Atrk
ads skin gagal

Review: Final Fantasy XV, J-RPG Segar untuk Fans Maupun Pemain Baru

Final Fantay Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Final Fantasy sudah bukan lagi hanya dianggap sebagai judul game. Lebih dari itu, ia adalah franchise dan merek dagang yang kerap memberi kejutan. Entah itu berupa kejutan yang positif maupun negatif. Lalu kejutan seperti apa yang disiapkan Final Fantasy terbaru, FFXV? Melihat proses produksinya yang memakan waktu sekurangnya 10 tahun, fans Final Fantasy tentu telah meletakkan harapan yang besar.

Final Fantasy XV mulai dikembangkan pada tahun 2006, bersamaan dengan sejumlah game dan franchise Final Fantasy lain yang muncul. Selama 10 tahun pengembangannya ini, J-RPG mulai kehilangan pamor. Tergantikan dengan RPG-RPG barat (baca USA dan Eropa), macam Elder Scroll Skyrim dan serial The Witcher. Turn-based tidak lagi menjadi gameplay andalan, dan kebutuhan akan dunia luas yang boleh dijelajahi secara bebas kemuidan menjadi elemen penting, disamping cerita latar yang tentunya tetap harus kuat. Dan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, arah Final Fantasy XV sih sudah benar.

Diklaim sebagai Final Fantasy untuk fans dan pemain baru, Final Fantasy XV membawa segudang pengalaman anyar, mulai dari dunia Final Fantasy baru hinga mekanisme gameplay yang lebih semarak.

Storyline

Final Fantasy XV merupakan game RPG yang menceritakan perjalanan dan perjuangan seorang putra mahkota bernama Noctis Lucis Caelum, dalam merebut kembali tahtanya yang sah. Ditemani 3 orang pengawal kerajaan dengan sifat dan kemampuan yang berbeda, ia harus melalui sejumlah ujian, rintangan dan tentu saja pengalaman yang emosional. Tenang, review ini tidak akan menjai spoiler untuk Anda. Semoga.

Final 1 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Final 2 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Final 3 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Demi membangun story line yang kuat, pihak developer telah melepas sejumlah materi multimedia yang bisa dinikmati oleh calon pemain Final Fantasy XV. Mulai dari film full CG berjudul Final Fantasy XV King’s Glaive, yang didubing oleh aktor-aktor drama Hollywood, hingga serial Animasi Brotherhood: Final Fantasy XV.

Dimana King’s Glaive dimaksudkan untuk menceritakan konflik awal yang dialami oleh karakter-karakter utama, hubungan batin seorang Raja Regis dengan putranya Noctis, serta hubungan dengan lawan politik dan rencana pernikahan politis antara Noctis-Lunafreya.

Sementara itu Brotherhood dilepas untuk menjelaskan hubungan pribadi antara Noctis dengan ketiga pengawalnya, Prompto, Ignis dan Gladiolus. Serta sejumlah karakter tambahan, diantaranya adalah adik dari Gladiolus dan teman semasa kecil Noctis bernama Iris. 

Final 7 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Final 9 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Final 8 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Tapi, kalaupun Anda tidak menonton dua film tadi, Anda bisa langsung mengerti kok dari mengikuti setiap cut-scene yang muncul di jam-jam pertama, atau dari percakapan dengan para NPC. Hanya saja, jadi kurang dalam saja. Iya sih, beberapa orang menyebut storyline di game ini terasa kurang greget, tapi bagi penulis, cerita yang dibawa FFXV cukup menguras emosi. Bagus dan layak untuk diikuti secara intens.

Gameplay- Open World dan Character Development

FFXV membawa gameplay hybrid, artinya tidak lagi RPG murni seperti Final Fantasy sebelumnya, baik generasi FFXIII yang sering dikritik karena gameplay yang relatif linear dan combat yang monoton, maupun generasi FFXII dan sebelumnya yang lebih bersifat turn based. Kalau boleh memberi pandangan, Final Fantasy mencoba mengedepankan free roam dan hack/slash macam game MMO, dan kebanyakan RPG Barat, namun belum sepenuhnya meninggalkan gameplay tradisional FF beserta segala aspeknya.

Final 5 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Final 6 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Bagi gamer FF baru, mungkin hal ini terlihat agak sedikit di luar ekspektasi, dalam artian yang negatif. Semisal ada area yang tidak bisa diakses dan sebegainya. Namun bagi pemain veteran Final Fantasy (kecuali Final Fantasy Online), FF XV memberikan nuansa dan tantangan yang baru di sisi gameplay.

