pulsa-logo

Ini 10 Jenis Aplikasi Android yang Sebaiknya Dihindari


Fauzi

Jum'at, 20 Februari 2015 • 08:55


2. Aplikasi defragmenting memori

Sumber: PhonearenaSumber: Phonearena

Perangat Android saat ini menggunakan penyimpanan NAND flash atau berbasis SSD (bukan hard disk) yang memiliki built in controller yang bekerja secara full time untuk mengatur data dengan rapi sehingga tidak ada manfaatnya jika melakukan defragmenting. Kenyataannya, defragging hanya menurunkan umur dengan ribuan siklus baca yang terbuang.  Jadi, lain kali Anda melihat sebuah aplikasi defrag Android, abaikan saja.

3. Aplikasi untuk meningkatkan RAM

Sumber: PhonearenaSumber: Phonearena

Aplikasi untuk meningkatkan RAM Anda? Anda mungkin juga pernah mencoba men-downloadnya, padahal efeknya tidak ada sama sekali. RAM didisain sangat cepat, dan akan menjadi lebih baik dengan generasi baru chip LPDDR4yang akan tersedia di perangkat andalan yang akan datang. Logika Android memanfaatkan kesempatan ini.  

Di sistem operasi Windows (PC), dibutuhkan sebanyak mungkin ruang di memori RAM agar program bisa berjalan. Ketika memori di RAM (fisik) penuh, Windows akan beralih menggunakan memori virtual, beberapa file di hard disk dibuang agar menambahkan lebih banyak memori virtual.

Android sangat berbeda, memanfaatkan sebagian besar memori cepat yang tersedia. Yang berarti itu mempertahankan sebanyak mungkin aplikasi muat di dalam RAM, dan ada penanganan di sistem internal, didorong oleh pemahaman bahwa kecepatan sangat penting untuk pengalaman pengguna yang baik, secara efisien mendistribusikan sumber daya untuk aplikasi dan memastikan tugas yang rendah prioritas tidak mengganggu terlalu banyak waktu prosesor. Intinya, Anda tidak perlu sebuah aplikasi untuk mengoptimalkan RAM, Android telah melakukannya untuk Anda.

2017-09-14 17:29:47


Berlangganan Tabloid PULSA

2017-05-31 12:45:44


Langganan Tabloid PULSA