pulsa-logo

Jajal One UI 2 di Samsung Galaxy Note10+, Ini Dia 10 Perubahannya!


Ahmad S.

Minggu, 26 Januari 2020 • 05:36

samsung, galaxy note 10, note10+, one ui 2, android 10,


Meskipun sedikit telat dibandingkan produk flagship lainnya semisal Galaxy S10 dan S10+, akhirnya Samsung Galaxy Note10+ juga mendapatkan update One UI terbaru. Sesuai dengan update berita kami di sini, bahwa Samsung telah mengumumkan daftar perangkat yang nantinya atau sudah kebagian One UI 2, mungkin Anda akan bertanya-tanya apa saja sih yang berubah?

Di pasar Indonesia, One UI 2 atau UI custom Samsung berbasis Android 10 pertama kali dibawa oleh Samsung Galaxy A51 yang baru saja meluncur beberapa minggu lalu. Artinya produk ini muncul di pasar sudah dibekali One UI terbaru itu. Sementara bagi produk-produk lain, termasuk duo Flagship tahun lalu, akan langsung mendapatkan update tidak lama setelahnya.

Minggu ini PULSA mencoba mencicipi update yang dimaksud dan tentu saja banyak hal positif yang bisa kami rasakan.

Dari sisi tampilan atau desain, tidak banyak yang berubah. Artinya sesaat setelah kita berhasil melakukan update, lalu melihat home screen One UI 2 untuk pertama kali, tidak banyak hal yang bisa kita temukan. Dan itu adalah hal bagus, karena bagaimanapun One UI terasa lebih baik dari UI sebelumnya karena berpenampilan bersih dan elegan seperti ini.

Lalu kami coba masuk ke sejumlah fitur yang menarik, baik itu bawaan Android 10, ataupun bawaan One UI 2 dari Samsung.

Full Screen Gesture Navigation. Saat masih menggunakan One UI 1.5, Samsung Galaxy 10+ juga sudah memiliki fitur gesture navigation, menemani navigasi standar menggunakan tiga tombol virtual yang diletakkan di bagian bawah layar. Hanya saja, kali ini fitur tambahan dari Android 10 tersebut jauh lebih efektif ketimbang gesture sebelumnya.



Kita bisa kembali ke layar sebelumnya (back) hanya dengan menggeser dari sisi layar sebelah kanan atau kiri, kembali ke menu utama atau home dengan menggeser layar dari tepi bawah ke atas (home), atau melihat aplikasi terbuka dengan cara menggeser layar dari tepi bawah ke atas lalu tahan untuk beberapa saat (multitasking view).

Sebelumnya Samsung Galaxy Note 10+ dengan One UI 1.5 hanya menyediakan gesture navigation dari tiga area terpisah yang ada di bawa layar (swipe from bottom saja).

One Handed Mode UI. Mungkin fitur ini sudah Anda dapatkan di beberapa ponsel Android dari merek lain sejak beberapa tahun yang lalu. Fitur ini akan memudahkan kita dalam mengakses sejumlah fungsi yang mungkin sulit dijangkau menggunakan satu tangan, karena layar ponsel yang terlalu lebar.

Dengan hanya menggeser jari dari titik terbawah yang tertampil di layar ke arah bawah layar, atau berlawanan dengan saat kita ingin kembali ke home page, layar di ponsel akan mengecil beberapa persen dan menuju ke satu sudut tertentu sehingga bisa dijangkau dengan jari kita dengan mudah.

Ketika Anda menggunakan navigasi gesture, maka proses ini bisa dilakukan dengan lebih baik di dalam app tray, atau layar aplikasi.

Dark Mode. Satu lagi fitur bawaan Android 10 yang banyak dinanti oleh teman-teman kami muncul di One UI 2. Meski belum sempurna, tapi kita bisa menggunakan fitur ini untuk mendapatkan background hitam untuk meningkatkan fokus kita terhadap apa yang kita lihat atau hanya sekedar terlihat keren.

Mode ini berjalan optimal di fitur-fitur bawaan Google. Tapi bukan berarti tidak berjalan di fitur milik Samsung. Hanya saja mungkin karena masih awal-awal pengembangan, masih ada sedikit hal yang mengganggu. Sedikit saja.