Saat free-roam, kita bisa menggunakan kendaraan berupa mobil bernama Regalia, jalan kaki dan tentunya mengendarai Chocobo. Hampir setiap sudut di peta bisa kita akses dengan 3 moda tersebut. SIlakan atur berdasarkan jarak, dan aksesibiitas. Semisal jalanan tanah dan kontur berbatu, mungkin tidak akan dapat diakses dengan mobil, maka kita bisa berjalan atau menggunakan chocobo.

Berpindah dari satu titik ke titik lain menjadi lebih menegangkan karena membutuhkan waktu yang cukup panjang, terutama jika jaraknya terlampau jauh. Waktu dalam game alias gameplay time pun akan mengikuti, karena waktu malam sangat beresiko memunculkan lawan yang di luar kemampuan kita, maka kadang kita harus berhenti mengalahkan mereka.

Cara lain untuk berpindah dari satu titik ke titik lain adalah dengan fast travel. Namun, syaratnya adalah Anda sudah pernah mencapai titik tersebut dan kedua, di awal-awal game, kita diharuskan membayar sekurangnya 10 Gil untuk setiap fast travel.

Belum lagi, ada aspek bahan bakar untuk Regalia dan juga efek makanan bagi karakter utama. Untuk berjalan-jalan mengelilingi dunia FFXV, Regalia, mobil yang digunakan Noctis dan kawan-kawan juga membutuhkan bahan bakar. Kita harus berhitung, kapan kiranya Regalia harus isi bensin dan dimana saja titik-titik pengisian bahan bakar. Anda akan menikmati hal ini.

Ketika malam tiba, ada baiknya Noctis dan pengawalnya beristirahat dan mengisi perut dengan makanan yang memiliki efek terhadap stat karakter kita. Beristirahat sangat dibutuhkan dalam FFXV, bukan sekedar mereset HP dan MP, namun juga penting sebagai satu-satunya cara untuk menaikkan level. Jadi, nilai EXP dari tiap pertarungan dan misi akan diakumulasi namun tidak langsung diterapkan ke dalam stat karakter kita. Melalui istirahat, EXP ini baru bisa didistribusikan untuk meningkatkan Level pemain.

Ada dua cara untuk melakukan istirahat. Cara pertama, yang biasa kita lakukan sebelumnya adalah dengan menginap di penginapan, hotel ataupun caravan. Tentu saja, hal ini membutuhkan Gil (mata uang dalam game) dan tidak ada makanan yang dimasak oleh Ignis. Artinya, ketika bangun di pagi hari, karakter kita tidak akan mendapatkan efek tambahan dari makanan tersebut.

Cara kedua adalah dengan berkemah. Hampir di setiap dekat area Parkir ada titik-titik khusus dimana kita bisa membangun tenda di sana. Meskipun tidak membayar dengan Gil, tidur di tenda tidak bisa dibilang gratis. Karena membutuhkan 1 AP (ability Point). Positifnya, Ignis boleh memasak makanan, sepanjang bahan dan resepnya sudah kita dapatkan. Dengan demikian ketika bangun di pagi hari, Noctis dan kawan-kawan akan membawa efek tambahan dari setiap menu yang dimakan.

Combat nan Interaktif dan Aspek-Aspek Khas Final Fantasy

Sebelum masuk ke pembahasan combat, dan membahas selruh aspek dalam pertempuran dan peningkatan level yang menurut kami sangat menarik untuk dibahas lebih panjang, ada baiknya kita mengganti setingan kamera combat ke paling jauh (far) dan mengatur combat mode sesuai kebutuhan. Ada dua mode, yaitu active dan wait.

Final 10 Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Active akan membawa kita ke gameplay yang seamless, tanpa jeda, dan lebih terasa seperti game hack and slash. Sementara wait, akan membuat pertarungan lebih interaktif, dimana setiap akan menyerang kita masuk ke mode menunggu dengan waktu tunggu yang sedikit demi sedikit berkurang. Selama mode itu, kita dapat mencari tahu lebih banyak tentang lawan yang dihadapi melalui teknik Libra, mengatur target dengan lebih baik dan berkelit dari serangan dengan lebih mudah. Tapi itu terserah Anda, mana yang lebih nyaman.

