pulsa-logo

Penipuan Viral Pembagian Tiket Gratis di WhatsApp dan Facebook, Begini Menangkalnya!


Hairuddin

Senin, 04 Februari 2019 • 18:04

Penipuan, Viral, Tiket Gratis, Tiket Liburan, KasperskyLab,


Hacker (Image: shutterstock)Hacker (Image: shutterstock)

Beberapa waktu belakangan ini tengah viral penipuan terkait pembagian tiket gratis yang disebar melalui pesan WhatsApp dan broadcast di Facebook.

Tidak tanggung-tanggung, nama berbagai institusi kelas dunia dicatut sebagai pemberi tiket gratis. Mulai dari maskapai penerbangan, hingga tempat liburan seperti Disneyland, Legoland, Europa-Park, Air France, Singapore Airlines.

Seperti yang dirangkum oleh tim KasperskyLab, pesan yang tertulis  bisa seperti “Jangan lewatkan 500 tiket masuk Disnyeland gratis, atas perayaan ulang tahun Disneyland yang ke -100”. Di pesan yang dikirimkan tersebut juga akan disisipi link ke situs promosi, yang tentunya telah dimodifikasi dan dihiasi beragam gambar menarik termasuk berbagai komentar para pengguna yang terkesan bergembira atas pembagian tiket gratis tersebut.

Umumnya, prosedur untuk mendapatkan tiket gratis ini sangat mudah. Lengkapi survei singkat (biasanya akan terdapat sekitar lima pertanyaan sederhana, seperti: Apakah Anda pernah ke Disneyland sebelumnya? Apakah Anda berusia 18 atau lebih? Apakah Anda  menyukai Disneyland?), kemudian berbagi pesan dengan teman-teman WhatsApp Anda, yang tombol khususnya sudah tersedia dengan mudah di situs.

Setelah itu, Anda diminta untuk dengan berani mengklik tombol "Dapatkan tiket". Namun, untuk beberapa alasan aneh, tiket yang dinantikan justru tidak muncul. Sebaliknya, tombol tersebut akan mengalihkan ke situs lain, yang mengirimkan Anda ke situs kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Pada akhirnya, Anda mungkin berakhir di situs yang menawarkan beberapa barang atau jasa yang tidak jelas. Dengan kata lain, Anda akan dialihkan ke situs pemilik halaman palsu sehingga mereka dapat dibayar untuk traffic yang  didapatkan.

Mengarahkan lalu lintas ke situs rekayasa tersebut bukan satu-satunya skema monetisasi. Ada juga kemungkinan lain seperti halaman milis berlangganan yang meragukan, atau berakhir di situs web berbahaya. Selain itu, Anda mungkin bisa terdaftar di layanan berbayar operator seluler, sehingga para pelaku kejahatan dapat memperoleh keuntungan. Di tahap ini, bisa jadi ada data-data pribadi yang telah Anda masukan dan akhirnya justru dicuri oleh para penipu tersebut.

Bagaimana cara menghindarinya? Berikut langkah-langkah jitunya:


  • Walaupun Anda tidak terancam kehilangan uang, data pribadi, atau hal lainnya, tetap jangan pernah membuka tautan dalam pesan mencurigakan bahkan dengan skenario apapun.
  • Sebaiknya Anda juga tidak membagikannya dengan teman-teman atau mempostingnya di Facebook, karena itu hanya akan membantu para penipu mendapatkan keuntungan.
  • Jika Anda pernah mendapatkan pesan seperti itu dari seorang teman di WhatsApp, atau melihat tautan tiket gratis yang tidak jelas di Facebook, sebaiknya langsung beri tahu pengirim bahwa informasi tersebut adalah penipuan, untuk menghindari penyebaran lebih luas.