau jarak tempuh 4 km (Mavic Mini) hingga 8 km yang bisa dicapai oleh Mavic 2 Pro.


OcuSync 2.0 mendukung interval frekuensi 2.4GHz dan 5.8GHz serta menggunakan fitur pengalihan otomatis untuk berganti frekuensi berdasarkan kekuatan sinyal. Teknologi baru di Mavic Air 2 juga menyertakan kemampuan anti-gangguan, yang akan secara otomatis memblokir sinyal yang tidak diinginkan untuk menjaga sinyal video tetap jelas. Sebagai catatan, pilot drone harus selalu memeriksa peraturan dan regulasi di wilayah yang menjadi tempat diterbangkannya Mavic Air 2 ini. Teknologi ini juga lah yang menjadikan DJI unggul dibanding para kompetitor.

Teknologi Keamanan Baru

Mavic Air 2 dilengkapi dengan fitur keamanan baru yang belum pernah ada sebelumnya untuk membantu penerbangan seaman mungkin. Sensor penghalang di bagian depan dan belakang drone memperingatkan pilot drone saat mereka terlalu dekat dengan objek dan juga dapat diatur untuk menghentikan gerakan drone guna menghindari tabrakan. Sensor dan lampu tambahan di bagian bawah Mavic Air 2 membantu dengan beberapa fungsi termasuk pendaratan otomatis yang mulus bahkan dalam pencahayaan kurang.

Mavic Air 2 SensorMavic Air 2 Sensor

Sistem Geo Zone di DJI paling update juga ditanamkan ke Mavic Air 2. Kemampuan ini memungkinkan pilot Drone mengetahui ke mana arah drone terbang yang mungkin menyebabkan kekhawatiran keamanan atau keselamatan, seperti di dekat bandara atau stadion. Sistem ini memberikan informasi akurat yang bisa dimanfaatkan untuk menerbangkan Mavic Air 2 dengan lebih aman dan bertanggung jawab.

Mavic Air 2 Geo ZoneMavic Air 2 Geo Zone

Mavic Air 2 juga menampilkan fitur terbang otonom terbaru dan tercanggih dari DJI, yakni APAS 3.0. Fitur ini menggunakan teknologi pemetaan dan algoritma jalur penerbangan terbaru untuk transisi ultrahalus, di bawah atau di atas objek dalam jalur drone. 4K 40 frame per detik adalah resolusi maksimal saat menggunakan APAS.

Apabila pengguna mengaktifkan APAS 3.0, saat penghalang memasuki jalur drone, Mavic Air 2 akan membuat jalur baru di sekitarnya, di bawah atau di atas objek untuk menghindari tabrakan, memberikan pilot drone pengalaman terbang yang lebih atraktif untuk tetap bisa mendokumentasikan jalur terbang. APAS 3.0 di Mavic Air 2 ini juga bergantung pada kemampuan sensor tambahan yang ada di sekeliling bodi. Mavic Air 2 juga sudah menggunakan pemetaan 3D, versi terbaru membantu transisi lebih mulus dan pergerakan di sekitar objek lebih lancar, bahkan di lingkungan yang sangat kompleks. 

APAS 3.0 Mavic Air 2APAS 3.0 Mavic Air 2