Dalam pertempuran, kita hanya bisa mengontrol Noctis atau satu karakter saja. Namun, Noctis dapat melakukan chain attack dengan meminta tolong salah satu pengawalnya dengan fitur yang disebut Cross Chain Attack. Dimana dengan senjata dan keahlian masing-masing, pengawal-pengawal Noctis akan membantu serangan Noctis menjadi lebih efektif. Menggunakan serangan khas milik Noctis yaitu warp attack, pertempuran akan semakin terlihat keren dan tidak membosankan.

Semua teknik bertempur, maupun kerja sama penyerangan (team work) dengan Promto, Ignis dan Gladiolus dapat kita tingkatkan melalui sebuah diagram ascension yang bisa kita unlock menggunakan AP. Dan yang menarik, folder item dan semua yang dibutuhkan dalam pertempuran diletakkan di tombol-tombl yang mudah diakses sehingga membuat pertempuran makin fluid.

Kadang-kadang, saking banyaknya musuh dan karakter jagoan yang ada 4 ini, serta diperparah kondisi lapangan saat bertempur, kerap mengakibatkan tampilan yang chaotic. Amburadul! Di situlah fungsi mode wait dan kamera far, agar kita bisa lebih fokus dan membuat pertempuran tetap interaktif dan seru.

Setiap selesai bertempur, kita akan selalu diberi raport dengan tiga aspek penilaian, yakni time, finesse dan offense. Secara singkat bisa dijelaskan bahwa time maksudnya waktu dalam menghabisi lawan, finesse adalah nilai penggunaan skill, parrying dan cross chain attack yang efektif dan indah tentunya, serta offense merupakan penilaian terhadap efek serangan yang kita layangkan kepada musuh. Sangat mudah untuk mendapatkan nilai A+ di offensive dan tme, namun cukup challenging untuk mendapatkan A+ ini di finesse.

Grafis dan Performa

Review ini dilakukan terhadap Final Fantasy XV versi Xbox One. Waktu loading yang lumayan lama, menjadi salah satu hal yang sangat disayangkan. Model karakter yang mirip-mirip idol group dan boy band memaksa terlihat banyak jaggies di sana-sini. Tidak terlihat sempurna memang. Secara teori Anda bisa mendapatkan gambar yang lebih baik di PS4 Pro, melalui mode 4K High, karena resolusinya akan jauh lebih baik. Tapi dari sisi framerate, seluruh jenis konsol dibatasi hanya mampu menampilkan maksimal 30fps.

Tidak banyak terlihat penurunan framerate selama bermain. Ada, tapi jumlah nya tidak signifikan. Namun yang lebih disesalkan adalah hadirnya sejumlah blank video saat awal cutscene, karena mungkin waktu loading yang kurang sempurna.

Pengguna Xbox One S dan PS4 Pro yang menggunakan TV UHD bisa memaksimalkan fitur HDR yang terlihat sangat apik dalam menterjemahkan dunia Final Fantasy XV ini.

Bagaimanapun soal grafis dan performa ini sangat mudah diperbaiki dengan patch-pacth berikutnya yang mungkin bisa kita download dalam waktu dekat. Layaknya patch day one (1.02) yang berukuran 9 GB, patch-pacth berikutnya bisa saja diluncurkan untuk memperbaiki masalah ini. Kita tunggu saja.

Verdict

Final Fantasy XV merupakan game baru yang menawarkan tantangan dan pengalaman baru. Mekanisme combat dan pengembangan karakter yang unik, serta dunia yang siap dijelajahi dengan banyak kemungkinan di dalamnya merupakan esensi dari game RPG kekinian. Final Fantasy XV membawa itu semua.

Di luar kontroversi storyline, desain karakter dan performa game di konsol-konsol pilihan, game ini layak untuk ditunggu selama 10 tahun. Meski tidak bisa dibilang sempurna, toh game ini mampu mengurangi dahaga akan J-RPG kelas dunia yang mampu menyita waktu dan memaksa penulis meminta ijin untuk tidak ke kantor di hari peluncurannya. Uhuk. Ya, terutama bagi penggemar XBOX yang terasa miskin game-game ber-genre demikian. (Us)

  • Score: 4.5/5
  • Informasi:
  • Judul: Final Fantasy XV
  • Genre: RPG
  • Platform: XBOX ONE (yang direview), PS4
  • Audio: Jepang, Inggris
  • Subtitle: Inggris
  • Harga: Rp 819.000
  • Developer: Square Enix Business Division 2
  • Publisher: Square Enix









 

Rate this item
(0 votes)
  • Last modified on Saturday, 03 December 2016 06:38
  • font size