pulsa-logo

Baterai Sering Nge-Drop? Berikut 10 Tips untuk Meningkatkan Masa Pakai Baterai


Nariswari

Rabu, 06 Maret 2019 • 17:18

tips android,cara agar baterai lebih kuat,tips baterai,baterai boros,baterai bgedrop


Mengisi ulang daya baterai (ilustrasi)Mengisi ulang daya baterai (ilustrasi)

Jika selama ini Anda merasa bahwa smartphone yang Anda gunakan sering mangalami masalah pada baterai yang sering nge-drop dan tidak awet, jangan khawatir. Hampir semua pengguna smartphone sering mengeluhkan hal yang sama. Masalah dengan kinerja baterai ponsel cerdas, berbanding lurus dengan  tingkat konsumsi daya di smartphone Anda. Tentunya, pada titik tertentu, teknologi baterai akan terus berkembang, sehingga dapat  meningkatkan kualitas baterai. Namun jika Anda ingin menghindari masalah pada baterai smartphone, Anda dapat mengikuti beberapa tips untuk meningkatkan masa pakai baterai smartphone Anda. Berikut ini adalah 10 tips untuk membantu meningkatkan masa pakai baterai smartphone Anda:

1. Cek aplikasi yang paling boros baterai

Beberapa tahun terakhir, baik Android dan iOS telah menerapkan pemantauan konsumsi baterai untuk membantu pengguna menemukan aplikasi apa saja yang paling banyak mengonsumsi daya baterai. Buka Setting, lalu pilih opsi Baterai untuk melihat pengelompokan terorganisir dari aplikasi apa saja yang menghabiskan daya baterai ponsel paling banyak. Tiap aplikasi dan fitur akan ditampilkan dalam daftar menurun mulai dari tingkat konsumsi baterai paling banyak hingga yang paling sedikit.  Jika Anda melihat aplikasi yang jarang Anda gunakan atau fitur yang tidak pernah Anda gunakan, maka jangan ragu untuk menghapus instalasi aplikasi tersebut.

2. Kurangi Tingkat Kecerahan Layar

Layar adalah komponen yang paling haus daya di setiap smartphone. Sehingga Anda akan terkejut dengan seberapa banyak tingkat daya baterai yang akan meningkat jika Anda mengurangi  tingkat kecerahan otomatis  layar dan mengurangi kecerahan layar smartphone Anda. Anda bisa melakukan pengaturan brightness layar ke Setting > Display dan Brightness.

3. Matikan Konektivitas yang Tidak Dibutuhkan

Setiap ponsel pintar pasti memiliki beragam jalur  konektivitas di dalamnya. Sangat bagus untuk selalu terhubung dan memanfaatkan fitur seperti LTE, NFC, GPS, Wi-Fi, dan Bluetooth. Akan tetapi apakah Anda benar-benar selalu membutuhkan kesemua jalur konektivitas tersebut untuk selalu aktif seharian penuh? Percayalah, konsumsi baterai Anda juga dipengaruhi oleh konektivitas tersebut. Matikan saja berbagai konektivitas yang tidak perlu, atau saat Anda tidak membutuhkannya.


4. Jangan biarkan aplikasi berjalan di latar belakang

Multitasking adalah salah satu fitur ponsel cerdas yang cukup banyak digemari, karena  dengan fitur ini memungkinkan Anda dapat kembali ke aplikasi sebelumnya. Tapi percayakah Anda, aplikasi yang sesaat Anda tinggalkan tersebut dan berjalan di latar belakang, tetap juga dapat mengonsumsi energi baterai Anda? Ini benar adanya. Karena aplikasi tersebut terus berjalan di latar belakang, dan saat berjalan akan membutuhkan konsumsi daya baterai.  Dengan mematikan aplikasi yang sebenarnya tidak Anda gunakan, Anda dapat secara drastis mengurangi beban kerja CPU Anda dan mengurangi konsumsi dayanya.

5. Buang widget layar beranda yang tidak perlu dan hapus live wallpaper

Hanya karena menampilkan widget di layar beranda, dan tampaknya tidak aktif, bukan berarti pemasangan widget tidak mengkonsumsi daya. Ini berlaku untuk widget yang memperbarui status polling di latar belakang, serta widget animasi. Oh iya, sedapat mungkin jauhkan pilihan Live Wallpaper sebagai tampilan depan homescreen smartphone Anda. Live Wallpaper juga mengkonsumsi daya baterai cukup besar, lho!