Pengaturan Folder. Selain makin mudah diakses meggunakan hanya satu tangan, fitur folder pada home page Samsung Galaxy Note10+ juga memungkinkan kita memberi warna dasar pada folder, membuatnya mudah ditemukan tanpa harus membaca dan melihat ikon yang tertampil pada preview folder.

Edge Lighting Option. Tidak hanya mempercantik layar saat membuka aplikasi-aplikasi tertentu, atau semua aplikasi yang ada, pencahayaan yang muncul di tepian layar juga akan membuatnya tampil futuristik dan membedakan ponsel Anda dengan ponsel lainnya.

Di sini kita bisa menentukan warna, animasi, dan durasi animasi tersebut saat kita mengaplikasikan fitur ini.

Dynamic Lock Screen. Satu fitur ini mungkin kembali akan mengingatkan Anda pada ponsel-ponsel android merek lain. Dimana Samsung Galaxy Note10+ kini bisa menampilkan lock screen yang tidak membosankan, berubah setiap kita menyalakan ponsel dan memberikan efek kejutan yang tidak kita sadari.

Anda bisa mengaturnya untuk berganti-ganti setiap saat, atau sesuai dengan keinginan. Termasuk tema foto yang akan ditampilkan. Entah itu pemandangan landscape, binatang peliharaan, makanan, art dan sebagainya.

Integrasi Foto dan Video dengan OneDrive. Di One UI 2, selain dapat membackup foto di Google Photos dan Samsung cloud, kita pun dapat menggunakan Onedrive. Pengguna Onedrive atau layanan Cloud milik Microsoft seperti saya, akan sangat senang jika ini bisa berjalan lancar.

Device Care App dengan Tampilan Baru. Tidak semua pengguna ponsel Samsung itu sangat ahli di bidang perponselan. Dan Device Care app sebelumnya, tampil cukup rumit dan membuatnya sulit untuk dipahami oleh semua orang. Nah kali ini Device Care app ditampilkan secara lebih sederhana, menggunakan grafik berukuran besar, sehingga kita bisa dengan mudah memahaminya atau setidaknya mudah mencari apa yang kita cari di sini.

Kamera Makin to the Point. Secara kasat mata, view finder dan pengaturan kamera makin terlihat bersih dan to the point. Hal ini dikarenakan banyak fungsi yang tadinya ada sebagai pilihan di bagian yang bisa digeser, kini dikumpulkan dalam satu folder option terpisah diberi nama more.

Panorama, pro, dan slow mo misalnya, fungsi ini bisa kita temukan di more. Oh iya, ngomongin tentang slow mo, fitur ini juga kini tersedia untuk pengambilan gambar dengan kamera depan atau selfie. 

Lalu, di bagian pengambilan gambar secara PRO, pada bagian exposure kita kini mendapatkan pilihan dengan shutter speed 30 detik. Artinya kita kini bisa bermain-main dengan cahaya dan menghasilkan gambar yang lebih beraneka ragam. Sebelumnya, di bagian ini kita hanya mendapatkan kombinasi exposure dengan shutter speed di angka 10 detik saja. Lumayan kan?

Places Tab. Nah ini, di bagian telepon atau phone app, ada tab tambahan bernama places yang diletakkan jadi tab paling kanan. Secara teori, tab ini akan menampilkan kontak-kontak bisnis, termasuk hotel, restoran, tempat wisata dan sebagainya yang berada di sekitar Anda berada. Mirip-mirip tampilan bisnis di Google Maps lah ya.

Hanya saja saat saya coba, layanan ini belum sepenuhnya dapat digunakan. Dan kami belum dapat memastikan, apakah hal ini terkait jaringan, atau memang layanannya yang belum ada, seperti Bixby di awal-awal perkenalannya.

Itu tadi 10 Fitur baru atau fitur yang mengalami perubahan dari banyak sekali perubahan di One UI 2 ini. Jika Anda menemukan perubahan lain, jangan sungkan-sungkan komentar di Instagram, facebook, twitter dan email kami. (usi/@halusanusi)