pulsa-logo

Kerennya XLocker di Advan G1 Pro


Aldrin Symu

Selasa, 08 Agustus 2017 • 22:02


Ponsel merupakan bagian dari diri pemiliknya. Sebab banyak hal yang bersifat pribadi tersimpan pada ponsel. Namun tidak jarang, isi dari ponsel dapat dilihat oleh orang lain. Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat menambahkan aplikasi pihak ketiga yang berfungsi untuk melindungi hal yang bersifat pribadi tersebut dari orang yang tidak diinginkan.

Buat Anda pengguna Advan G1 Pro, Anda tidak perlu bersusah-susah untuk menginstal aplikasi tambahan. Sebab, Advan G1 Pro memliki banyak fitur pelindung dan salah satunya adalah XLocker. Aplikasi ini mampu membuat aplikasi tidak dapat dibuka. Untuk membukanya, tidak hanya PIN atau pola, tetapi wajah Anda dijadikan kuncinya. Berikut tips mengaktifkan dan penggunaannya.

Buka aplikasi XLocker. Lakukan ‘scan’ dengan mengklik bulatan di tengah. Hasilnya akan terlihat 4 buah pemintaian yaitu key permission (kunci pembuka), password security (keamanan password), application security (keamanan aplikasi) dan phone security (keamanan ponsel).

Hasilnya akan terlihat dalam ‘recommend to fix the risk’. Anda akan memiliki opsi mengaktifkan kunci aplikasi dan aplikasi yang sebaiknya dikunci. Pilih ‘enable’ pada aplikasi.

Anda dapat menambahkan aplikasi yang dikunci dengan mengklik icon gembok yang terdapat di kanan tulisan aplikasi. Disini tidak ada batasan berapa aplikasi yang dapat dikunci. Pada dasarnya aplikasi ini menyediakan 2 menu utama yaitu App Lock (aplikasi yang dikunci) dan Face Lock (kunci dengan wajah). Apabila Anda telah melakukan penguncian, setiap masuk kedalam aplikasi dibutuhkan pembuka dengan PIN, pattern atau fingerprint yang telah Anda buat sebelumnya.


Saat mengaktifkan penguncian dengan deteksi wajah, Anda akan diminta memasukkan wajah pada pengenalan ke dalam kotak empat persegi yang terlihat. Usahakan semua bagian wajah masuk kedalamnya dan tidak bergoyang (tremor). Tampilan wajah akan terlihat seperti pemotretan lukisan atau sketsa. Tujuannya agar detil yang tidak penting tidak dijadikan patokan. Demikian juga Anda yang menggunakan kacamata, sebaiknya kacamata atau kotak lensa dilepas untuk menghindari kegagalan deteksi wajah.

Aplikasi ini juga menyediakan pengaturan dari wallpaper pilihan yang akan tampil saat penguncian berlangsung. Anda dapat mengambil foto yang ada pada daftar foto atau image ataupun dengan mengambil foto baru. Demikian juga dengan pengaturan quick launch yang ingin ditampilkan pada layar saat penguncian berlangsung. Pilihlah sesuai kebutuhan.

etelah ini dibuat, sebaiknya aktifkan juga pemotretan wajah penyusup. Maksudnya, apabila ada orang yang ingin membuka aplikasi yang telah dikunci maka aplikasi akan secara otomatis (tanpa diketahui si penyusup) mengambil foto wajahnya. Foto wajah dari si penyusup dilengkapi dengan nama aplikasi yang dibuka dan waktu saat terjadinya.

Terakhir, melakukan pengaturan yang penting. Aplikasi ini menyediakan fitur setting terkait password yang diaktifkan (bisa memilih jenis password yang lebih disukai), lock mode (saat mode apa aplikasi terkunci), unlocking direction (arah membuka kunci ke kanan kiri atau atas bawah) dan failed unlock attempts (berapa kali kegagalan atau kesalahan buka kunci yang ditolerir).

Semoga bermanfaat.

Aldrin Symu