pulsa-logo

Bikin Video Keren untuk Instagram Story


Ahmad S.

Kamis, 01 Maret 2018 • 12:35

instagram, insta story, splice, iphone, itunes, gopro


Splice (spliceapp.com)Splice (spliceapp.com)

iPhone diberkahi dengan kamera yang mumpuni, terutama di bagian belakang. Tanpa perlu editing yang ‘njlimet’ kita bisa posting gambar dan video di sosial media dengan grade warna yang enak dilihat. Tapi foto dan video menarik akan kurang greget tanpa ada sentuhan tambahan. Terlebih untuk sebuah foto dan video yang memilki aspek ratio dan posisi yang tidak standar.

Instagram story adalah salah satu fitur bawaan Instagram yang menawarkan format yang tidak biasa. Terutama di sisi video. Karena video akan ditampilkan dalam posisi portrait 9:16 (format vertikal), berbeda dengan kebanyakan video yang biasanya sudah landscape dengan ratio 16:9 (format horisontal).

Tidak hanya di sisi format ukuran dan posisi, juga durasinya agak nyeleneh. Kalau Anda bikin video Live, Anda bisa menayangkan video sampai 1 jam alias 60 menit. Kalau Anda posting di timeline, durasinya bisa sampai 60 detik, tapi untuk Insta Story, durasi videonya hanya 15 detik. *berdasarkan kondisi saat tulisan ini dibuat.

Waktu 15 detik sepertinya terlalu singkat untuk menyampaikan sebuah pesan yang dapat ditangkap oleh audience. Bagi Anda yang kreatif mungkin terfikir untuk membuat sebuah video berdurasi 15 detik hanya menggunakan iPhone. Well, kali ini PULSA mencoba membeberkan cara kami membuat video di Insta Story, tanpa bantuan perangkat lain. Hanya iPhone Anda.

1.    Rekam Semua Hal Menarik

Setidak menarik apapun hidup Anda, pasti ada satu dua hal yang mungkin akan terlihat “tidak biasa” oleh orang lain. Terutama audience Anda di Instagram (follower, meskipun mungkin isinya keluarga Anda semua). Cobalah untuk merekamnya dalam format vertikal. Tidak perlu panjang-panjang. Karena video dengan durasi pendek memiliki kelebihan, yakni tidak akan terasa terlalu shaky (bergoyang).

Mungkin tentang makanan apa yang Anda makan saat itu, atau tentang moda angkutan yang Anda gunakan. Apapun. Simpan di iPhone Anda, jangan terburu-buru untuk memostingnya.


Oh iya, pastikan video yang Anda ambil adalah video vertikal, bukan video landscape yang diambil vertikal. Cara mengeceknya adalah dengan melihat gallery, apakah videonya tertampil tegak lurus atau harus membuat Anda memutar ponsel untuk menontonnya.

Untuk menanggulangi kesalahan kecil ini, Anda bisa me-lock screen orientation sebelum mengambil video.

2.    Kumpulkan Video yang Senada

Jika sudah merekam kejadian menarik atau sesuatu yang unik, langkah berikutnya adalah mengklasifikasikannya ke dalam tema yang senada. Anda bisa membuat folder baru di Gallery, berisikan video-video pendek senada yang sudah kita kumpulkan selama ini.

3.    Instal dan Edit Video dengan Splice

Splice merupakan aplikasi editing video yang dirilis oleh GoPro. Kami banyak menggunakan aplikasi ini untuk menciptakan video dalam format vertikal, atau portrait. Aplikasi ini gratisan, jadi tidak ada alasan untuk tidak menginstalnya. Kecuali Anda punya video editor yang lebih baik. Oke, karena kebiasaan kami menggunakan editor ini, maka di tips ini kita istiqomah ya, hanya pakai Splice. Ada sejumlah kelebihan Splice yang kami suka, terutama untuk menciptakan video dalam format vertikal.

Caranya, saat membuka Splice, kita biasanya langsung dibawa ke pembuatan project baru. Klik tanda + di pojok kanan layar untuk membuatnya. Lalu di layar berikutnya kita akan diminta memasukkan video yang akan diedit. Anda bisa memilih semua video yang ingin dibikin video, atau cukup satu dulu untuk dijadikan video awalan.

Lalu berikutnya kita akan diminta memilih lagu atau back ground music, kita bisa pilih dari beragai sumber. Entah itu dari yang disediakan oleh Splice, atau dari gallery iTunes (music) kita. Dengan sejumlah syarat. Terutama yang dari iTunes adalah musik yang sudah terdownload di iPhone dan bukan musik yang memiliki Digital Rights Management, semisal musik yang kita dapatkan dari berlangganan Apple Music. Kita bisa melewati pemilihan lagu ini jika terlalu membingungkan, karena kita bisa memilih lagu nanti setelah videonya sudah terjahit.

Berikutnya kita akan dihadapkan pada halaman Project Setting. Nah di sisi ada pilihan Format, tepat di bagian bawah Project Name. Ubah Format ke portrait dengan cara menyentuhnya sekali. Lalu set Outro ke OFF. Setingan ini akan menghilangkan tulisan GoPro di akhir video. Lalu klik Done.

Kita akan masuk ke timeline video. Kita akan menemukan tab Video dan Audio di bawah layar preview. Lalu dibawahnya ada timeline, yakni deret video yang akan terjahit. Klik video awalan yang kita set saat memulai editing untuk memunculkan pilihan baru, lalu tap tanda plus berwarna biru di awal atau di akhir video tersebut untuk menambahkan video lain.

Tapi sebelum itu kita bisa mengedit masing-masing video secara terpisah dengan memilih pilihan edit video di pilihan yang muncul saat menyentuh video yang dimaksud. Didalamnya kita bisa menentukan durasi video, dengan cara melakukan trim, atau potong video, atau dengan memperlambat/mempercepat video menggunakan pilihan speed. Di sini pun kita bisa menambah teks dan mengubah grade warna.

Di contoh yang kami buat, kami menggunakan 8 video, masing-masing berdurasi 1 hingga 3 detik sehingga menghasilkan video yang berdurasi total 15 detik. Sesuaikan durasi masing-masing video dan permanis dengan transisi sesuai kebutuhan. Tetapi saran kami sih untuk video 15 detik, transisi akan terlalu memadati video Anda. Tapi siapa tahu selera kita berbeda?

Ketika sudah oke. Maksudnya durasi sudah oke dan video sudah tertampil sesuai keinginan kita, tap pilihan audio di layar timeline utama. Di sini kita bisa tambahkan musik yang sesuai dengan mood video yang Anda ciptakan. Kalau sudah puas, klik tanda kotak dengan anak panah ke atas di sisi kanan layar dan simpan video ke ponsel dengan kualitas 720p untuk hasil yang optimal. Tidak perlu 1080p karena menurut kami akan mempengaruhi waktu upload dan menyusahkan audience kita, dan upayakan jangan 480p karena ditakutkan akan terlalu rendah resolusi yang ditampilkan.

Setelah tersimpan, masuk ke Instagram, klik foto profile kita, lalu tap kotak gallery di bagian paling kiri di layar bawah, pilih video yang sudah kita edit dan klik send to >, centang your story dan klik send di layar paling bawah. Selesai.

Hope you like it.